TL;DR
Kuesioner penelitian online di Google Form dibikin lewat forms.google.com dengan struktur empat bagian: pengantar dan persetujuan, data demografi, butir instrumen per variabel, lalu penutup. Skala Likert paling rapi dipakai lewat tipe pertanyaan Petak pilihan ganda supaya satu variabel muat dalam satu blok. Link isiannya berformat docs.google.com/forms/d/e/FORM_ID/viewform, dan bisa dipendekkan jadi forms.gle lewat tombol Kirim.
Kuesioner penelitian online di Google Form dibikin dari forms.google.com, dengan struktur empat bagian: pengantar, demografi, butir instrumen, dan penutup.
Google Form gratis dan nggak ada batas responden, jadi wajar dipakai mayoritas mahasiswa Indonesia buat ngumpulin data skripsi.
Tapi banyak form yang datanya berantakan waktu masuk tahap olah data. Penyebabnya jarang di pertanyaannya. Biasanya rusak di struktur, penomoran variabel, dan validasi jawaban.
Di bawah ini urutan langkahnya dari nol, plus contoh format link isian yang bisa kamu sebar.
Kuesioner penelitian online adalah instrumen pengumpul data yang diisi responden lewat browser, bukan lewat kertas. Isinya sama dengan kuesioner cetak: pertanyaan demografi, butir pernyataan per variabel, dan skala jawaban. Bedanya jawaban langsung masuk ke tabel digital, jadi tahap input manual hilang.
Untung terbesarnya bukan hemat kertas, tapi hilangnya salah ketik waktu pindah data. Di kuesioner cetak, satu angka salah ketik dari 300 lembar bisa geser hasil uji statistikmu.
Rugi terbesarnya, kamu kehilangan kendali atas siapa yang benar-benar ngisi. Itu yang harus kamu tutup lewat setelan dan pertanyaan penyaring.
Buka forms.google.com, klik Kosong, lalu susun form mengikuti tujuh langkah ini. Total waktu buat instrumen 30 butir sekitar 40 menit kalau daftar pernyataanmu sudah siap di dokumen terpisah.
Urutan bagian menentukan urutan kolom di file hasil. Kalau bagiannya acak, kamu bakal habis waktu nyusun ulang kolom sebelum bisa uji apa-apa.
| Bagian | Isi | Jumlah butir |
|---|---|---|
| 1. Pengantar | Identitas peneliti, tujuan, persetujuan | 1 |
| 2. Demografi | Jenis kelamin, usia, pendidikan, masa kerja | 4-6 |
| 3. Variabel X1 | Butir per indikator, skala Likert | 6-10 |
| 4. Variabel X2 | Butir per indikator, skala Likert | 6-10 |
| 5. Variabel Y | Butir per indikator, skala Likert | 8-12 |
| 6. Penutup | Ucapan terima kasih, kontak peneliti | 0 |
Beri kode di teks pertanyaan, misalnya "X1.3 Atasan saya memberi arahan yang jelas". Kode itu ikut kebawa jadi nama kolom, jadi kamu gampang nyocokin sama tabel di bab 4.
Pilih tipe pertanyaan Petak pilihan ganda, isi Baris dengan pernyataan dan Kolom dengan label skala. Satu petak bisa nampung 10 pernyataan sekaligus, jadi satu variabel muat dalam satu blok tanpa scroll panjang. Aktifkan Wajib diisi setiap baris di menu tiga titik supaya nggak ada sel kosong.
Label kolom yang paling umum dipakai di penelitian Indonesia:
1 = Sangat Tidak Setuju (STS)
2 = Tidak Setuju (TS)
3 = Netral (N)
4 = Setuju (S)
5 = Sangat Setuju (SS)
Tulis label lengkapnya di kolom, jangan cuma angka. Responden yang lihat angka polos sering salah arah mana yang setuju.
Pembahasan lebih dalam soal jumlah titik skala dan kapan poin Netral sebaiknya dihapus ada di contoh kuesioner penelitian kuantitatif dengan skala Likert.
Link isian Google Form punya dua bentuk. Bentuk panjang muncul di address bar waktu form dibuka dalam mode isi, bentuk pendek dibikin lewat tombol Kirim.
# Format link panjang
https://docs.google.com/forms/d/e/<FORM_ID>/viewform
# Format link pendek
https://forms.gle/<KODE_PENDEK>
Cara ambilnya: klik tombol Kirim di kanan atas, pilih tab ikon rantai, centang Perpendek URL, lalu klik Salin.
Tiga catatan yang sering kelewat:
Aku pernah bantu ngerapikan data survei kepuasan pelanggan UMKM binaan di Depok. Target 300 responden, terkumpul 341 baris dalam 12 hari.
Waktu dicek, 41 baris punya timestamp yang selisihnya di bawah 90 detik dari baris sebelumnya, dan pola jawabannya seragam angka 4 semua dari butir pertama sampai terakhir. Itu 12 persen dari total data.
Bentuk pengecekannya sederhana. Di Spreadsheet, aku hitung standar deviasi jawaban per baris pakai satu rumus. Baris dengan standar deviasi nol berarti responden mencentang kolom yang sama terus.
=STDEV(C2:AF2)
Setelah 41 baris itu dibuang, nilai Cronbach's Alpha variabel kepuasan naik dari 0,712 ke 0,834. Data yang lebih sedikit tapi jujur ngasih hasil yang lebih stabil.
Kamu bisa pakai fungsi STDEV.S buat cek pola yang sama, dan COUNTIF buat ngitung berapa responden yang milih satu opsi tertentu di setiap butir. Cek data quality kayak gini idealnya jalan sebelum uji statistik, bukan sesudah.
Gratis, tanpa batas jumlah responden maupun pertanyaan. Kamu cuma butuh akun Google. Yang kena batas cuma penyimpanan Drive kalau kamu pakai pertanyaan unggah file, soalnya file responden masuk ke Drive kamu.
Buka Setelan lalu aktifkan Batasi ke 1 tanggapan. Syaratnya responden login akun Google. Kalau kamu janji anonim, pakai identitas unik kayak NIM dan bersihkan duplikatnya di Spreadsheet.
Petak pilihan ganda kalau butirnya banyak dengan skala sama. Baris diisi pernyataan, kolom diisi lima label. Kalau butirnya cuma satu atau dua, Skala linier lebih simpel.
Usahakan pengisian di bawah 8 menit, sekitar 25 sampai 40 butir termasuk demografi. Lewat dari itu, angka responden yang berhenti di tengah naik tajam.
Bisa setelah dirapikan. Ekspor ke Spreadsheet, ubah label teks skala jadi angka 1 sampai 5, ganti nama kolom jadi format ringkas kayak X1_1, lalu unduh sebagai .xlsx atau .csv.
Tiga hal yang paling nentuin kualitas datamu: satu bagian per variabel, semua butir wajib diisi, dan uji instrumen ke 30 responden sebelum sebar penuh.
Setelah data masuk, lanjut ke uji validitas dan reliabilitas sebelum masuk analisis utama.
Mau latihan ngerapikan data respon di spreadsheet sampai siap masuk SPSS? Kulik latihan fungsinya di NgulikSheet, mulai dari yang paling sering kepakai buat rekap kuesioner.
Bikin satu form percobaan hari ini dengan 5 butir, isi sendiri 3 kali, dan lihat gimana bentuk datanya di Spreadsheet. Itu latihan paling cepat sebelum kamu susun instrumen aslinya.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
Punya ratusan angka dan mau tau sebarannya masuk ke rentang mana aja? FREQUENCY ngitung distribusi frekuensi sekali jalan, tanpa nulis COUNTIFS berkali-kali.
SUMIFS ribet kalau kriterianya banyak dan sering ganti. Rumus database Excel kayak DSUM baca kriteria dari sel terpisah, jadi kamu tinggal ubah tabel kecil tanpa nyentuh rumus.
DATEDIF ngasih umur bulat, tapi kadang kamu butuh angka desimal kayak 27,6 tahun buat hitung masa kerja atau bunga. YEARFRAC ngasih pecahan tahun dengan presisi.