Lewati ke konten

Grouped Bar Chart

Beberapa batang berdampingan dalam tiap kategori, buat bandingin sub-kelompok di dalam dan antar kategori.

Diagram batang berkelompok · nama lain: Clustered bar chart, Clustered column chart, Multi-set bar chart, Diagram batang ganda

PerbandinganChartUmum
Pertanyaan yang dijawab

Di tiap kategori, sub-kelompok mana yang lebih besar, dan apakah polanya sama di semua kategori?

Penjualan per kategori, 2025 vs 2026 (juta Rp)data contoh
202520260150300450600420510Atasan380460Gamis310350Celana260300Sepatu190150Aksesoris

Geser chart ke samping untuk lihat semuanya.

Contoh kasus: Penjualan per kategori, tahun lalu lawan tahun ini

Toko online fashion membandingkan penjualan lima kategori produk di 2025 dan 2026. Grouped bar chart nunjukin hampir semua kategori tumbuh, kecuali aksesoris yang justru turun dibanding tahun lalu.

Apa itu Grouped Bar Chart?

Grouped bar chart menaruh dua atau lebih batang berdampingan untuk setiap kategori. Tiap batang dalam satu kelompok mewakili sub-kelompok yang berbeda, dibedakan pakai warna yang konsisten di semua kategori.

Karena semua batang berangkat dari garis nol yang sama, kamu bisa bandingin nilai secara langsung: antar sub-kelompok di dalam satu kategori, maupun sub-kelompok yang sama di kategori lain. Cocok banget buat perbandingan tahun ini lawan tahun lalu.

Cara membaca

  1. Tiap kelompok batang mewakili satu kategori utama.
  2. Warna batang menunjukkan sub-kelompok, cek legenda untuk artinya.
  3. Bandingkan batang berwarna sama antar kelompok untuk lihat pola satu sub-kelompok.

Pakai kalau

  • Kamu bandingin dua atau tiga sub-kelompok, misalnya 2025 lawan 2026, per kategori.
  • Nilai tiap sub-kelompok sama pentingnya dengan totalnya.
  • Jumlah kategori utama sedikit, sekitar 3 sampai 8.

Hindari kalau

  • Sub-kelompoknya lebih dari 4. Chart jadi rame, coba small multiples atau heatmap.
  • Yang penting justru totalnya. Pakai stacked bar chart.
  • Kamu cuma bandingin dua titik per kategori. Dumbbell chart atau slope chart lebih ringkas.

Tips biar chart-nya jelas

01

Batasi sub-kelompok. Dua sampai tiga warna masih nyaman, lebih dari itu mata mulai kewalahan.

02

Rapatkan dalam kelompok. Batang dalam satu kelompok nempel, jarak antar kelompok dibuat lebih lebar.

03

Warna yang konsisten. Periode lama pakai warna pudar, periode terbaru pakai warna tegas.

Data di balik chart contoh

Ini tabel yang dipakai chart di atas. Coba bikin ulang chart-nya sendiri dari angka yang sama.

Data contoh: Penjualan per kategori, 2025 vs 2026 (juta Rp)
Kategori2025 (juta Rp)2026 (juta Rp)
Atasan420510
Gamis380460
Celana310350
Sepatu260300
Aksesoris190150

Skenario dan angka contoh, bukan data asli.

Latih ngerangkum data kayak gini di NgulikSQL →

Chart serupa

Chart bagus mulai dari data yang rapi.

Belajar ngerangkum data pakai SQL dan spreadsheet, langsung praktek di browser.

Mulai Belajar Gratis