TL;DR
Pembukuan sederhana UMKM cuma butuh satu tabel transaksi dengan enam kolom: tanggal, keterangan, kategori, masuk, keluar, dan saldo. Semua laporan bulanan bisa ditarik dari tabel itu pakai SUMIFS tanpa bikin sheet tambahan. Rutinitas harian yang realistis makan waktu sekitar 15 menit, dibagi jadi input transaksi, cocokin uang kas, dan simpan bukti.
Pembukuan sederhana UMKM cuma butuh satu tabel transaksi dengan enam kolom. Semua laporan bulanan bisa ditarik dari tabel itu, tanpa sheet tambahan dan tanpa aplikasi berbayar.
Yang bikin pembukuan UMKM berhenti di minggu ketiga biasanya bukan rumusnya. Tapi karena nyatatnya makan 40 menit tiap malam.
Di bawah ini struktur tabel dan rutinitas harian yang aku pakai buat toko kelontong, lengkap dengan rumusnya. Target waktunya 15 menit sehari.
Pembukuan sederhana UMKM adalah pencatatan semua uang masuk dan uang keluar usaha dalam satu tabel berurutan waktu, plus saldo berjalan. Tujuannya bukan bikin laporan sesuai standar akuntansi, tapi bikin kamu tau berapa uang usaha kamu hari ini dan dari mana asalnya.
Bedanya sama akuntansi lengkap: di sini kamu nyatat pas uangnya pindah, bukan pas transaksinya terjadi. Metode ini namanya basis kas, dan buat usaha yang jualannya tunai atau transfer langsung, hasilnya udah cukup akurat.
Kalau kamu masih nyatat di buku tulis, langkah pindahnya aku bahas terpisah di pembukuan tulis tangan ke spreadsheet.
Enam kolom ini cukup buat semua laporan yang bakal kamu butuhin. Nambah kolom itu gampang, ngurangin kolom setelah data ribuan baris itu yang repot.
| Kolom | Isi | Contoh |
|---|---|---|
| A. Tanggal | Format tanggal, bukan teks | 14/08/2025 |
| B. Keterangan | Bebas, tapi konsisten | Setoran penjualan sore |
| C. Kategori | Pilih dari daftar tetap | Penjualan |
| D. Masuk | Angka rupiah, kosong kalau gak ada | 1.240.000 |
| E. Keluar | Angka rupiah, kosong kalau gak ada | |
| F. Saldo | Rumus, jangan diketik manual | 3.780.000 |
Daftar kategori yang aku sarankan buat toko retail kecil:
Sebelas kategori itu batas atas yang masih nyaman. Lebih dari itu kamu bakal ragu tiap kali ngisi, dan keraguan bikin kamu nunda nyatat.
Ikutin urutan ini. Semua rumusnya jalan di Excel maupun Google Sheets.
transaksi. Baris 1 buat judul kolom, data mulai baris 2. Jangan sisipin baris kosong atau judul bulan di tengah data.master, tulis semua kategori di kolom A. Balik ke kolom C sheet transaksi, pasang Data Validation yang ngambil dari daftar itu. Sekarang kategori cuma bisa dipilih, gak bisa diketik asal.=IF(AND(D2="";E2="");"";N(F1)+N(D2)-N(E2))
Fungsi N ngubah sel kosong jadi nol, jadi saldo gak error di baris pertama. Salin ke bawah sejauh yang kamu perlu. Cara kerja IF bisa kamu cek di halaman fungsinya.=IF(A2="";"";TEXT(A2;"yyyy-mm"))
Kolom ini yang bikin rekap bulanan jadi satu rumus pendek. Detail formatnya ada di TEXT.Buat Google Sheets, aturan Data Validation dan format tanggalnya dijelasin di pusat bantuan resmi Google Sheets.
Bikin sheet baru bernama rekap. Kolom A isi daftar kategori, baris 1 isi bulan dalam format 2025-08.
Rumus intinya cuma satu:
=SUMIFS(transaksi!$D:$D;transaksi!$C:$C;$A2;transaksi!$G:$G;B$1)
Itu buat kolom Masuk. Buat kolom Keluar, ganti $D:$D jadi $E:$E.
Tanda dolar di situ penting. Dia yang bikin rumus tetap benar waktu kamu salin ke kanan dan ke bawah. Penjelasan lengkap dua kriteria sekaligus ada di SUMIFS, dan versi satu kriteria di SUMIF.
Tiga baris tambahan di bawah tabel rekap:
Total Masuk =SUMIFS(transaksi!$D:$D;transaksi!$G:$G;B$1)
Total Keluar =SUMIFS(transaksi!$E:$E;transaksi!$G:$G;B$1)
Selisih Kas =B_total_masuk - B_total_keluar
Selisih kas ini angka yang paling sering kamu lihat. Kalau positif, uang usaha kamu nambah bulan itu.
Buat ngitung jumlah transaksi per kategori, pakai COUNTIFS dengan pola kriteria yang sama.
Bagi waktunya kayak gini. Aku pakai pembagian ini di toko yang transaksinya sekitar 40 sampai 50 per hari.
| Menit | Yang dikerjain | Alat |
|---|---|---|
| 0 sampai 7 | Input transaksi hari itu dari struk dan catatan kasir | Spreadsheet |
| 7 sampai 11 | Hitung uang fisik di laci, bandingin sama kolom Saldo | Uang kas |
| 11 sampai 13 | Kalau selisih, cari penyebabnya. Kalau gak ketemu dalam 2 menit, catat sebagai baris penyesuaian | Spreadsheet |
| 13 sampai 15 | Foto struk hari itu, simpan ke folder per bulan | HP |
Batas 2 menit buat nyari selisih itu bukan kemalasan. Selisih kecil yang dikejar setengah jam tiap malam adalah alasan orang berhenti nyatat di minggu ketiga.
Kalau kamu jualan barang fisik dan stoknya banyak, gabungin sama pencatatan stok yang aku bahas di pembukuan stok masuk keluar.
Lima langkah, sekitar 30 menit sekali sebulan.
rekap. Tambah kolom bulan baru, salin rumus dari kolom sebelahnya.bukukas_2025-08.xlsx. File aktif tetap satu, tapi kamu punya cadangan kalau ada yang kehapus.Kalau kamu mau lanjut ke laporan yang lebih formal, struktur laba rugi dari data yang sama aku jelasin di template laba rugi Excel.
Dataset ngulikdata punya file toko_berkah, catatan transaksi toko kelontong di Bandung. Selama Juli 2025 ada 1.284 transaksi penjualan dan 87 transaksi pengeluaran.
Hasil rekap bulanannya:
| Kategori | Nilai | Porsi dari total keluar |
|---|---|---|
| Penjualan (masuk) | Rp 58.400.000 | |
| Beli Stok | Rp 41.900.000 | 82,1% |
| Gaji | Rp 4.500.000 | 8,8% |
| Sewa | Rp 2.000.000 | 3,9% |
| Listrik dan Air | Rp 1.150.000 | 2,3% |
| Kemasan dan lainnya | Rp 1.470.000 | 2,9% |
| Selisih kas | Rp 7.380.000 |
Yang menarik ada di kategori Beli Stok. Dari 87 baris pengeluaran, 34 di antaranya beli stok dengan nilai di bawah Rp 300.000 masing-masing.
Artinya pemilik toko kulakan hampir tiap hari dalam jumlah kecil. Total ongkos transportnya bulan itu Rp 620.000, alias 8,4% dari selisih kas sebulan.
Angka itu yang bikin keputusan berikutnya jelas: gabungin kulakan jadi dua kali seminggu. Tanpa buku kas berkategori, pola belanja kecil-kecil ini gak akan kelihatan sama sekali.
Bikin satu sheet dengan enam kolom tadi, pasang rumus saldo, dan isi transaksi hari ini aja. Jangan ngejar data mundur tiga bulan di hari pertama, soalnya itu yang bikin orang nyerah sebelum kebiasaannya kebentuk.
Setelah dua minggu jalan, baru tambahin sheet rekap dan pasang SUMIFS.
Contoh format yang lebih pendek buat usaha jasa ada di contoh pembukuan sederhana. Kalau kamu pengen ngasah rumus-rumus rekapnya sampai lancar, kulik latihan SUMIFS dan COUNTIFS di NgulikSheet sambil pakai data toko kamu sendiri.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
Punya ratusan angka dan mau tau sebarannya masuk ke rentang mana aja? FREQUENCY ngitung distribusi frekuensi sekali jalan, tanpa nulis COUNTIFS berkali-kali.
SUMIFS ribet kalau kriterianya banyak dan sering ganti. Rumus database Excel kayak DSUM baca kriteria dari sel terpisah, jadi kamu tinggal ubah tabel kecil tanpa nyentuh rumus.
DATEDIF ngasih umur bulat, tapi kadang kamu butuh angka desimal kayak 27,6 tahun buat hitung masa kerja atau bunga. YEARFRAC ngasih pecahan tahun dengan presisi.