TL;DR
Rumus COUNTIFS Excel menghitung berapa banyak baris yang memenuhi beberapa kriteria sekaligus, dengan sintaks =COUNTIFS(criteria_range1; criteria1; criteria_range2; criteria2; ...). Range dan kriteria selalu berpasangan, dan semua kriteria harus terpenuhi bersamaan. Berbeda dari SUMIFS, COUNTIFS nggak punya argumen khusus di depan.
Rumus COUNTIFS Excel ngitung berapa banyak baris yang memenuhi beberapa syarat sekaligus. Berapa transaksi Minuman, di Surabaya, minggu ketiga Januari? Satu rumus, satu angka.
Kabar baiknya buat kamu yang udah baca soal SUMIFS: urutan argumen COUNTIFS nggak kebalik. Pasangan pertama tetap range dulu, baru kriteria. Jadi jebakan yang bikin orang salah di SUMIFS nggak ada di sini.
Di bawah ada sintaksnya, contoh dari data e-commerce lokal, cara bikin tabel silang tanpa pivot table, dan tiga penyebab hasil COUNTIFS jadi nol.
COUNTIFS adalah fungsi Excel yang menghitung jumlah baris yang memenuhi semua kriteria yang kamu tentukan. Hasilnya berupa angka: banyaknya baris, bukan jumlah nilainya.
=COUNTIFS(criteria_range1; criteria1; [criteria_range2; criteria2]; ...)
Range dan kriteria selalu datang berpasangan. Satu range, satu kriteria. Ulangi sebanyak yang kamu butuh, sampai 127 pasang.
Semua kriteria harus kena bareng-bareng. Satu aja meleset, barisnya nggak kehitung.
| Fungsi | Jumlah kriteria | Hasilnya | Argumen pertama |
|---|---|---|---|
| COUNTIF | 1 | Jumlah baris | range |
| COUNTIFS | 1 sampai 127 | Jumlah baris | range |
| SUMIFS | 1 sampai 127 | Total angka | sum_range |
Perhatiin kolom terakhir. SUMIFS naruh kolom angka yang dijumlah paling depan, COUNTIFS nggak. Soalnya COUNTIFS nggak butuh kolom angka, dia cuma ngitung baris. Detail SUMIFS ada di artikel SUMIFS, versi satu kriteria di COUNTIF.
Datanya: toko_berkah_online, 350 baris pesanan marketplace sepanjang Januari 2026.
| Kolom | Isi | Contoh |
|---|---|---|
| A | tanggal_pesan | 12/01/2026 |
| B | kota_tujuan | Surabaya |
| C | kategori | Minuman |
| D | produk | Kopi Sachet Gula Aren |
| E | status | Selesai |
| F | total | 145000 |
=COUNTIFS(C2:C351; "Minuman"; B2:B351; "Surabaya")
Hasilnya 41. Dari 350 pesanan Januari, 41 di antaranya kategori Minuman dengan tujuan Surabaya, sekitar 12% dari semua order.
=COUNTIFS(C2:C351; "Minuman";
B2:B351; "Surabaya";
E2:E351; "Selesai")
Hasilnya 36. Artinya 5 pesanan Minuman Surabaya batal atau masih jalan. Angka retur 12%, tinggi buat kategori minuman, dan ini yang layak dicek lebih lanjut.
=COUNTIFS(A2:A351; ">="&DATE(2026;1;15);
A2:A351; "<="&DATE(2026;1;21))
Kolom A dipakai dua kali. Itu justru cara standar bikin filter periode: satu kriteria batas bawah, satu batas atas.
Jangan ketik ">=15/01/2026" langsung. Hasilnya bisa meleset tergantung setelan regional komputer. Gabungin operator sama fungsi DATE pakai ampersand.
=COUNTIFS(F2:F351; ">100000"; E2:E351; "Selesai")
Operator wajib di dalam kutip. Angka polos tanpa operator boleh tanpa kutip.
=COUNTIFS(D2:D351; "*Kopi*"; B2:B351; "Bandung")
Bintang mewakili karakter apa pun. Wildcard cuma jalan buat teks, di kriteria angka atau tanggal, dia nggak ngefek.
=COUNTIFS(E2:E351; "<>Batal"; C2:C351; "Snack")
Simbol <> artinya "nggak sama dengan". Berguna buat ngitung pesanan yang masih hidup, tanpa perlu daftarin semua status yang bukan Batal.
Ini kegunaan COUNTIFS yang paling sering aku pakai. Taruh kategori di kolom H (turun ke bawah), kota di baris 1 (ke samping), terus tulis:
=COUNTIFS($C$2:$C$351; $H2; $B$2:$B$351; I$1)
Perhatiin posisi dolarnya:
$H2: kolomnya dikunci, barisnya bebas. Jadi waktu ditarik ke kanan, dia tetap nunjuk kolom H.I$1: barisnya dikunci, kolomnya bebas. Waktu ditarik ke bawah, dia tetap nunjuk baris 1.Tarik ke kanan dan ke bawah. Seluruh matriks kategori-kota keisi otomatis, dan formatnya nggak berubah tiap kali datanya di-refresh. Itu hal yang nggak bisa dijamin pivot table.
Nggak langsung. COUNTIFS selalu AND. Buat OR, jumlahin beberapa COUNTIFS:
=COUNTIFS(C2:C351; "Minuman") + COUNTIFS(C2:C351; "Snack")
Atau kasih array kriteria lalu bungkus SUM:
=SUM(COUNTIFS(C2:C351; {"Minuman";"Snack"}))
Cara kedua lebih pendek, tapi cuma jalan kalau kriteria OR-nya di kolom yang sama.
Tiga tersangka utama:
">="&DATE(...), bukan tanggal mentah dalam kutip.C2:C351; "Minuman"; C2:C351; "Snack". Nggak ada baris yang bisa dua-duanya. Hasilnya selalu 0.Semua criteria_range wajib punya jumlah baris yang sama persis. Beda satu baris aja, Excel lempar #VALUE!.
Jumlah argumen COUNTIFS selalu genap. Kalau ganjil, kamu lupa satu kriteria atau satu range.
Baris pertama bener, sisanya makin ngaco. Tekan F4 di rentangnya.
Argumen lengkapnya ada di halaman fungsi COUNTIFS dan COUNTIF. Istilah criteria_range dijelasin di glosarium range.
Dokumentasi resminya di halaman fungsi COUNTIFS Microsoft.
COUNTIF cuma bisa satu kriteria, COUNTIFS bisa sampai 127. Sintaksnya beda tipis: COUNTIF nulis range dan criteria sekali, COUNTIFS nulisnya berpasangan berkali-kali. Kabar baiknya, urutan argumen COUNTIFS nggak kebalik seperti SUMIFS. Pasangan pertama tetap range dulu, baru criteria.
Tiga penyebab paling sering. Pertama, ada spasi tersembunyi di data. Kedua, kriteria tanggal diketik sebagai teks, bukan digabung pakai fungsi DATE. Ketiga, kamu nulis dua kriteria yang saling bertabrakan, misalnya kategori sama dengan Minuman DAN kategori sama dengan Snack. Nggak ada baris yang bisa dua-duanya.
Pakai dua kriteria pada kolom tanggal yang sama: satu untuk batas bawah, satu untuk batas atas. Contohnya =COUNTIFS(A2:A351; ">="&DATE(2026;1;1); A2:A351; "<="&DATE(2026;1;31)). Gabungkan operator dengan DATE pakai ampersand supaya hasilnya nggak bergantung setelan regional komputer.
Bisa, tapi cuma buat kriteria teks. Tanda bintang mewakili karakter berapa pun, tanda tanya mewakili tepat satu karakter. Buat kriteria angka atau tanggal, wildcard nggak ngefek sama sekali. Pakai operator perbandingan seperti lebih besar atau lebih kecil.
Nggak langsung. COUNTIFS selalu AND, artinya semua kriteria harus terpenuhi bersamaan. Buat OR, jumlahkan beberapa COUNTIFS pakai tanda plus, atau kasih array kriteria lalu bungkus SUM. Cara kedua cuma jalan kalau kriteria OR-nya berada di kolom yang sama.
COUNTIFS nulis range dan kriteria berpasangan. Jumlah argumennya selalu genap.
Semua kriteria harus kena bareng. Kalau hasilnya nol, cek spasi tersembunyi dan kriteria yang saling bertabrakan.
Buka file pesanan kamu, terus bikin satu tabel silang kategori-kota pakai COUNTIFS. Sekali drag, dan kamu langsung lihat kombinasi mana yang paling ramai.
Lanjut ke rumus SUMIFS kalau kamu butuh totalnya, bukan jumlah barisnya.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
Cara pakai rumus FV dan PV Excel buat hitung nilai uang di masa depan dan sekarang. Lengkap dengan contoh tabungan dan target modal UMKM.
Investasi kelihatan untung di atas kertas, tapi nilai uang berubah tiap tahun. NPV dan IRR Excel bantu kamu nilai apakah proyek beneran layak, bukan cuma kelihatan untung.
Sebelum ambil pinjaman, kamu bisa hitung sendiri cicilan bulanannya pakai satu rumus. Ini cara PMT Excel bekerja, lengkap dengan contoh modal usaha dan jebakan bunga tahunan.