TL;DR
Rumus WORKDAY Excel menghitung tanggal yang jatuh sejumlah hari kerja setelah atau sebelum tanggal awal, dengan otomatis melewati Sabtu, Minggu, dan hari libur. Sintaksnya =WORKDAY(start_date, days, holidays). Pakai WORKDAY.INTL kalau usahamu buka Sabtu atau punya jadwal libur mingguan yang beda.
Rumus WORKDAY Excel menghitung tanggal yang jatuh sejumlah hari kerja setelah atau sebelum tanggal awal, dengan otomatis melewati Sabtu, Minggu, dan hari libur yang kamu daftarin. Cocok banget buat cari tanggal jatuh tempo, deadline proyek, atau estimasi pengiriman.
Masalahnya klasik: kamu janji barang sampai dalam 5 hari kerja. Tapi kalau dihitung manual, weekend dan tanggal merah bikin kamu gampang salah.
Di sini kita bahas WORKDAY dan versinya yang lebih fleksibel, WORKDAY.INTL. Contohnya pakai jadwal pengiriman toko.
WORKDAY adalah fungsi tanggal yang ngasih tanggal hasil setelah menambah atau mengurangi sejumlah hari kerja. Excel otomatis nge-skip Sabtu dan Minggu. Kalau kamu kasih daftar hari libur, tanggal itu juga dilewati. Hasilnya tanggal kerja beneran, bukan sekadar tanggal awal plus sekian.
Bedanya sama nambah tanggal biasa: A1+5 nambah 5 hari kalender, termasuk weekend. WORKDAY(A1, 5) nambah 5 hari kerja dan lompatin weekend.
Sintaksnya: =WORKDAY(start_date, days, [holidays]). start_date tanggal mulai, days jumlah hari kerja (positif buat maju, negatif buat mundur), dan holidays range tanggal libur yang opsional.
' Order masuk 5 Agustus 2026, proses 5 hari kerja
=WORKDAY("2026-08-05", 5)
' Hasil: 12 Agustus 2026 (lompatin Sabtu & Minggu)
5 Agustus 2026 itu hari Rabu. Tambah 5 hari kerja: Kamis, Jumat, lalu lompat weekend, lanjut Senin, Selasa, Rabu. Ketemu 12 Agustus.
' Dengan daftar hari libur di range F2:F5
=WORKDAY("2026-08-05", 5, F2:F5)
Kalau salah satu tanggal di F2:F5 jatuh di antara rentang itu, Excel bakal lompatin juga. Jadi hasilnya mundur sesuai jumlah libur.
WORKDAY menganggap akhir pekan itu selalu Sabtu dan Minggu. WORKDAY.INTL ngasih kamu kebebasan atur hari mana yang dianggap libur mingguan. Berguna kalau tokomu tetap buka Sabtu dan cuma tutup Minggu, atau libur di hari lain.
' Weekend cuma hari Minggu (kode 11)
=WORKDAY.INTL("2026-08-05", 5, 11, F2:F5)
| Kode weekend | Hari libur mingguan |
|---|---|
| 1 (default) | Sabtu & Minggu |
| 11 | Minggu saja |
| 12 | Senin saja |
| "0000011" | Sabtu & Minggu (pola custom) |
Kode custom pakai 7 angka 0 dan 1, mulai dari Senin sampai Minggu. Angka 1 artinya libur. Jadi "0000011" berarti Sabtu dan Minggu libur.
toko_berkah jual sembako grosir dan janji kirim dalam 3 hari kerja. Mereka buka Senin sampai Sabtu, tutup cuma Minggu. Ada juga libur nasional 17 Agustus.
' Kolom A: tanggal order, kolom H2: 2026-08-17 (libur)
' Weekend Minggu saja (kode 11)
=WORKDAY.INTL(A2, 3, 11, $H$2)
Dari dataset ngulikdata, dari 120 order di bulan Agustus, ada 14 order yang tanggal kirimnya mundur sehari gara-gara nyangkut di libur 17 Agustus. Kalau dihitung pakai tanggal kalender biasa, 14 order itu bakal telat dari janji dan bikin komplain. WORKDAY.INTL nutup celah ini otomatis.
Buat operasional, ini bikin janji ke pelanggan jadi realistis. Kamu gak lagi asal tambah 3 hari.
WORKDAY.INTL kode 11 biar Sabtu ikut dihitung.WORKDAY(A1, 0) ngembaliin tanggal awal apa adanya kalau dia hari kerja. Kalau butuh mundur, pakai angka negatif.Kalau mau hitung berapa hari kerja di antara dua tanggal (bukan cari tanggalnya), pakai fungsi lain yaitu NETWORKDAYS. Itu pasangan alami dari WORKDAY.
WORKDAY nyari tanggal setelah sejumlah hari kerja dari tanggal awal. NETWORKDAYS ngitung jumlah hari kerja di antara dua tanggal yang udah kamu punya. Pakai WORKDAY kalau mau cari tanggal jatuh tempo. Pakai NETWORKDAYS kalau mau hitung durasi kerja, misalnya berapa hari kerja proyek berjalan.
Taruh semua tanggal libur di satu kolom, misalnya F2 sampai F10, lalu rujuk range itu di argumen ketiga: =WORKDAY(A2, 5, F2:F10). Excel bakal lompatin semua tanggal di range itu. Kunci pakai tanda dolar jadi $F$2:$F$10 kalau rumusnya mau ditarik ke bawah, biar rangenya gak geser.
Karena Excel nyimpen tanggal sebagai angka serial dan format selnya masih General atau Number. Angka kayak 46246 itu sebenernya tanggal. Blok selnya, buka Format Cells, lalu pilih kategori Date. Hasilnya langsung berubah jadi tanggal yang kebaca. Rumusnya sendiri udah benar.
Bisa. Kasih angka negatif di argumen days. Misalnya =WORKDAY("2026-08-20", -5) nyari tanggal 5 hari kerja sebelum 20 Agustus. Berguna buat nentuin kapan harus mulai kerja biar deadline kekejar. Weekend dan hari libur tetap dilompatin sama seperti hitungan maju.
WORKDAY biasa selalu anggap Sabtu dan Minggu sebagai libur. Kalau usahamu buka Sabtu, fungsi ini bakal salah hitung. Pakai WORKDAY.INTL dengan kode 11 supaya cuma Minggu yang dihitung libur. Kamu juga bisa bikin pola custom tujuh digit buat atur hari libur mingguan sesuai jadwal aslimu.
Rekap: WORKDAY cari tanggal setelah sejumlah hari kerja dan otomatis lompatin weekend. Tambahin daftar libur biar akurat, dan pakai WORKDAY.INTL kalau jadwal usahamu beda dari Senin sampai Jumat.
Coba pasang rumus ini di sheet order kamu. Janji tanggal ke pelanggan bakal jauh lebih rapi.
Mau ngulik rumus tanggal lain? Baca cara tambah bulan ke tanggal pakai EDATE dan cara hitung selisih tanggal pakai DATEDIF. Detail fungsinya ada di halaman fungsi WORKDAY dan halaman fungsi NETWORKDAYS. Dokumentasi resmi ada di dukungan Microsoft untuk fungsi WORKDAY.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
SUMIFS ribet kalau kriterianya banyak dan sering ganti. Rumus database Excel kayak DSUM baca kriteria dari sel terpisah, jadi kamu tinggal ubah tabel kecil tanpa nyentuh rumus.
DATEDIF ngasih umur bulat, tapi kadang kamu butuh angka desimal kayak 27,6 tahun buat hitung masa kerja atau bunga. YEARFRAC ngasih pecahan tahun dengan presisi.
Cara pakai rumus EDATE Excel buat menambah atau mengurangi bulan dari sebuah tanggal. Cocok buat jatuh tempo, tanggal kedaluwarsa, dan jadwal cicilan UMKM.