Contoh Kuesioner Penelitian Kuantitatif dengan Skala Likert
Blog/Tutorial Excel & Sheets/Contoh Kuesioner Penelitian Kuantitatif dengan Skala Likert

Contoh Kuesioner Penelitian Kuantitatif dengan Skala Likert

BimaBima
·22 September 2025·10 menit baca

Penulis

Bima

Bima

Founder & Data Professional

Bagikan

TL;DR

Kuesioner penelitian kuantitatif dengan skala Likert disusun dari indikator tiap variabel, lalu tiap indikator diturunkan jadi dua sampai tiga butir pernyataan. Skala lima titik dari Sangat Tidak Setuju sampai Sangat Setuju paling umum dipakai di penelitian Indonesia, dengan koding angka 1 sampai 5 dan pembalikan skor untuk butir bernada negatif. Rata-rata skor ditafsirkan pakai rentang kelas selebar 0,8 poin, misalnya 4,21 sampai 5,00 berarti sangat tinggi.

Kuesioner penelitian kuantitatif dengan skala Likert disusun dari indikator, bukan dari daftar pertanyaan yang langsung dikarang.

Urutan yang benar: variabel, indikator, baru butir pernyataan. Kalau kamu mulai dari butir, hampir pasti ada indikator yang kelewat dan ada yang kepakai dua kali.

Skala Likert sendiri dibikin Rensis Likert pada 1932 buat ngukur sikap. Bentuknya deretan pernyataan, dan responden nyatain seberapa setuju mereka.

Di bawah ini contoh butir siap pakai, cara koding jawabannya, dan cara nafsirin skornya.

Apa itu skala Likert?

Skala Likert adalah skala pengukuran sikap yang ngasih responden beberapa tingkat persetujuan atas sebuah pernyataan, biasanya lima titik dari Sangat Tidak Setuju sampai Sangat Setuju. Tiap titik dikasih angka 1 sampai 5 buat diolah. Skala ini dipakai buat ngukur hal yang nggak bisa diukur langsung, misalnya kepuasan kerja, motivasi, atau persepsi kualitas layanan.

Satu hal yang sering salah kaprah: skala Likert itu gabungan beberapa butir, bukan satu butir tunggal. Satu butir namanya Likert item, gabungan beberapa butir yang ngukur satu konstruk namanya Likert scale.

Itu bukan cuma soal istilah. Skor satu butir nggak stabil. Skor gabungan dari enam butir jauh lebih tahan terhadap jawaban asal.

Gimana cara menyusun butir dari indikator?

Ambil definisi operasional variabelmu, pecah jadi tiga sampai lima indikator, lalu turunkan tiap indikator jadi dua sampai tiga butir pernyataan. Satu butir hanya boleh berisi satu gagasan. Total butir per variabel biasanya jatuh di kisaran 6 sampai 15.

Contoh buat variabel Kepuasan Kerja (X):

IndikatorKodeButir pernyataan
Kepuasan atas gajiX1.1Gaji yang saya terima sesuai dengan beban kerja saya
Kepuasan atas gajiX1.2Kenaikan gaji di tempat kerja saya diberikan secara adil
Hubungan dengan atasanX2.1Atasan saya memberi arahan yang jelas saat menugaskan pekerjaan
Hubungan dengan atasanX2.2Saya nyaman menyampaikan pendapat kepada atasan saya
Kesempatan berkembangX3.1Perusahaan memberi saya kesempatan mengikuti pelatihan
Kesempatan berkembangX3.2Jalur promosi di tempat kerja saya jelas
Kondisi kerjaX4.1Peralatan kerja yang tersedia mendukung pekerjaan saya
Kondisi kerjaX4.2Beban kerja saya terasa berlebihan (butir negatif)

Butir X4.2 sengaja bernada negatif. Skornya nanti dibalik. Gunanya buat nangkep responden yang mencentang kolom yang sama dari atas sampai bawah tanpa baca.

Kode X1.1 dan seterusnya wajib ditulis di kuesioner atau minimal di dokumen kisi-kisi. Kode itu yang nyambungin butir ke indikator waktu kamu nulis bab hasil.

Aturan nulis butir pernyataan yang bagus

  1. Satu butir satu gagasan. "Atasan saya ramah dan adil" itu dua hal. Pecah jadi dua butir.
  2. Pakai kalimat pernyataan, bukan pertanyaan. Skala Likert menanggapi pernyataan, jadi hindari tanda tanya.
  3. Hindari kata mutlak. Kata "selalu" dan "tidak pernah" bikin hampir semua orang menolak, jadi variasi jawabannya hilang.
  4. Panjang butir maksimal 15 kata. Kalimat panjang bikin responden salah tangkap.
  5. Hindari kata yang menggiring. "Program pelatihan yang bagus itu membantu saya berkembang" sudah menyisipkan penilaian di dalam butirnya.
  6. Sesuaikan dengan bahasa responden. Kalau respondenmu operator produksi, ganti istilah "kompensasi" jadi "gaji dan tunjangan".

Gimana cara koding jawaban Likert?

Beri angka 1 sampai 5 sesuai urutan skala, lalu balik urutannya khusus buat butir bernada negatif. Pembalikan skor wajib dilakukan sebelum menghitung total maupun rata-rata, karena tanpa itu butir negatif bakal menarik skor ke arah yang salah.

PilihanButir positifButir negatif
Sangat Tidak Setuju15
Tidak Setuju24
Netral33
Setuju42
Sangat Setuju51

Di spreadsheet, pembalikan skornya satu rumus. Kalau jawaban asli ada di sel J2:

=6-J2

Angka 6 datang dari skor tertinggi ditambah satu. Buat skala 7 titik, ganti jadi 8.

Hitung skor variabel per responden pakai AVERAGE dari semua butir variabel itu:

=AVERAGE(C2:J2)

Gimana cara menafsirkan rata-rata skor Likert?

Bagi rentang skor jadi lima kelas selebar 0,8 poin. Angka 0,8 didapat dari selisih skor tertinggi dan terendah dibagi jumlah kelas, yaitu (5 dikurangi 1) dibagi 5. Rumus ini wajib kamu tulis di bab metode supaya pembaca bisa mengeceknya.

Rentang rata-rataKategori
1,00 sampai 1,80Sangat rendah
1,81 sampai 2,60Rendah
2,61 sampai 3,40Sedang
3,41 sampai 4,20Tinggi
4,21 sampai 5,00Sangat tinggi

Buat lihat sebaran jawaban per butir, hitung berapa responden yang milih tiap pilihan pakai COUNTIF:

=COUNTIF(C$2:C$201, 5)

Sebaran itu sering lebih informatif dari rata-rata. Butir dengan rata-rata 3,0 bisa berarti semua orang netral, atau separuh sangat setuju dan separuh sangat menolak. Dua kondisi itu butuh rekomendasi yang beda.

Contoh kasus: butir yang gugur di uji validitas

Aku pernah bantu ngolah data survei kepuasan kerja karyawan sebuah koperasi di Bogor. Instrumen awalnya 32 butir, responden 187 orang.

Di uji validitas dengan taraf 5 persen, ada 4 butir dengan korelasi item total di bawah 0,30. Tiga di antaranya butir negatif.

Waktu dicek satu per satu, penyebabnya bukan responden. Butir X4.2 berbunyi "Beban kerja saya tidak terasa berlebihan", jadi ada dua negasi bertumpuk begitu skornya dibalik. Responden bingung, dan jawabannya jadi acak.

Setelah kalimatnya diperbaiki jadi bentuk positif langsung dan diuji ulang ke 40 responden, korelasi butir itu naik dari 0,18 ke 0,52. Nilai Cronbach's Alpha variabel Kepuasan Kerja ikut naik dari 0,761 ke 0,847.

Pelajaran yang aku bawa sejak itu: kalau butir negatif kalimatnya sudah mengandung kata "tidak", ubah jadi positif. Negasi ganda ngerusak lebih banyak dari yang dia deteksi.

Kesalahan umum bikin kuesioner Likert

  • Lupa membalik skor butir negatif. Ini penyebab paling sering nilai reliabilitas jeblok tanpa sebab jelas.
  • Label skala nggak konsisten arah. Sebagian butir Sangat Setuju di kiri, sebagian di kanan. Responden salah centang.
  • Butir kebanyakan. Instrumen 60 butir bikin separuh responden berhenti di tengah.
  • Nggak ada kisi-kisi instrumen. Tanpa tabel yang nyambungin butir ke indikator, kamu bakal kesulitan waktu ditanya penguji.
  • Langsung sebar tanpa uji coba. Ambil 30 responden dulu buat uji validitas dan reliabilitas.
  • Menganggap skor 4 dua kali lebih besar dari skor 2. Data ordinal cuma nunjukin urutan, bukan jarak yang sama. Buat korelasi antar butir mentah, uji peringkat kayak Spearman di dokumentasi SciPy lebih pas dari Pearson.

Pengecekan data quality sebelum uji statistik selalu lebih hemat waktu dari nambal setelah bab 4 ditulis.

FAQ

Skala 4 titik atau 5 titik?

Tergantung apakah pilihan Netral punya arti di topikmu. Skala 5 titik memberi ruang buat yang memang nggak punya sikap. Skala 4 titik memaksa memilih arah. Buat penelitian sikap di Indonesia, 5 titik paling umum.

Berapa butir per variabel yang cukup?

Dua sampai tiga butir per indikator, dan tiap variabel punya tiga sampai lima indikator. Jadi sekitar 6 sampai 15 butir per variabel.

Butir negatif perlu dimasukkan?

Boleh, sekitar 15 sampai 20 persen dari total butir. Gunanya mendeteksi responden yang mencentang satu kolom terus. Skornya wajib dibalik sebelum dihitung.

Data Likert boleh diuji pakai regresi?

Per butir sifatnya ordinal, jadi kurang pas. Praktik lazimnya, rata-ratakan dulu beberapa butir jadi skor variabel, lalu perlakukan sebagai interval. Sebagian pembimbing minta konversi lewat Method of Successive Interval.

Gimana menafsirkan rata-rata skor?

Pakai rentang kelas 0,8 poin dari (5 dikurangi 1) dibagi 5. Hasilnya lima kategori, dari 1,00 sampai 1,80 sangat rendah hingga 4,21 sampai 5,00 sangat tinggi.

Langkah berikutnya

Tiga hal yang paling nentuin: susun butir dari indikator, batasi satu gagasan per butir, dan balik skor butir negatif sebelum menghitung apa pun.

Kalau kamu mau sebar instrumennya online, langkah teknisnya ada di panduan kuesioner penelitian online di Google Form.

Latihan ngolah data respon di spreadsheet, dari koding sampai rekap per indikator, bisa kamu kulik di NgulikSheet.

Ambil satu variabel penelitianmu, tulis indikatornya di kolom kiri dan dua butir per indikator di kolom kanan. Kalau ada indikator yang susah diturunkan jadi butir, biasanya definisi operasionalnya yang belum selesai.

Coba Langsung

Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis

Latihan interaktif, langsung di browser.

Buka NgulikSQL →
Bagikan:
Bima
Ditulis oleh

Bima

Founder & Data Professional

Founder Ngulik Data. Passionate about making data analysis accessible for everyone.

Artikel terkait

XLOOKUP Google Sheets: Cara Pakai dan Contohnya (2026)
Tutorial Excel & Sheets
20 Juli 2026•9 menit baca

XLOOKUP Google Sheets: Cara Pakai dan Contohnya (2026)

XLOOKUP nyari nilai dan bisa ke kiri atau kanan, plus punya nilai default kalau nggak ketemu. Ini pengganti VLOOKUP yang lebih ringkas.

BimaBima
INDEX MATCH Google Sheets: Lookup Lebih Fleksibel dari VLOOKUP (2026)
Tutorial Excel & Sheets
19 Juli 2026•9 menit baca

INDEX MATCH Google Sheets: Lookup Lebih Fleksibel dari VLOOKUP (2026)

INDEX MATCH gabung dua fungsi buat lookup yang bisa nyari ke kiri dan nggak gampang rusak. Ini alasan banyak analis pindah dari VLOOKUP.

BimaBima
SUMPRODUCT Google Sheets: Hitung Berbobot Tanpa Ribet (2026)
Tutorial Excel & Sheets
18 Juli 2026•8 menit baca

SUMPRODUCT Google Sheets: Hitung Berbobot Tanpa Ribet (2026)

SUMPRODUCT ngaliin dua kolom atau lebih baris per baris, terus jumlahin hasilnya. Cocok buat total qty kali harga sampai hitungan bersyarat.

BimaBima
Kembali ke Blog
Ngulik Data logoNgulik Data

Platform edukasi data lengkap untuk professionals Indonesia. Belajar SQL, Data Analysis, dan lebih banyak lagi dengan praktek langsung dan feedback real-time.

© 2026 Ngulik Data. Semua hak dilindungi.

TAUTAN
BantuanHargaDatasetBlogAfiliasi
LEGAL
Syarat & KetentuanKebijakan Privasi
Ngulik Data
DatasetLeaderboardBlogStore