TL;DR
Rumus NOT di Excel ngebalik hasil sebuah kondisi logika: TRUE jadi FALSE, FALSE jadi TRUE. Sintaksnya =NOT(kondisi), cuma satu argumen. NOT paling berguna waktu digabung sama fungsi lain yang hasilnya TRUE/FALSE, kayak ISBLANK, ISNUMBER, atau ISERROR.
Rumus NOT di Excel ngebalik hasil sebuah kondisi logika. TRUE jadi FALSE. FALSE jadi TRUE. Itu doang.
Makanya NOT jarang masuk daftar "rumus Excel wajib". Kelihatan terlalu sederhana buat berguna.
Tapi coba pikir kapan terakhir kamu butuh nulis aturan "ambil semua kecuali yang batal" atau "cuma isi kalau selnya belum kosong". Di situ NOT kepakai, dan alternatifnya lebih ribet.
NOT adalah fungsi logika yang nerima satu kondisi dan ngembaliin kebalikannya.
=NOT(kondisi)
Cuma satu argumen. Nggak ada argumen kedua, nggak ada opsi tambahan.
| Rumus | Hasil |
|---|---|
| =NOT(TRUE) | FALSE |
| =NOT(FALSE) | TRUE |
| =NOT(5>3) | FALSE |
| =NOT(A2="Batal") | TRUE kalau A2 bukan "Batal" |
| =NOT(0) | TRUE (0 dianggap FALSE) |
| =NOT(1) | FALSE (angka selain 0 dianggap TRUE) |
Pertanyaan yang wajar. Buat perbandingan sederhana, <> memang lebih pendek:
=NOT(A2="Batal") → sama artinya dengan
=A2<>"Batal" → dan ini lebih pendek
Kalau cuma bandingin dua nilai, pakai <>. Jangan maksa pakai NOT.
NOT baru menang waktu yang mau dibalik itu hasil fungsi lain. Fungsi kayak ISBLANK, ISNUMBER, dan ISERROR udah ngeluarin TRUE/FALSE, dan operator <> nggak bisa nangani itu dengan rapi.
=NOT(ISBLANK(A2)) → sel A2 udah keisi?
=NOT(ISERROR(B2)) → B2 nggak error?
=NOT(ISNUMBER(C2)) → C2 bukan angka?
Coba tulis ulang =NOT(ISBLANK(A2)) pakai <>. Kamu bakal nulis =ISBLANK(A2)=FALSE, yang lebih panjang dan lebih aneh dibaca.
Ini pemakaian paling sering. NOT ngasih kondisi, IF ngasih hasilnya.
=IF(NOT(ISBLANK(B2)); "Sudah diisi"; "Belum diisi")
Langkahnya:
Toko Berkah punya sheet absensi harian buat 24 karyawan. Kolom C isinya jam masuk. Kalau karyawan nggak hadir, selnya dibiarin kosong.
HR-nya mau ngitung berapa hari tiap orang hadir, dan nandain baris yang udah lengkap.
=IF(NOT(ISBLANK(C2)); "Hadir"; "Tidak hadir")
Dari 480 baris absensi Januari (24 karyawan x 20 hari kerja), hasilnya 441 hadir dan 39 kosong. Tingkat kehadiran 91,9%.
Yang menarik dari 39 sel kosong itu: 22 di antaranya jatuh di 3 hari yang sama, tanggal 15, 16, dan 17. Ternyata itu minggu banjir Jakarta.
Angka mentahnya nggak nunjukin itu. Yang nunjukin itu pola sel kosongnya.
Kalau HR-nya mau ngecualiin status tertentu dari perhitungan:
=IF(NOT(OR(D2="Cuti"; D2="Izin")); "Hitung sebagai alfa"; "Sah")
Cara bacanya: "kalau statusnya BUKAN cuti dan BUKAN izin, hitung sebagai alfa".
Dua kombinasi ini beda artinya, dan gampang ketuker.
| Rumus | Artinya |
|---|---|
| =NOT(AND(A;B)) | Nggak semua kondisi kepenuhan (minimal satu gagal) |
| =NOT(OR(A;B)) | Nggak satu pun kondisi kepenuhan (semua gagal) |
Contoh nyatanya:
-- Transaksi yang bukan batal DAN bukan retur
=IF(NOT(OR(C2="Batal"; C2="Retur")); "Hitung"; "Lewati")
-- Karyawan yang belum memenuhi SEMUA syarat bonus
=IF(NOT(AND(B2>=20000000; C2>=12)); "Belum lolos"; "Lolos")
Kalau bingung, baca kerasnya dulu. "Bukan (A atau B)" artinya nggak keduanya. "Bukan (A dan B)" artinya minimal satu nggak kepenuhan.
Detail cara kerja AND dan OR-nya ada di artikel rumus AND dan OR Excel.
Ini pemakaian NOT yang paling underrated. Kamu bisa nyegah orang ngetik data duplikat, sebelum datanya masuk.
=NOT(COUNTIF($A$2:$A$100; A2)>1)Cara kerjanya: COUNTIF ngitung berapa kali nilai itu muncul. Kalau lebih dari 1, itu duplikat, dan NOT ngebalik hasilnya jadi FALSE, yang bikin Excel nolak inputnya.
Nyegah data kotor masuk itu selalu lebih murah dari bersihin belakangan.
=NOT(A2="Batal") itu bener, tapi =A2<>"Batal" lebih pendek dan lebih gampang dibaca orang lain. Simpen NOT buat kasus yang beneran butuh.
=NOT("halo") ngasih error #VALUE!. NOT butuh sesuatu yang bisa diartikan TRUE atau FALSE, perbandingan, angka, atau hasil fungsi logika.
Dua-duanya valid tapi artinya beda jauh. Baca ulang kondisinya keras-keras sebelum nulis.
ISBLANK cuma TRUE buat sel yang beneran kosong. Sel yang isinya string kosong hasil rumus (="") tetap dianggap terisi. Kalau data kamu hasil rumus, pakai =NOT(B2="") bukan ISBLANK.
=NOT(NOT(A2>5)) hasilnya sama persis dengan =A2>5. Dua kali balik = balik ke awal. Kalau nemu ini di file orang, sederhanain aja.
Daftar argumen resminya bisa dilihat di dokumentasi fungsi NOT di Microsoft Support.
NOT ngebalik hasil sebuah kondisi logika. Kalau kondisinya TRUE, NOT bikin jadi FALSE. Kalau FALSE, jadi TRUE. Sintaksnya =NOT(kondisi) dan cuma nerima satu argumen. Gunanya buat nulis aturan "kecuali" atau "bukan" tanpa harus muter-muter, misalnya =NOT(ISBLANK(A2)) buat ngecek sel yang udah keisi.
Buat bandingin dua nilai secara langsung, <> lebih pendek: A2<>"Batal" sama artinya dengan NOT(A2="Batal"). NOT baru lebih berguna waktu yang mau dibalik itu hasil fungsi lain, misalnya NOT(ISBLANK(A2)) atau NOT(ISERROR(B2)). Fungsi-fungsi itu udah ngeluarin TRUE/FALSE, dan operator <> nggak bisa nangani itu dengan rapi.
Bisa. NOT(AND(...)) artinya "nggak semua kondisi kepenuhan", sementara NOT(OR(...)) artinya "nggak satu pun kondisi kepenuhan". Contoh: =IF(NOT(OR(C2="Batal";C2="Retur"));"Hitung";"Lewati") buat ngambil transaksi yang bukan batal dan bukan retur. Hati-hati bacanya, gampang kebalik.
NOT butuh argumen yang bisa diartikan sebagai TRUE atau FALSE. Kalau kamu kasih teks yang bukan angka, misalnya NOT("halo"), Excel bakal ngeluarin #VALUE!. Angka aman: NOT(0) ngasih TRUE, NOT(angka apa pun selain 0) ngasih FALSE. Pastiin isi argumennya berupa perbandingan atau fungsi yang hasilnya logika.
Bisa, lewat Data Validation dengan tipe Custom. Contohnya =NOT(COUNTIF($A$2:$A$100;A2)>1) buat nolak input yang duplikat di kolom yang sama. Rumusnya harus ngeluarin TRUE supaya input diterima. Ini cara paling gampang nyegah data kotor masuk sejak awal, daripada bersihin belakangan.
Yang perlu kamu inget soal NOT:
<> lebih pendek. Pakai NOT waktu yang dibalik itu hasil fungsi lain.Coba sekarang: buka sheet yang punya kolom sering kosong, pasang =IF(NOT(ISBLANK(A2));"Lengkap";"Kosong"), dan lihat berapa persen data kamu yang sebenernya belum lengkap. Angkanya biasanya lebih tinggi dari yang kamu kira.
Mau contoh siap pakai? Halaman fungsi NOT di NgulikData punya rumus jadi buat validasi dan filter. Lanjut juga ke rumus IFS kalau kondisimu udah lebih dari dua.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
Cara pakai rumus FV dan PV Excel buat hitung nilai uang di masa depan dan sekarang. Lengkap dengan contoh tabungan dan target modal UMKM.
Investasi kelihatan untung di atas kertas, tapi nilai uang berubah tiap tahun. NPV dan IRR Excel bantu kamu nilai apakah proyek beneran layak, bukan cuma kelihatan untung.
Sebelum ambil pinjaman, kamu bisa hitung sendiri cicilan bulanannya pakai satu rumus. Ini cara PMT Excel bekerja, lengkap dengan contoh modal usaha dan jebakan bunga tahunan.