Lewati ke konten

Lollipop Chart

Garis tipis dengan titik di ujungnya, versi bar chart yang lebih ringan buat banyak kategori.

Diagram lolipop · nama lain: Lollipop plot, Stick chart, Grafik lolipop

PerbandinganChartUmum
Pertanyaan yang dijawab

Kategori mana yang paling tinggi nilainya, tanpa bikin chart terasa berat?

Rating rata-rata menu di aplikasi ojek online, Okt 2026 (skala 1–5)data contoh
012345Rendang4,8Ayam pop4,7Gulai tunjang4,6Dendeng balado4,5Ayam bakar4,4Gulai ikan4,3Sayur nangka4,2Perkedel4,1Nasi bakar (baru)3,9Ayam geprek (baru)3,8Es kopi aren (baru)3,6

Geser chart ke samping untuk lihat semuanya.

Contoh kasus: Rating rata-rata menu restoran

Restoran padang dengan layanan pesan antar merekap rating rata-rata 11 menu di aplikasi ojek online. Lollipop chart yang diurutkan nunjukin rendang dan ayam pop di posisi teratas, dan tiga menu baru masih tertinggal di bawah.

Apa itu Lollipop Chart?

Lollipop chart mengganti batang tebal dengan garis tipis dan titik di ujungnya. Informasinya sama persis dengan bar chart: panjang garis mewakili nilai, ujungnya ditandai titik.

Karena tintanya lebih sedikit, chart ini terasa lebih lega saat kategorinya banyak atau nilainya mirip-mirip. Mata langsung tertuju ke posisi titik, jadi ranking tetap gampang dibaca.

Cara membaca

  1. Tiap garis dengan titik di ujungnya mewakili satu kategori.
  2. Posisi titik menunjukkan nilainya. Makin jauh dari sumbu, makin besar.
  3. Bandingkan posisi titik antar kategori untuk lihat ranking.

Pakai kalau

  • Kategorinya banyak dan bar chart terasa terlalu padat.
  • Nilai antar kategori mirip, jadi batang tebal cuma jadi tembok warna.
  • Kamu mau tampilan yang lebih ringan buat laporan atau presentasi.

Hindari kalau

  • Selisih antar nilai sangat kecil. Titik bisa menutupi beda nilainya, bar chart lebih presisi.
  • Sumbu nilainya nggak mulai dari nol. Panjang garis jadi menyesatkan, pakai dot plot.

Tips biar chart-nya jelas

01

Urutkan kategorinya. Sama kayak bar chart, urutan bikin ranking langsung kebaca.

02

Garis tipis, titik tegas. Bedakan ketebalan supaya fokus pembaca ke titiknya.

03

Sorot satu kategori. Beri warna beda pada titik yang mau kamu bahas.

Data di balik chart contoh

Ini tabel yang dipakai chart di atas. Coba bikin ulang chart-nya sendiri dari angka yang sama.

Data contoh: Rating rata-rata menu di aplikasi ojek online, Okt 2026 (skala 1–5)
MenuRating
Rendang4,8
Ayam pop4,7
Gulai tunjang4,6
Dendeng balado4,5
Ayam bakar4,4
Gulai ikan4,3
Sayur nangka4,2
Perkedel4,1
Nasi bakar (baru)3,9
Ayam geprek (baru)3,8
Es kopi aren (baru)3,6

Skenario dan angka contoh, bukan data asli.

Latih ngerangkum data kayak gini di NgulikSQL →

Chart serupa

Chart bagus mulai dari data yang rapi.

Belajar ngerangkum data pakai SQL dan spreadsheet, langsung praktek di browser.

Mulai Belajar Gratis