Lewati ke konten

Funnel Chart

Tahapan berurutan yang makin menyempit, nunjukin berapa yang lolos dari satu tahap ke tahap berikutnya.

Diagram corong · nama lain: Diagram funnel, Conversion funnel, Corong konversi

Pertanyaan yang dijawab

Di tahap mana paling banyak orang berhenti?

Funnel checkout, September 2026 (orang)data contoh
Kunjungi toko50.000↓ 36% lanjutLihat produk18.000↓ 33,3% lanjutMasuk keranjang6.000↓ 25% lanjutBayar1.500

Geser chart ke samping untuk lihat semuanya.

Contoh kasus: Funnel checkout toko online

Toko online perlengkapan bayi mencatat 50.000 pengunjung, 18.000 lihat produk, 6.000 masuk keranjang, dan 1.500 bayar dalam sebulan. Funnel chart nunjukin penurunan paling tajam ada di keranjang ke bayar, jadi ongkir dan pilihan pembayaran yang perlu dicek.

Apa itu Funnel Chart?

Funnel chart menyusun tahapan proses dari atas ke bawah, dengan lebar tiap tahap sebanding dengan jumlahnya. Karena tiap tahap biasanya lebih kecil dari sebelumnya, bentuknya mirip corong.

Chart ini populer buat funnel penjualan dan marketing: dari pengunjung, lihat produk, masuk keranjang, sampai bayar. Penyempitan yang paling tajam langsung nunjukin di mana kebocoran terbesar terjadi, jadi tim tahu tahap mana yang perlu dibenahi dulu.

Cara membaca

  1. Baca dari atas ke bawah sesuai urutan proses.
  2. Lebar tiap tahap = jumlah yang sampai di tahap itu.
  3. Selisih lebar antar tahap = berapa yang drop off. Penyempitan paling tajam = masalah terbesar.

Pakai kalau

  • Prosesnya berurutan dan tiap orang harus lewat tahap sebelumnya.
  • Kamu mau cari tahap dengan drop off terbesar, misalnya di checkout.
  • Kamu presentasi ke tim marketing atau sales yang sudah akrab dengan konsep funnel.

Hindari kalau

  • Tahapannya nggak berurutan atau orang bisa lompat tahap. Pakai sankey diagram.
  • Kamu mau bandingin funnel beberapa segmen sekaligus. Bar chart berkelompok per tahap lebih mudah dibandingin.

Tips biar chart-nya jelas

01

Tulis persen konversi. Tampilkan persen dari tahap sebelumnya di samping tiap tahap.

02

Jangan pakai 3D. Corong tiga dimensi bikin lebar tahap jadi menipu.

03

Bar chart juga sah. Bar horizontal yang diurutkan per tahap sama informatifnya dan lebih presisi.

Data di balik chart contoh

Ini tabel yang dipakai chart di atas. Coba bikin ulang chart-nya sendiri dari angka yang sama.

Data contoh: Funnel checkout, September 2026 (orang)
TahapJumlah orang
Kunjungi toko50.000
Lihat produk18.000
Masuk keranjang6.000
Bayar1.500

Skenario dan angka contoh, bukan data asli.

Latih ngerangkum data kayak gini di NgulikSQL →

Chart serupa

Chart bagus mulai dari data yang rapi.

Belajar ngerangkum data pakai SQL dan spreadsheet, langsung praktek di browser.

Mulai Belajar Gratis