Analisis Perputaran Persediaan: Inventory Turnover di Spreadsheet
Blog/Tutorial Excel & Sheets/Analisis Perputaran Persediaan: Inventory Turnover di Spreadsheet

Analisis Perputaran Persediaan: Inventory Turnover di Spreadsheet

BimaBima
·6 Agustus 2025·10 menit baca

Penulis

Bima

Bima

Founder & Data Professional

Bagikan

TL;DR

Perputaran persediaan atau inventory turnover adalah jumlah berapa kali stok barang habis terjual dan diisi ulang dalam satu periode. Rumusnya harga pokok penjualan dibagi rata-rata persediaan, dan hasilnya bisa diubah jadi lama simpan barang dengan membagi 365 dengan angka perputaran itu. Di Excel kamu cukup butuh dua kolom angka plus fungsi AVERAGE dan SUMIFS buat pecah hasilnya per kategori barang.

Perputaran persediaan adalah jumlah berapa kali stok barangmu habis terjual dan diisi ulang dalam satu periode. Rumusnya harga pokok penjualan dibagi rata-rata persediaan.

Angka ini yang bilang apakah modal kamu muter atau ngendon di rak. Toko bisa kelihatan ramai tapi kasnya seret gara-gara barang lambat kejual numpuk diam-diam.

Di bawah ini cara ngitungnya di spreadsheet, dari data mentah sampai pecah per kategori barang, plus contoh angka toko sembako yang nemu 29 persen modal nyangkut di kategori yang paling lambat.

Apa itu perputaran persediaan?

Perputaran persediaan atau inventory turnover adalah rasio yang nunjukin berapa kali stok barang habis terjual lalu diisi ulang dalam satu periode, biasanya setahun. Angka 10 artinya sepanjang tahun stokmu terjual habis dan diisi ulang sekitar 10 kali. Makin tinggi angkanya, makin cepat modal yang kamu taruh di barang balik jadi uang.

Rasio ini kepakai buat dua keputusan sehari-hari: barang mana yang perlu dikurangi jumlah belinya, dan barang mana yang justru sering kehabisan.

Buat UMKM, ini salah satu angka paling jujur soal kesehatan usaha. Omzet bisa naik sambil kas makin sempit, dan persediaan yang lambat muter sering jadi penyebabnya.

Gimana rumus inventory turnover ratio?

Rumusnya harga pokok penjualan dibagi rata-rata persediaan selama periode yang sama. Rata-rata persediaan dihitung dari persediaan awal ditambah persediaan akhir, lalu dibagi dua. Dua angka itu harus sama-sama pakai nilai harga beli, bukan harga jual.

Perputaran persediaan = HPP / Rata-rata persediaan

Rata-rata persediaan = (Persediaan awal + Persediaan akhir) / 2

Kenapa HPP, bukan omzet? Soalnya nilai persediaan di catatanmu pakai harga beli. Kalau pembilangnya harga jual dan penyebutnya harga beli, angkanya membengkak karena margin ikut kehitung.

Contoh cepat. HPP setahun Rp 1.842.000.000, persediaan awal Rp 158.000.000, akhir Rp 194.000.000.

Rata-rata persediaan = (158.000.000 + 194.000.000) / 2 = 176.000.000
Perputaran = 1.842.000.000 / 176.000.000 = 10,47 kali

Stok toko itu habis dan diisi ulang sekitar 10,5 kali setahun.

Gimana cara hitung perputaran persediaan di Excel?

Butuh tiga angka aja: HPP periode, persediaan awal, dan persediaan akhir. Susun di satu sheet kecil, lalu biarkan rumus yang ngitung. Lima langkah di bawah ini bisa kamu selesaikan dalam sepuluh menit.

  1. Bikin sheet ringkasan. Kolom A buat label, kolom B buat angka. Baris 1 HPP, baris 2 persediaan awal, baris 3 persediaan akhir.
  2. Isi angka dari catatanmu. HPP diambil dari total harga beli barang yang terjual. Persediaan awal dan akhir diambil dari hasil stok opname.
  3. Hitung rata-rata persediaan di sel B4:
    =AVERAGE(B2:B3)
  4. Hitung rasio perputaran di sel B5:
    =B1/B4
  5. Hitung lama simpan barang di sel B6:
    =365/B5

Hasil di B5 dibaca sebagai jumlah kali per tahun. Hasil di B6 dibaca sebagai jumlah hari rata-rata satu barang nginep sebelum kejual.

Kalau kamu punya catatan stok opname bulanan, ganti langkah 3 pakai rata-rata dari 12 titik itu:

=AVERAGE(C2:C13)

Cara ini lebih stabil. Rata-rata dari dua titik gampang meleset kalau kebetulan kamu opname pas baru terima kiriman besar. Penjelasan fungsinya ada di panduan fungsi AVERAGE.

Gimana cara hitung lama simpan barang (DIO)?

Bagi 365 dengan angka perputaran. Hasilnya days inventory outstanding, yaitu rata-rata jumlah hari satu barang nginep di rak sebelum kejual. Perputaran 10,5 kali per tahun sama artinya dengan barang nginep sekitar 35 hari.

Angka hari lebih gampang dipakai buat keputusan harian ketimbang angka rasio. Pemilik toko lebih ngerti kalimat "stok minyak nginep 23 hari" daripada "rasio perputaran minyak 15,8".

Perputaran per tahunLama simpanYang biasanya terjadi
24 kali15 hariBarang cepat laku, risiko kehabisan tinggi
12 kali30 hariRitme normal buat kebutuhan harian
6 kali61 hariModal mulai lama nyangkut
3 kali122 hariPerlu dicek, kemungkinan salah beli

Kalau kamu jual barang yang punya tanggal kedaluwarsa, bandingin lama simpan ini sama masa simpan produknya. Lama simpan 61 hari buat roti jelas masalah.

Berapa nilai perputaran persediaan yang bagus?

Nggak ada satu angka yang cocok buat semua jenis usaha. Toko sembako dengan barang harian wajar di angka belasan sampai puluhan kali per tahun. Toko furnitur atau elektronik bisa sehat di angka 3 sampai 5 kali karena barangnya mahal dan siklus belinya panjang.

Dua pembanding yang lebih berguna daripada tolok ukur industri:

Bandingin sama dirimu sendiri. Perputaran kuartal ini versus kuartal lalu. Tren turun berarti stok mulai numpuk lebih cepat dari kecepatan jual.

Bandingin antar kategori di toko yang sama. Ini yang biasanya nemu masalah, dan aku tunjukin contohnya di bagian berikutnya.

Perputaran yang kelewat tinggi juga bukan berarti bagus. Angka 40 kali per tahun di kategori yang sering kosong artinya kamu kehilangan penjualan, bukan lagi efisien.

Contoh kasus: perputaran persediaan toko_berkah

Aku pakai data toko_berkah dari dataset ngulikdata, warung sembako dengan 142 jenis barang. Data setahun: HPP Rp 1.842.000.000 dan rata-rata persediaan Rp 176.000.000. Perputaran totalnya 10,5 kali, atau barang nginep sekitar 35 hari.

Angka total itu kelihatan wajar. Yang menarik muncul waktu dipecah per kategori.

KategoriHPP setahunRata-rata persediaanPerputaranLama simpan
SembakoRp 980 jutaRp 62 juta15,8 kali23 hari
MinumanRp 412 jutaRp 38 juta10,8 kali34 hari
SnackRp 182 jutaRp 25 juta7,3 kali50 hari
Perlengkapan rumahRp 268 jutaRp 51 juta5,3 kali69 hari

Ini temuan yang paling bikin kaget pemiliknya. Perlengkapan rumah cuma nyumbang 15 persen dari HPP setahun, tapi nyerap 29 persen dari modal persediaan. Barangnya nginep rata-rata 69 hari, tiga kali lebih lama dari sembako.

Uang sekitar Rp 51 juta duduk di kategori yang paling lambat muter. Kalau lama simpannya bisa ditekan ke 45 hari, ada sekitar Rp 18 juta yang bebas buat nambah stok sembako yang muter 15,8 kali setahun.

Keputusan yang diambil sederhana: jumlah beli untuk lima item perlengkapan rumah paling lambat dipotong setengah selama dua bulan, tanpa nambah modal baru sama sekali.

Gimana cara pecah perputaran per kategori di spreadsheet?

Pakai SUMIFS buat narik HPP dan nilai persediaan per kategori, lalu hitung rasionya di kolom sebelahnya. Cara ini jalan selama data transaksimu punya kolom kategori.

Anggap sheet transaksi punya kolom kategori di B dan HPP di D, sementara daftar kategori kamu tulis di kolom G sheet ringkasan:

=SUMIFS(Transaksi!$D:$D, Transaksi!$B:$B, $G2)

Lakukan hal yang sama buat nilai persediaan awal dan akhir dari sheet stok opname. Setelah dua kolom itu terisi, rasionya tinggal pembagian biasa:

=H2/AVERAGE(I2:J2)

Kolom lama simpan pakai =365/K2. Sekarang kamu punya satu tabel kecil yang langsung nunjukin kategori mana yang paling lambat.

Cara lain yang lebih cepat kalau datamu udah rapi: pakai pivot table dengan kategori di baris, HPP dan nilai persediaan di area nilai. Langkahnya ada di panduan pivot table Excel.

Struktur kolom yang bikin dua cara ini gampang aku bahas di template stok barang Excel.

Kesalahan umum waktu hitung perputaran persediaan

Pakai omzet, bukan HPP. Ini kesalahan nomor satu. Omzet udah termasuk margin, jadi angka perputaranmu kelihatan jauh lebih bagus dari kenyataan.

Ambil persediaan dari satu titik waktu doang. Nilai stok di 31 Desember sering nggak mewakili kondisi setahun. Pakai rata-rata, minimal dari awal dan akhir periode.

Nyampur periode. HPP setahun dibagi persediaan rata-rata bulanan bikin hasilnya nggak berarti. Samain dulu jendela waktunya.

Berhenti di angka total. Perputaran total nyembunyiin kategori bermasalah. Contoh toko_berkah di atas kelihatan sehat sampai dipecah per kategori.

Ngejar angka setinggi mungkin. Perputaran naik gara-gara sering kehabisan stok itu bukan perbaikan. Cek juga berapa kali barang kosong waktu ada pembeli.

FAQ

Apa rumus perputaran persediaan?

Harga pokok penjualan dibagi rata-rata persediaan. Rata-rata persediaan didapat dari persediaan awal ditambah persediaan akhir lalu dibagi dua. Pakai HPP, bukan omzet, soalnya nilai persediaan dicatat pakai harga beli. Kalau dicampur, angka perputaranmu bakal kelihatan lebih tinggi dari kondisi sebenernya.

Berapa nilai perputaran persediaan yang bagus?

Tergantung jenis barangnya. Toko sembako wajar di angka belasan sampai puluhan kali per tahun, sementara toko furnitur sehat di angka 3 sampai 5 kali. Yang lebih berguna adalah bandingin angkamu dengan periode sebelumnya dan antar kategori di toko yang sama. Tren yang turun itu sinyal stok mulai numpuk.

Apa bedanya inventory turnover sama days inventory outstanding?

Dua-duanya ngukur hal yang sama dari sisi berbeda. Turnover ngasih tahu berapa kali stok habis dalam setahun, sementara DIO ngasih tahu berapa hari rata-rata satu barang nginep sebelum kejual. Konversinya tinggal bagi 365 dengan angka turnover. Turnover 10,5 kali sama dengan nginep sekitar 35 hari.

Gimana cara hitung perputaran per kategori barang?

Pisahkan HPP dan nilai persediaan per kategori pakai SUMIFS, baru hitung rasionya di tiap baris kategori. Cara ini yang paling sering nemu masalah tersembunyi, soalnya angka total sering nutupin kategori yang lambat. Alternatifnya pakai pivot table dengan kategori di baris dan dua kolom nilai di area values.

Data apa aja yang aku butuhin?

Cukup tiga angka: HPP selama periode, nilai persediaan awal, dan nilai persediaan akhir. Semuanya pakai harga beli. Kalau kamu punya catatan stok opname bulanan, pakai rata-rata dari 12 titik itu supaya hasilnya nggak ketarik kondisi satu hari tertentu.

Hitung punyamu minggu ini

Tiga hal yang perlu kamu bawa:

  • Perputaran persediaan = HPP dibagi rata-rata persediaan, pakai harga beli di dua-duanya.
  • Ubah ke hari pakai 365 dibagi rasio, biar lebih gampang dipakai buat keputusan beli.
  • Pecah per kategori, soalnya angka total hampir selalu nutupin kategori yang lambat.

Buka catatan stokmu, ambil tiga angka itu, dan hitung perputaran tokomu sore ini. Kalau ketemu kategori dengan lama simpan dua kali lipat dari yang lain, kamu baru nemu modal yang selama ini nganggur.

Buat referensi rumus resmi, cek dokumentasi fungsi AVERAGE dari Microsoft. Lanjut baca rumus SUMPRODUCT kalau kamu mau hitung nilai persediaan langsung dari kolom jumlah dan harga.

Coba Langsung

Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis

Latihan interaktif, langsung di browser.

Buka NgulikSQL →
Bagikan:
Bima
Ditulis oleh

Bima

Founder & Data Professional

Founder Ngulik Data. Passionate about making data analysis accessible for everyone.

Artikel terkait

INDEX MATCH Google Sheets: Lookup Lebih Fleksibel dari VLOOKUP (2026)
Tutorial Excel & Sheets
19 Juli 2026•9 menit baca

INDEX MATCH Google Sheets: Lookup Lebih Fleksibel dari VLOOKUP (2026)

INDEX MATCH gabung dua fungsi buat lookup yang bisa nyari ke kiri dan nggak gampang rusak. Ini alasan banyak analis pindah dari VLOOKUP.

BimaBima
SUMPRODUCT Google Sheets: Hitung Berbobot Tanpa Ribet (2026)
Tutorial Excel & Sheets
18 Juli 2026•8 menit baca

SUMPRODUCT Google Sheets: Hitung Berbobot Tanpa Ribet (2026)

SUMPRODUCT ngaliin dua kolom atau lebih baris per baris, terus jumlahin hasilnya. Cocok buat total qty kali harga sampai hitungan bersyarat.

BimaBima
REGEXMATCH Google Sheets: Cek Kecocokan Pola Teks (2026)
Tutorial Excel & Sheets
17 Juli 2026•8 menit baca

REGEXMATCH Google Sheets: Cek Kecocokan Pola Teks (2026)

REGEXMATCH ngecek apakah teks cocok sama pola tertentu dan balikin TRUE atau FALSE. Cocok buat validasi nomor HP, email, sampai filter data berantakan.

BimaBima
Kembali ke Blog
Ngulik Data logoNgulik Data

Platform edukasi data lengkap untuk professionals Indonesia. Belajar SQL, Data Analysis, dan lebih banyak lagi dengan praktek langsung dan feedback real-time.

© 2026 Ngulik Data. Semua hak dilindungi.

TAUTAN
BantuanHargaDatasetBlogAfiliasi
LEGAL
Syarat & KetentuanKebijakan Privasi
Ngulik Data
DatasetLeaderboardBlogStore