TL;DR
Rumus WEEKDAY Excel ditulis =WEEKDAY(tanggal; [tipe]) dan mengembalikan angka yang mewakili hari dalam seminggu. Defaultnya Minggu bernilai 1 sampai Sabtu bernilai 7, tapi buat konteks Indonesia sebaiknya pakai tipe 2 supaya Senin = 1 dan Minggu = 7. Rumus ini paling sering dipakai buat nandain akhir pekan dengan conditional formatting, memisahkan hari kerja dan weekend di analisis penjualan, dan sebagai dasar pengelompokan data harian.
WEEKDAY ngubah tanggal jadi angka hari. Sintaksnya =WEEKDAY(tanggal; [tipe]).
Satu hal yang harus kamu tau duluan: defaultnya bikin Minggu jadi hari pertama. Aneh buat kita.
Makanya di hampir semua kasus, kamu bakal nulis =WEEKDAY(A2;2). Angka 2 itu yang bikin Senin jadi 1.
Kenapa ini penting? Karena begitu kamu punya angka hari, kamu bisa nandain weekend otomatis, misahin performa hari kerja vs akhir pekan, dan nemuin pola penjualan yang nggak kelihatan dari total bulanan.
WEEKDAY adalah fungsi Excel yang mengembalikan angka 1 sampai 7 yang mewakili hari dalam seminggu dari sebuah tanggal. Sintaksnya =WEEKDAY(tanggal; [tipe]). Argumen tipe menentukan hari mana yang dianggap hari pertama: default (atau tipe 1) bikin Minggu bernilai 1, sedangkan tipe 2 bikin Senin bernilai 1.
' A2 berisi 02/03/2026 (hari Senin)
=WEEKDAY(A2) → 2 (default: Minggu=1, jadi Senin=2)
=WEEKDAY(A2;1) → 2 (sama kayak default)
=WEEKDAY(A2;2) → 1 (Senin=1) ← pakai ini
=WEEKDAY(A2;3) → 0 (Senin=0, buat programmer)
Bandingin dua tipe yang paling sering dipakai:
| Hari | Tipe 1 (default) | Tipe 2 |
|---|---|---|
| Senin | 2 | 1 |
| Selasa | 3 | 2 |
| Rabu | 4 | 3 |
| Kamis | 5 | 4 |
| Jumat | 6 | 5 |
| Sabtu | 7 | 6 |
| Minggu | 1 | 7 |
Lihat kolom tipe 2? Akhir pekan itu nilai 6 dan 7, dua angka terakhir, berurutan.
Itu yang bikin rumus weekend jadi sesederhana >5.
Di tipe 1, akhir pekan itu nilai 1 dan 7, kepisah di dua ujung. Rumusnya jadi =OR(WEEKDAY(A2)=1; WEEKDAY(A2)=7). Lebih panjang, lebih gampang salah.
Ini kegunaan WEEKDAY yang paling sering kepakai.
=IF(WEEKDAY(A2;2)>5; "Weekend"; "Hari Kerja")
' A2 = 07/03/2026 (Sabtu) → "Weekend"
' A2 = 02/03/2026 (Senin) → "Hari Kerja"
Mau selnya langsung kewarnain? Pakai conditional formatting.
=WEEKDAY($A2;2)>5Perhatiin tanda dolarnya: $A2, bukan $A$2.
Dolar cuma di depan huruf kolom. Ini yang bikin seluruh baris ikut kewarnain, bukan cuma kolom tanggalnya.
Salah taruh dolar di sini adalah kesalahan conditional formatting nomor satu yang aku lihat.
WEEKDAY ngasih angka. Kalau kamu mau "Senin", pakai TEXT.
=TEXT(A2; "dddd") → "Senin" (nama lengkap)
=TEXT(A2; "ddd") → "Sen" (singkatan)
Bahasanya ngikutin Region setting komputer kamu. Kalau hasilnya keluar "Monday", berarti setting Windows kamu masih English.
Nggak mau ngubah setting sistem? Pakai CHOOSE:
=CHOOSE(WEEKDAY(A2;2);
"Senin";"Selasa";"Rabu";"Kamis";"Jumat";"Sabtu";"Minggu")
Ini kontrol penuh. Nama harinya kamu yang nentuin, nggak peduli setting siapa pun yang buka file-nya.
Dan ini alasan lain kenapa tipe 2 enak: urutan CHOOSE-nya langsung Senin sampai Minggu, sesuai nalar.
Aku pakai data 4.200 transaksi dari coffee shop lokal di Bandung, dataset latihan Ngulik Data, periode Oktober 2025 sampai Januari 2026.
Tambah dua kolom:
' Kolom E: angka hari
=WEEKDAY(A2;2)
' Kolom F: nama hari
=CHOOSE(E2;"Senin";"Selasa";"Rabu";"Kamis";"Jumat";"Sabtu";"Minggu")
Terus pivot: rata-rata omzet per hari.
| Hari | Rata-rata omzet | Rata-rata transaksi | Nilai per transaksi |
|---|---|---|---|
| Senin | Rp2.140.000 | 81 | Rp26.400 |
| Selasa | Rp1.980.000 | 76 | Rp26.100 |
| Rabu | Rp2.050.000 | 78 | Rp26.300 |
| Kamis | Rp2.310.000 | 85 | Rp27.200 |
| Jumat | Rp3.470.000 | 108 | Rp32.100 |
| Sabtu | Rp4.120.000 | 119 | Rp34.600 |
| Minggu | Rp3.890.000 | 114 | Rp34.100 |
Sabtu 93% lebih tinggi dari Selasa. Itu udah kita duga.
Tapi ini yang menarik: nilai per transaksi juga naik 33% di akhir pekan, dari Rp26 ribu jadi Rp34 ribu.
Artinya bukan cuma orangnya yang lebih banyak. Orang yang datang di akhir pekan juga pesen lebih banyak per orang. Kemungkinan besar mereka datang berdua atau bertiga, dan mereka nongkrong lebih lama.
Konsekuensinya buat ownernya: promo "beli 2 gratis 1" bakal lebih ngena di hari Selasa (buat naikin transaksi), sementara di Sabtu mending dorong menu makanan (soalnya orangnya udah stay lama).
Insight itu nggak bakal muncul dari total bulanan. Cuma muncul kalau kamu pecah per hari.
Buat ngitung rata-ratanya, aku pakai AVERAGEIFS, satu kriteria hari.
' Bikin kolom bantu E dulu: =WEEKDAY(A2;2)
=SUMIFS(D:D; E:E; ">5")
SUMIFS nggak bisa manggil rumus di dalam kriterianya, jadi kolom bantu itu wajib.
=A2 - WEEKDAY(A2;2) + 1
' A2 = 05/03/2026 (Kamis) → hasil 02/03/2026 (Senin)
Berguna banget buat ngelompokkan data harian jadi mingguan. Semua tanggal di minggu yang sama bakal ngasilin Senin yang sama.
WEEKDAY buat nandain hari, NETWORKDAYS buat ngitung jumlah hari kerja. Dua-duanya sering muncul di dashboard yang sama.
=CHOOSE(WEEKDAY(TODAY();2);
"Senin";"Selasa";"Rabu";"Kamis";"Jumat";"Sabtu";"Minggu")
' Hasil: nama hari ini, update sendiri tiap hari
Cara kerja TODAY() aku bahas di panduan TODAY dan NOW.
Kamu nulis =IF(WEEKDAY(A2)>5; "Weekend"; "Kerja").
Hasilnya: Jumat dan Sabtu dianggap weekend. Minggu dianggap hari kerja.
Karena di tipe default, Jumat = 6, Sabtu = 7, Minggu = 1.
Rumusnya nggak error. Cuma hasilnya salah, dan kamu baru sadar tiga minggu kemudian.
Selalu tulis argumen keduanya. Bahkan kalau kamu mau default, tulis ;1 biar orang lain (dan kamu 6 bulan lagi) tau itu disengaja.
=WEEKDAY($A$2;2)>5, semua sel ngecek A2 doang. Entah semua kewarnain, entah nggak ada sama sekali.
=WEEKDAY(A2;2)>5, tiap sel ngecek kolomnya masing-masing. Kolom B ngecek B2, yang isinya bukan tanggal. Kacau.
Yang bener: =WEEKDAY($A2;2)>5. Dolar cuma di huruf.
WEEKDAY bakal ngasih #VALUE! kalau A2 isinya teks, bukan tanggal.
Cek pakai =ISNUMBER(A2). Kalau FALSE, convert dulu pakai Text to Columns atau =DATEVALUE(A2).
Konsep angka di balik tanggal Excel ada di glosarium serial date.
' ❌ Nggak jalan:
=SUMIFS(D:D; WEEKDAY(A:A;2); ">5")
' ✅ Bikin kolom bantu dulu:
' Kolom E: =WEEKDAY(A2;2)
=SUMIFS(D:D; E:E; ">5")
SUMIFS dan COUNTIFS cuma bisa nunjuk ke range, bukan ke hasil rumus. Kolom bantu itu bukan kemalasan. Itu memang caranya.
Daftar lengkap kode tipe WEEKDAY ada di dokumentasi WEEKDAY dari Microsoft.
WEEKDAY ngubah tanggal jadi angka yang mewakili hari dalam seminggu. Tanpa argumen kedua, Minggu bernilai 1 dan Sabtu bernilai 7. Angka ini yang kamu pakai buat nandain akhir pekan, misahin hari kerja dari weekend, atau ngelompokkan penjualan per hari. Buat konteks Indonesia, pakai tipe 2 supaya Senin = 1.
Karena default Excel bikin Minggu jadi hari pertama, yang nggak sesuai sama cara kita mikir. Dengan =WEEKDAY(A2;2), Senin jadi 1 dan Minggu jadi 7. Ini bikin rumus akhir pekan sederhana: WEEKDAY(A2;2)>5 artinya Sabtu atau Minggu, tanpa perlu ngapal kode aneh.
Pakai TEXT: =TEXT(A2;"dddd") buat nama lengkap, =TEXT(A2;"ddd") buat singkatan. Bahasanya ngikutin Region setting komputer. Kalau hasilnya bahasa Inggris, pakai CHOOSE(WEEKDAY(A2;2);"Senin";"Selasa";...) buat kontrol penuh tanpa ngubah setting sistem.
Pakai conditional formatting dengan rumus =WEEKDAY($A2;2)>5. Blok range datanya, buka Conditional Formatting > New Rule > Use a formula, masukin rumus itu, pilih warna. Tanda dolar cuma di depan huruf kolom, supaya seluruh baris ikut kewarnain, bukan cuma kolom tanggalnya.
WEEKDAY ngasih hari ke berapa dalam seminggu (1-7). WEEKNUM ngasih minggu ke berapa dalam setahun (1-53). Pakai WEEKDAY kalau mau tau "ini Senin atau Sabtu", dan WEEKNUM kalau mau ngelompokkan data per minggu buat laporan mingguan.
Tiga hal yang perlu kamu inget:
=WEEKDAY(A2;2). Senin jadi 1, weekend jadi 6 dan 7.Buka data penjualan kamu, tambah satu kolom =WEEKDAY(A2;2), terus pivot rata-rata omzet per hari. Lima menit, dan kamu bakal tau hari mana yang selama ini kamu abaikan.
Lanjut ke rumus EOMONTH kalau kamu perlu naik satu level ke analisis per bulan.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
Cara pakai rumus FV dan PV Excel buat hitung nilai uang di masa depan dan sekarang. Lengkap dengan contoh tabungan dan target modal UMKM.
Investasi kelihatan untung di atas kertas, tapi nilai uang berubah tiap tahun. NPV dan IRR Excel bantu kamu nilai apakah proyek beneran layak, bukan cuma kelihatan untung.
Sebelum ambil pinjaman, kamu bisa hitung sendiri cicilan bulanannya pakai satu rumus. Ini cara PMT Excel bekerja, lengkap dengan contoh modal usaha dan jebakan bunga tahunan.