Kapan tiap tugas berjalan, dan mana yang saling bergantung atau bertabrakan?
Geser chart ke samping untuk lihat semuanya.
Contoh kasus: Jadwal persiapan kampanye Harbolnas
Tim marketing toko online di Jakarta menyusun tugas menjelang Harbolnas 12.12: riset produk, foto katalog, setup voucher, iklan, sampai live shopping. Gantt chart-nya nunjukin foto katalog dan setup voucher harus jalan paralel, dan iklan nggak bisa mulai sebelum katalog selesai.
Apa itu Gantt Chart?
Gantt chart menaruh daftar tugas di sumbu tegak dan waktu di sumbu datar. Tiap tugas digambar sebagai batang yang mulai di tanggal mulai dan berakhir di tanggal selesai, jadi panjang batang = durasi. Versi lengkapnya juga menampilkan milestone, progres, dan panah ketergantungan antar tugas.
Chart ini jadi andalan manajemen proyek karena menjawab beberapa pertanyaan sekaligus: tugas mana yang jalan bareng, kapan proyek selesai, dan tugas mana yang kalau telat bakal menggeser semuanya. Garis “hari ini” bikin kelihatan langsung mana yang sudah lewat jadwal.
Cara membaca
- Tiap baris adalah satu tugas. Posisi batang di sumbu waktu menunjukkan kapan tugas itu berjalan.
- Panjang batang = durasi tugas.
- Batang yang tumpang tindih secara vertikal berarti tugasnya berjalan paralel.
Pakai kalau
- Kamu merencanakan atau memantau proyek dengan banyak tugas dan tenggat.
- Kamu ingin melihat tugas yang berjalan paralel dan potensi bentrok sumber daya.
- Kamu perlu menjelaskan jadwal ke klien atau atasan dalam satu gambar.
Hindari kalau
- Yang kamu punya cuma kejadian di satu titik waktu, bukan durasi. Pakai timeline.
- Tugasnya ratusan. Kelompokkan per fase dulu atau pakai tool manajemen proyek.
- Kamu mau menjelaskan logika keputusan, bukan jadwal. Flowchart lebih cocok.
Tips biar chart-nya jelas
Urutkan per tanggal mulai. Susunan berundak dari kiri atas ke kanan bawah paling mudah dibaca.
Tandai hari ini. Garis vertikal di tanggal sekarang bikin keterlambatan langsung kelihatan.
Kelompokkan per fase. Warna atau baris judul per fase membantu kalau tugasnya banyak.
Data di balik chart contoh
Ini tabel yang dipakai chart di atas. Coba bikin ulang chart-nya sendiri dari angka yang sama.
| Tugas | Mulai (minggu ke-) | Durasi (minggu) |
|---|---|---|
| Riset produk | 1 | 2 |
| Foto katalog | 3 | 2 |
| Setup voucher | 3 | 3 |
| Iklan berbayar | 5 | 3 |
| Latihan live shopping | 6 | 2 |
| Live shopping 12.12 | 8 | 1 |
Skenario dan angka contoh, bukan data asli.
Latih ngerangkum data kayak gini di NgulikSQL →Chart serupa
Chart bagus mulai dari data yang rapi.
Belajar ngerangkum data pakai SQL dan spreadsheet, langsung praktek di browser.