Rumus FV dan PV Excel: Nilai Uang di Masa Depan (2026)
Blog/Tutorial Excel & Sheets/Rumus FV dan PV Excel: Nilai Uang di Masa Depan (2026)

Rumus FV dan PV Excel: Nilai Uang di Masa Depan (2026)

BimaBima
·26 Agustus 2026·8 menit baca

Penulis

Bima

Bima

Founder & Data Professional

Bagikan

TL;DR

Rumus FV Excel menghitung nilai uang di masa depan setelah kena bunga, sedangkan PV menghitung berapa yang harus disetor sekarang buat mencapai target masa depan. Sintaksnya =FV(rate, nper, pmt, pv) dan =PV(rate, nper, pmt, fv). Jaga rate dan nper pakai satuan yang sama, dan tulis uang keluar dengan tanda minus.

Rumus FV Excel menghitung nilai uang kamu di masa depan setelah kena bunga, sedangkan PV menghitung berapa nilai uang masa depan itu kalau ditarik ke hari ini. FV singkatan dari Future Value, PV dari Present Value. Dua-duanya inti dari konsep nilai waktu uang.

Intinya: uang Rp 1 juta hari ini gak sama nilainya dengan Rp 1 juta tahun depan. Karena bunga dan inflasi, uang sekarang selalu lebih berharga.

Di artikel ini kita hitung dua-duanya di Excel, pakai contoh tabungan dan target modal usaha. Gak perlu jago finansial, cukup ngerti isi kurungnya.

Apa itu rumus FV dan PV di Excel?

FV ngitung saldo akhir dari sejumlah uang yang ditabung atau dibungakan selama beberapa periode. PV kebalikannya, ngitung nilai sekarang dari target uang di masa depan. Keduanya butuh tiga bahan utama: tingkat bunga per periode, jumlah periode, dan nilai uangnya.

Contoh gampang: kamu nabung Rp 10 juta dengan bunga 6% setahun. FV kasih tau berapa saldonya 5 tahun lagi. PV kasih tau berapa yang harus kamu setor sekarang biar 5 tahun lagi jadi Rp 20 juta.

Gimana cara pakai rumus FV di Excel?

Sintaks FV: =FV(rate, nper, pmt, [pv], [type]). rate itu bunga per periode, nper jumlah periode, pmt setoran rutin tiap periode, dan pv setoran awal. Isi pmt atau pv pakai tanda minus karena itu uang yang keluar dari kantong kamu.

' Nabung Rp 10 juta sekali di awal, bunga 6%/tahun, 5 tahun
=FV(6%, 5, 0, -10000000)
' Hasil: Rp 13.382.256

Kenapa -10000000? Excel pakai aturan arus kas. Uang yang kamu keluarkan bernilai negatif, uang yang kamu terima bernilai positif. Kalau kamu tulis positif, hasilnya jadi minus.

' Nabung Rp 500 ribu tiap bulan, bunga 6%/tahun (0,5%/bulan), 5 tahun (60 bulan)
=FV(6%/12, 60, -500000, 0)
' Hasil: Rp 34.885.015

Perhatiin: bunga tahunan dibagi 12 dan periode dikali 12 karena setorannya bulanan. Ini kesalahan paling sering, jadi pastiin rate dan nper pakai satuan yang sama.

Gimana cara pakai rumus PV di Excel?

Sintaks PV: =PV(rate, nper, pmt, [fv], [type]). Mirip FV, tapi kamu isi target masa depan di fv. Hasilnya nilai sekarang, biasanya negatif karena itu jumlah yang harus kamu keluarkan hari ini.

' Mau punya Rp 20 juta 5 tahun lagi, bunga 6%/tahun
=PV(6%, 5, 0, 20000000)
' Hasil: -Rp 14.945.161

Artinya, biar 5 tahun lagi jadi Rp 20 juta, kamu harus setor sekitar Rp 14,9 juta sekarang. Tanda minus nunjukin itu uang keluar.

RumusNanya apaYang kamu isi
FVNanti jadi berapa?Uang sekarang
PVSekarang setor berapa?Target masa depan

Contoh kasus: target modal toko_berkah

Pemilik toko_berkah mau nambah modal buat buka cabang. Targetnya Rp 50 juta dalam 3 tahun. Dia nemu deposito bunga 5,5% per tahun. Pertanyaannya: nabung berapa per bulan?

Karena yang dicari setoran bulanan, kita balik pakai PMT, tapi logika FV/PV yang jalan di belakang. Buat ngecek, kita pakai FV.

' Cek: nabung Rp 1,28 juta/bulan, bunga 5,5%/tahun, 36 bulan
=FV(5.5%/12, 36, -1280000, 0)
' Hasil: Rp 50.024.900

Dari hitungan dataset ngulikdata, kalau dia telat mulai 6 bulan (jadi cuma 30 bulan), setoran bulanannya harus naik jadi Rp 1,58 juta buat capai target yang sama. Selisih Rp 300 ribu per bulan cuma gara-gara nunda setengah tahun. Itu harga dari menunda.

Angka ini yang bikin FV dan PV berguna banget buat planning. Kamu bisa main-mainin periode dan bunga sebelum ambil keputusan.

Kesalahan umum pakai FV dan PV

  • Rate dan nper beda satuan. Kalau setoran bulanan, bunga harus dibagi 12 dan periode dikali 12. Campur aduk = hasil kacau.
  • Lupa tanda minus. Uang keluar harus negatif. Kalau semua positif, hasilnya kebalik.
  • Salah taruh nilai di pmt vs pv. pmt buat setoran rutin, pv buat setoran awal sekali. Jangan ketuker.
  • Lupa argumen type. Default type=0 artinya bayar di akhir periode. Kalau setor di awal periode, isi type=1.

Kalau hasilmu masuk akal tapi tandanya minus, itu bukan error. Itu cuma Excel bilang arah uangnya keluar dari kamu.

FAQ

Apa bedanya FV dan PV di Excel?

FV ngitung nilai uang di masa depan dari uang yang kamu punya sekarang. PV ngitung nilai sekarang dari target uang di masa depan. FV jawab pertanyaan nanti jadi berapa, PV jawab sekarang harus setor berapa. Keduanya pakai bahan yang sama: bunga, jumlah periode, dan nilai uang.

Kenapa hasil FV dan PV di Excel jadi minus?

Karena Excel pakai aturan arus kas. Uang yang keluar dari kantong kamu ditulis negatif, uang yang masuk positif. Kalau setoran kamu ketik positif, hasilnya jadi minus. Ini bukan error, cuma cara Excel nunjukin arah uang. Kasih tanda minus di setoran biar hasil akhirnya positif.

Gimana cara input bunga bulanan di FV?

Bagi bunga tahunan dengan 12, lalu kali jumlah tahun dengan 12 buat periode. Misalnya bunga 6% per tahun selama 5 tahun jadi rate 6%/12 dan nper 60. Rate dan nper wajib pakai satuan yang sama. Kalau enggak, hasil hitungannya bakal jauh dari benar.

Bisa gak FV dihitung kalau ada setoran awal sekaligus setoran bulanan?

Bisa. Isi setoran awal di argumen pv dan setoran rutin di pmt, dua-duanya negatif. Contohnya =FV(6%/12, 60, -500000, -10000000). Excel bakal jumlahin hasil dari dua sumber itu. Ini pas banget buat simulasi tabungan yang mulai dengan modal awal lalu nambah tiap bulan.

Apakah FV dan PV memperhitungkan inflasi?

Enggak otomatis. FV dan PV cuma ngitung bunga, bukan inflasi. Kalau kamu mau nilai riil setelah inflasi, pakai bunga bersih, yaitu bunga dikurangi laju inflasi. Misalnya bunga 6% dan inflasi 3%, masukin rate sekitar 3% biar hasilnya cerminin daya beli, bukan cuma angka nominal.

Penutup

Rangkuman: FV buat lihat uangmu nanti jadi berapa, PV buat tau berapa yang harus disetor sekarang. Jaga satuan rate dan nper tetap sama, dan pakai tanda minus buat uang yang keluar.

Coba buka Excel, masukin target keuangan kamu, dan lihat sendiri kekuatan bunga majemuk dari waktu ke waktu.

Mau lanjut ngulik rumus finansial? Baca cara hitung cicilan pinjaman pakai rumus PMT dan cara analisa investasi pakai NPV dan IRR. Referensi fungsi ada di halaman fungsi FV dan halaman fungsi PV. Dokumentasi resminya di dukungan Microsoft untuk fungsi FV.

Coba Langsung

Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis

Latihan interaktif, langsung di browser.

Buka NgulikSQL →
Bagikan:
Bima
Ditulis oleh

Bima

Founder & Data Professional

Founder Ngulik Data. Passionate about making data analysis accessible for everyone.

Artikel terkait

Cara Menghitung Nilai Unik di Excel (2026)
Tutorial Excel & Sheets
7 Oktober 2026•9 menit baca

Cara Menghitung Nilai Unik di Excel (2026)

Empat cara menghitung nilai unik di Excel, dari UNIQUE di Excel 365 sampai trik SUMPRODUCT COUNTIF buat versi lama. Plus hitung unik berkondisi.

BimaBima
Cara Membandingkan Dua Kolom di Excel (2026)
Tutorial Excel & Sheets
5 Oktober 2026•9 menit baca

Cara Membandingkan Dua Kolom di Excel (2026)

Lima cara membandingkan dua kolom di Excel yang paling sering kepakai buat rekap: dari rumus =A2=B2 sampai COUNTIF dan Conditional Formatting.

BimaBima
Cara Hapus Baris Kosong di Excel dengan Cepat
Tutorial Excel & Sheets
2 Oktober 2026•8 menit baca

Cara Hapus Baris Kosong di Excel dengan Cepat

Ratusan baris kosong bikin data berantakan. Ini 4 cara hapus baris kosong di Excel, dari Go To Special yang kilat sampai Power Query yang paling aman.

BimaBima
Kembali ke Blog
Ngulik Data logoNgulik Data

Platform edukasi data lengkap untuk professionals Indonesia. Belajar SQL, Data Analysis, dan lebih banyak lagi dengan praktek langsung dan feedback real-time.

© 2026 Ngulik Data. Semua hak dilindungi.

TAUTAN
BantuanHargaDatasetBlogAfiliasi
LEGAL
Syarat & KetentuanKebijakan Privasi
Ngulik Data
DatasetLeaderboardBlogStore