Marimekko Chart
Stacked 100% bar dengan lebar kolom yang beda-beda. Nunjukin ukuran segmen sekaligus komposisinya.
Diagram mozaik · nama lain: Mekko chart, Mosaic plot, Variable width stacked bar
Segmen mana yang paling besar, dan siapa yang menguasai tiap segmen?
Geser chart ke samping untuk lihat semuanya.
Contoh kasus: Pangsa pasar merek air minum per pulau
Distributor air minum kemasan membandingkan penjualan di Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Kolom Jawa paling lebar karena pasarnya terbesar, dan di Sumatra terlihat merek mereka masih kecil walau pasarnya cukup besar.
Apa itu Marimekko Chart?
Marimekko chart adalah stacked 100% bar chart yang lebar tiap kolomnya ikut berubah sesuai ukuran kategori. Tinggi potongan di dalam kolom nunjukin komposisi, sementara lebar kolom nunjukin seberapa besar kategori itu dibanding total.
Hasilnya, satu chart menjawab dua pertanyaan: pasar mana yang besar, dan siapa yang mendominasi di pasar itu. Makanya chart ini populer di analisis pangsa pasar dan konsultan strategi. Tapi butuh penjelasan, karena audiens awam sering lupa lebar kolom juga punya arti.
Cara membaca
- Lebar kolom = porsi kategori utama dari total keseluruhan.
- Tinggi potongan di dalam kolom = porsi subkategori di kategori itu (total tiap kolom 100%).
- Luas tiap kotak = porsi kombinasi itu dari total keseluruhan.
Pakai kalau
- Kamu analisis pangsa pasar per segmen dan ukuran segmennya beda jauh.
- Kamu mau nunjukin peluang: segmen besar yang belum kamu kuasai.
- Audiensnya terbiasa membaca chart bisnis yang padat.
Hindari kalau
- Audiensnya awam. Pakai stacked 100% bar chart biasa ditambah bar chart ukuran segmen.
- Kategorinya banyak di dua sumbu sekaligus. Kotaknya jadi kecil-kecil, pertimbangkan heatmap.
Tips biar chart-nya jelas
Urutkan kolom. Kolom terlebar di kiri bikin cerita lebih gampang diikuti.
Label langsung. Tulis nama dan persen di dalam kotak yang cukup besar.
Jelaskan dua sumbu. Tambahkan satu kalimat di judul soal arti lebar dan tinggi.
Data di balik chart contoh
Ini tabel yang dipakai chart di atas. Coba bikin ulang chart-nya sendiri dari angka yang sama.
| Pulau | Merek kami | Merek A | Merek lain |
|---|---|---|---|
| Jawa | 120 | 160 | 120 |
| Sumatra | 18 | 82 | 50 |
| Kalimantan | 30 | 25 | 15 |
| Sulawesi | 22 | 20 | 18 |
Skenario dan angka contoh, bukan data asli.
Latih ngerangkum data kayak gini di NgulikSQL →Chart serupa
Chart bagus mulai dari data yang rapi.
Belajar ngerangkum data pakai SQL dan spreadsheet, langsung praktek di browser.