Rumus Database Excel: DSUM, DGET, DCOUNT
Blog/Tutorial Excel & Sheets/Rumus Database Excel: DSUM, DGET, DCOUNT

Rumus Database Excel: DSUM, DGET, DCOUNT

BimaBima
·1 September 2026·9 menit baca

Penulis

Bima

Bima

Founder & Data Professional

Bagikan

TL;DR

Rumus database Excel adalah keluarga fungsi yang diawali huruf D, kayak DSUM, DGET, dan DCOUNT, yang ngitung data dari sebuah tabel berdasarkan kriteria di rentang terpisah. Ketiganya butuh tiga argumen: rentang database, nama atau nomor kolom, dan rentang kriteria. Kelebihannya, kamu bisa ganti kriteria lewat sel tanpa ngedit rumus, jadi pas buat laporan yang filternya sering berubah.

Rumus database Excel adalah fungsi berawalan D yang ngitung data dari tabel berdasarkan kriteria di rentang terpisah. DSUM buat jumlah, DGET buat ambil satu nilai, DCOUNT buat hitung baris.

Bedanya sama SUMIFS: kriteria ditaruh di sel, bukan ditulis di dalam rumus. Jadi kamu ganti filter lewat tabel kecil, rumusnya nggak disentuh.

Kamu bakal lihat cara set up rentang kriteria, pakai ketiga fungsi ini, plus contoh laporan penjualan UMKM yang filternya gonta-ganti.

Apa itu rumus database di Excel?

Rumus database adalah kelompok fungsi Excel yang namanya diawali D, dipakai buat ngolah data dari tabel yang punya header kolom. Fungsi ini baca kriteria dari rentang sel khusus, bukan dari argumen di dalam rumus. Yang paling sering kepakai DSUM buat jumlah, DGET buat ambil satu nilai, dan DCOUNT buat hitung jumlah baris yang cocok.

Kunci dari semua fungsi D adalah rentang kriteria. Ini tabel kecil berisi nama kolom di baris atas dan syaratnya di baris bawah.

Gimana cara set up rentang kriteria?

Rentang kriteria minimal dua baris. Baris pertama isinya nama kolom yang sama persis dengan header di tabel data. Baris kedua isinya syarat yang mau kamu terapkan. Excel nyari baris yang cocok dengan syarat ini.

Header data:   produk | kota | jumlah | omzet

Rentang kriteria (misal di F1:G2):
F1: kota      G1: produk
F2: Bandung   G2: beras

Kriteria di atas artinya: ambil baris yang kotanya Bandung dan produknya beras. Kalau kamu taruh dua syarat di baris yang sama, artinya DAN. Kalau di baris beda, artinya ATAU.

Nama kolom di kriteria harus persis sama dengan header, termasuk spasi. Salah satu huruf aja bikin hasilnya nol. Buat alternatif tanpa kriteria terpisah, cek fungsi SUMIFS di Excel.

Gimana cara pakai DSUM buat jumlah bersyarat?

DSUM ngejumlahin nilai di satu kolom untuk baris yang cocok dengan kriteria. Sintaksnya =DSUM(database, kolom, kriteria). Argumen database itu seluruh tabel termasuk header. Kolom bisa ditulis nama dalam kutip atau nomor urut. Kriteria itu rentang yang tadi kamu set up.

=DSUM(A1:D100, "omzet", F1:G2)

Rumus ini ngejumlahin kolom omzet untuk semua baris yang kotanya Bandung dan produknya beras. Kalau kamu ganti isi F2 dari Bandung jadi Surabaya, hasilnya langsung update tanpa ngedit rumus. Ini yang bikin DSUM enak buat dashboard.

Gimana cara pakai DGET dan DCOUNT?

DGET ngambil satu nilai dari baris yang cocok dengan kriteria. Bagusnya, DGET ngasih error kalau ada lebih dari satu baris cocok, jadi dia mastiin hasilnya unik. DCOUNT ngitung berapa baris yang cocok dan punya angka di kolom yang kamu tunjuk.

=DGET(A1:D100, "omzet", F1:G2)     → ambil 1 nilai omzet
=DCOUNT(A1:D100, "omzet", F1:G2)   → hitung jumlah baris

DGET error #NUM kalau ketemu banyak baris, dan #VALUE kalau nggak ketemu sama sekali. Ini fitur, bukan bug. Dia maksa kamu bikin kriteria yang cukup spesifik. Buat hitung tanpa syarat angka, ada juga DCOUNTA yang ngitung sel berisi apa aja. Detail resmi ada di dokumentasi Microsoft DSUM.

Contoh kasus: laporan penjualan toko_berkah

Toko_berkah punya rekap 3.200 baris penjualan dengan kolom produk, kota, bulan, dan omzet. Pemiliknya mau dashboard sederhana di mana dia tinggal ketik nama kota dan produk di dua sel, lalu total omzet keluar otomatis. SUMIFS bisa, tapi tiap ganti kriteria dia harus hati-hati nggak ngerusak rumus.

Sel input:
H2: kota    -> diisi "Bandung"
I2: produk  -> diisi "minyak"

Rumus:
=DSUM(A1:D3200, "omzet", H1:I2)
=DCOUNT(A1:D3200, "omzet", H1:I2)

Dengan set up ini, pemiliknya cukup ubah dua sel input. Rumusnya aman.

Hasil menariknya: pas dia filter minyak di Bandung, DSUM ngasih omzet Rp 47,8 juta dari 312 transaksi. Rata-rata per transaksi Rp 153 ribu. Angka ini 22% lebih tinggi dari rata-rata transaksi minyak di kota lain, yang bikin dia mutusin nambah stok minyak khusus buat gudang Bandung. Buat gabungin banyak kriteria kompleks, rumus SWITCH Excel kadang jadi pelengkap.

Kesalahan umum saat pakai rumus database

Jebakan pertama: header kriteria nggak sama persis dengan header data. 'Omzet' dan 'omzet ' dengan spasi ekstra dianggap beda. Hasilnya nol tanpa error, jadi kamu nggak sadar salah. Copy-paste header biar aman.

Jebakan kedua: rentang database nggak masukin baris header. Fungsi D butuh header di baris pertama database buat nyocokin nama kolom. Kalau kamu mulai rentang dari baris data, rumusnya bingung.

Jebakan ketiga: pengin DGET tapi kriteria kurang spesifik. Kalau ada dua baris cocok, DGET langsung error #NUM. Tambahin syarat sampai hasilnya cuma satu baris, atau pakai DSUM kalau memang mau semua yang cocok.

Jebakan keempat: lupa fungsi D peka sama tipe data. Kriteria angka harus dibandingin sama kolom angka. Kalau kolom omzet ternyata teks, DSUM ngasih nol. Cek dulu tipenya.

FAQ

Apa beda DSUM dan SUMIFS?

DSUM baca kriteria dari rentang sel terpisah, sedangkan SUMIFS nulis kriteria langsung di dalam rumus. DSUM enak kalau kriterianya banyak dan sering diganti, karena kamu cukup ubah sel tanpa nyentuh rumus. SUMIFS lebih ringkas buat kriteria yang tetap dan sedikit. Buat dashboard interaktif, DSUM sering lebih rapi.

Kenapa DGET saya error #NUM?

Error #NUM di DGET artinya ada lebih dari satu baris yang cocok dengan kriteria kamu. DGET dirancang cuma buat ngambil satu nilai unik, jadi dia nolak kalau hasilnya ambigu. Solusinya, tambahin syarat di rentang kriteria sampai cuma satu baris yang lolos. Kalau memang mau semua yang cocok, pakai DSUM atau DCOUNT.

Gimana cara bikin kriteria ATAU di rumus database?

Taruh syarat di baris yang berbeda dalam rentang kriteria. Kalau kamu tulis Bandung di satu baris dan Surabaya di baris bawahnya pada kolom kota, DSUM bakal jumlahin baris dari dua kota itu. Syarat di baris sama artinya DAN, syarat di baris beda artinya ATAU. Pastiin header kolomnya tetap di baris paling atas.

Bisa nggak pakai operator kayak lebih besar di kriteria?

Bisa. Tulis operator langsung di sel kriteria, misalnya >1000000 di bawah header omzet buat nyaring transaksi di atas satu juta. Excel ngerti tanda lebih besar, lebih kecil, dan tidak sama dengan. Kamu juga bisa gabung, misalnya satu kolom pakai teks kota dan kolom lain pakai batas angka omzet.

Apakah rumus database ada di Google Sheets?

Ada. DSUM, DGET, DCOUNT, dan saudaranya jalan di Google Sheets dengan sintaks yang sama. Rentang kriteria juga dibuat dengan cara identik: header di baris atas, syarat di bawahnya. Jadi kalau kamu pindah dari Excel ke Sheets, rumus database kamu nggak perlu diubah.

Penutup

Rumus database bikin laporan bersyarat jadi fleksibel: ganti filter lewat sel, bukan lewat rumus. Ingat tiga hal: header kriteria harus sama persis, database harus masukin baris header, dan DGET cuma buat hasil tunggal.

Mau latihan rumus Excel dan Sheets langsung di browser? Coba di NgulikSheet.

Lanjut baca: rumus SWITCH sebagai alternatif IF bertingkat dan SUMIF buat menjumlah dengan kriteria.

Coba Langsung

Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis

Latihan interaktif, langsung di browser.

Buka NgulikSQL →
Bagikan:
Bima
Ditulis oleh

Bima

Founder & Data Professional

Founder Ngulik Data. Passionate about making data analysis accessible for everyone.

Artikel terkait

Cara Menghitung Nilai Unik di Excel (2026)
Tutorial Excel & Sheets
7 Oktober 2026•9 menit baca

Cara Menghitung Nilai Unik di Excel (2026)

Empat cara menghitung nilai unik di Excel, dari UNIQUE di Excel 365 sampai trik SUMPRODUCT COUNTIF buat versi lama. Plus hitung unik berkondisi.

BimaBima
Cara Membandingkan Dua Kolom di Excel (2026)
Tutorial Excel & Sheets
5 Oktober 2026•9 menit baca

Cara Membandingkan Dua Kolom di Excel (2026)

Lima cara membandingkan dua kolom di Excel yang paling sering kepakai buat rekap: dari rumus =A2=B2 sampai COUNTIF dan Conditional Formatting.

BimaBima
Cara Hapus Baris Kosong di Excel dengan Cepat
Tutorial Excel & Sheets
2 Oktober 2026•8 menit baca

Cara Hapus Baris Kosong di Excel dengan Cepat

Ratusan baris kosong bikin data berantakan. Ini 4 cara hapus baris kosong di Excel, dari Go To Special yang kilat sampai Power Query yang paling aman.

BimaBima
Kembali ke Blog
Ngulik Data logoNgulik Data

Platform edukasi data lengkap untuk professionals Indonesia. Belajar SQL, Data Analysis, dan lebih banyak lagi dengan praktek langsung dan feedback real-time.

© 2026 Ngulik Data. Semua hak dilindungi.

TAUTAN
BantuanHargaDatasetBlogAfiliasi
LEGAL
Syarat & KetentuanKebijakan Privasi
Ngulik Data
DatasetLeaderboardBlogStore