Lewati ke konten

Gantt Chart

Batang horizontal di sumbu waktu yang nunjukin kapan tiap tugas mulai, selesai, dan saling tumpang tindih.

Diagram Gantt · nama lain: Bagan Gantt, Project timeline, Jadwal proyek, Gantt

ProsesRentangChartUmum
Pertanyaan yang dijawab

Kapan tiap tugas berjalan, dan mana yang saling bergantung atau bertabrakan?

Jadwal kampanye Harbolnas 12.12, minggu ke-1 s.d. 8data contoh
M1M2M3M4M5M6M7M8Riset produkFoto katalogSetup voucherIklan berbayarLatihan live shoppingLive shopping 12.12Minggu ke- (M1 = awal persiapan)

Geser chart ke samping untuk lihat semuanya.

Contoh kasus: Jadwal persiapan kampanye Harbolnas

Tim marketing toko online di Jakarta menyusun tugas menjelang Harbolnas 12.12: riset produk, foto katalog, setup voucher, iklan, sampai live shopping. Gantt chart-nya nunjukin foto katalog dan setup voucher harus jalan paralel, dan iklan nggak bisa mulai sebelum katalog selesai.

Apa itu Gantt Chart?

Gantt chart menaruh daftar tugas di sumbu tegak dan waktu di sumbu datar. Tiap tugas digambar sebagai batang yang mulai di tanggal mulai dan berakhir di tanggal selesai, jadi panjang batang = durasi. Versi lengkapnya juga menampilkan milestone, progres, dan panah ketergantungan antar tugas.

Chart ini jadi andalan manajemen proyek karena menjawab beberapa pertanyaan sekaligus: tugas mana yang jalan bareng, kapan proyek selesai, dan tugas mana yang kalau telat bakal menggeser semuanya. Garis “hari ini” bikin kelihatan langsung mana yang sudah lewat jadwal.

Cara membaca

  1. Tiap baris adalah satu tugas. Posisi batang di sumbu waktu menunjukkan kapan tugas itu berjalan.
  2. Panjang batang = durasi tugas.
  3. Batang yang tumpang tindih secara vertikal berarti tugasnya berjalan paralel.

Pakai kalau

  • Kamu merencanakan atau memantau proyek dengan banyak tugas dan tenggat.
  • Kamu ingin melihat tugas yang berjalan paralel dan potensi bentrok sumber daya.
  • Kamu perlu menjelaskan jadwal ke klien atau atasan dalam satu gambar.

Hindari kalau

  • Yang kamu punya cuma kejadian di satu titik waktu, bukan durasi. Pakai timeline.
  • Tugasnya ratusan. Kelompokkan per fase dulu atau pakai tool manajemen proyek.
  • Kamu mau menjelaskan logika keputusan, bukan jadwal. Flowchart lebih cocok.

Tips biar chart-nya jelas

01

Urutkan per tanggal mulai. Susunan berundak dari kiri atas ke kanan bawah paling mudah dibaca.

02

Tandai hari ini. Garis vertikal di tanggal sekarang bikin keterlambatan langsung kelihatan.

03

Kelompokkan per fase. Warna atau baris judul per fase membantu kalau tugasnya banyak.

Data di balik chart contoh

Ini tabel yang dipakai chart di atas. Coba bikin ulang chart-nya sendiri dari angka yang sama.

Data contoh: Jadwal kampanye Harbolnas 12.12, minggu ke-1 s.d. 8
TugasMulai (minggu ke-)Durasi (minggu)
Riset produk12
Foto katalog32
Setup voucher33
Iklan berbayar53
Latihan live shopping62
Live shopping 12.1281

Skenario dan angka contoh, bukan data asli.

Latih ngerangkum data kayak gini di NgulikSQL →

Chart serupa

Chart bagus mulai dari data yang rapi.

Belajar ngerangkum data pakai SQL dan spreadsheet, langsung praktek di browser.

Mulai Belajar Gratis