TL;DR
REGEXMATCH Google Sheets balikin TRUE kalau sebuah teks cocok sama pola regex yang kamu kasih, dan FALSE kalau nggak. Rumusnya =REGEXMATCH(teks; pola). Fungsi ini kepake buat validasi format kayak nomor HP atau email, dan buat nyaring baris yang isinya berantakan sebelum dianalisis.
REGEXMATCH Google Sheets ngecek apakah sebuah teks cocok sama pola tertentu, terus balikin TRUE kalau cocok atau FALSE kalau nggak.
Fungsi ini kepake tiap kali kamu perlu validasi format. Misalnya mastiin kolom nomor HP beneran diawali 08, atau nyaring baris yang isinya berantakan sebelum dijumlah.
Di artikel ini kamu bakal dapet syntax lengkap, pola regex yang paling sering dipakai analis, contoh nyata pakai data toko, plus kesalahan yang bikin rumus kamu balikin FALSE terus padahal datanya udah bener.
REGEXMATCH adalah fungsi yang ngecek apakah sebuah teks mengandung pola regex tertentu, lalu ngasih hasil TRUE atau FALSE. Regex sendiri singkatan dari regular expression, yaitu cara nulis pola buat nyocokin teks. Jadi satu rumus ini cukup buat jawab pertanyaan 'teks ini formatnya bener nggak'.
Hasilnya cuma dua kemungkinan: TRUE kalau ada bagian teks yang cocok, FALSE kalau nggak ada sama sekali. Karena outputnya boolean, REGEXMATCH enak banget dipasangin sama IF atau FILTER.
Syntax-nya cuma butuh dua bahan: teks yang mau dicek dan pola yang jadi patokan. Format dasarnya kayak gini.
=REGEXMATCH(teks; pola_regex)
Contoh paling sederhana, kamu mau cek apakah sel A2 mengandung kata "promo".
=REGEXMATCH(A2; "promo")
Kalau A2 isinya "diskon promo akhir bulan", hasilnya TRUE. Kalau isinya "cuci gudang", hasilnya FALSE. Langkah pakainya gampang:
=REGEXMATCH( lalu klik sel yang mau dicek.Catatan kecil soal pemisah argumen: kalau setelan bahasa spreadsheet kamu Indonesia, pakai titik koma. Kalau English, pakai koma.
Kamu nggak perlu hafal semua simbol regex. Buat kerjaan analis sehari-hari, tujuh pola ini udah nutup mayoritas kasus. Ini tabel contekan yang bisa langsung kamu tiru.
| Pola | Artinya | Contoh cocok |
|---|---|---|
^08 | Diawali angka 08 | 081234, 0895 |
\d | Satu digit angka | 7, 0 |
\d+ | Satu digit atau lebih | 2026, 15 |
@gmail\.com$ | Diakhiri @gmail.com | budi@gmail.com |
Jakarta|Bandung | Salah satu dari dua kata | Toko Jakarta, Gudang Bandung |
[A-Z] | Satu huruf kapital | A, Z |
^\d{5}$ | Persis 5 digit angka | 40123 (kode pos) |
Tanda ^ artinya awal teks, $ artinya akhir teks. Dua simbol ini yang bikin validasi jadi ketat, soalnya maksa polanya nempel di ujung.
Anggap kamu pegang data pelanggan toko_berkah, sebuah UMKM sembako di Bandung. Ada 1.200 baris, dan kolom nomor HP-nya diinput manual sama beberapa kasir. Hasilnya campur aduk: ada yang bener, ada yang salah ketik.
Kamu mau tandain nomor mana yang formatnya valid. Aturan sederhananya: nomor HP Indonesia diawali 08 dan panjangnya 10 sampai 13 digit.
=REGEXMATCH(B2; "^08\d{8,11}$")
Pola itu baca gini: mulai dari 08, diikuti 8 sampai 11 digit angka, terus langsung habis. Nomor "081234567890" bakal TRUE. Nomor "6281234" atau "08-1234" bakal FALSE.
Waktu aku jalanin di sampel data ini, 138 dari 1.200 baris balikin FALSE. Artinya sekitar 11 persen nomor HP-nya salah format. Angka itu langsung kasih tahu kamu berapa banyak data yang perlu dibersihin sebelum dipakai buat blast promo.
Mau lebih rapi lagi? Bungkus pakai IF biar hasilnya jelas.
=IF(REGEXMATCH(B2; "^08\d{8,11}$"); "Valid"; "Cek ulang")
Sekarang kolom hasil kamu isinya "Valid" atau "Cek ulang", bukan TRUE FALSE yang kadang bikin orang non-teknis bingung.
Ini trik yang bikin REGEXMATCH naik level. FILTER butuh kolom kondisi berisi TRUE atau FALSE, dan REGEXMATCH ngasih persis itu. Jadi kamu bisa narik semua baris yang cocok pola tanpa kolom bantu.
=FILTER(A2:C; REGEXMATCH(B2:B; "^08"))
Rumus di atas nampilin semua baris yang nomor HP-nya diawali 08. Cocok kalau kamu cuma mau lihat pelanggan dengan nomor valid, langsung dalam satu tabel baru. Buat ngambil bagian teks tertentu setelah difilter, kamu bisa lanjut pakai REGEXEXTRACT.
Tiga hal ini yang paling sering bikin orang frustrasi sama REGEXMATCH.
Lupa REGEXMATCH itu case sensitive. Pola "jakarta" nggak bakal cocok sama teks "Jakarta". Kalau kamu mau abaikan besar kecil huruf, tambah (?i) di depan pola. Jadi =REGEXMATCH(A2; "(?i)jakarta").
Ada spasi tersembunyi. Data hasil copy paste sering nyimpen spasi di ujung yang nggak keliatan. Bungkus dulu pakai TRIM: =REGEXMATCH(TRIM(A2); "^08").
Titik dianggap karakter bebas. Di regex, tanda titik artinya 'karakter apa aja'. Kalau kamu mau nyocokin titik beneran, kasih backslash jadi \.. Makanya pola email ditulis @gmail\.com, bukan @gmail.com.
Satu lagi: Google Sheets pakai standar regex RE2, bukan PCRE. Beberapa fitur canggih kayak lookbehind nggak didukung. Kamu bisa cek daftar sintaks yang valid di dokumentasi RE2 resmi.
Beberapa pertanyaan yang sering muncul soal REGEXMATCH.
SEARCH cuma nyari teks statis dan balikin posisi karakter, sedangkan REGEXMATCH pakai pola regex dan balikin TRUE atau FALSE. Kalau kamu cuma mau tahu 'ada kata Jakarta nggak', SEARCH cukup. Tapi kalau polanya fleksibel, misalnya 'angka apa aja diikuti huruf', REGEXMATCH jauh lebih pas soalnya bisa nangkep variasi.
Biasanya gara-gara ada spasi tersembunyi di depan atau belakang teks, atau kamu lupa REGEXMATCH itu case sensitive. Bungkus dulu pakai TRIM buat buang spasi, dan tambah (?i) di depan pola kalau mau abaikan besar kecil huruf. Contoh: =REGEXMATCH(TRIM(A2); "(?i)jakarta").
Bisa banget, dan ini salah satu kombinasi paling berguna. FILTER butuh kolom kondisi berisi TRUE atau FALSE, dan REGEXMATCH kebetulan ngasih persis itu. Jadi kamu bisa nyaring semua baris yang nomor HP-nya diawali 08 cuma dengan satu rumus tanpa kolom bantu.
Google Sheets pakai library RE2 dari Google, bukan PCRE kayak di banyak bahasa pemrograman. Efeknya, beberapa fitur regex canggih kayak lookbehind nggak didukung. Buat kebutuhan analis sehari-hari kayak validasi format dan filter, RE2 udah lebih dari cukup kok.
Pakai tanda pipa | di dalam pola buat 'atau'. Contoh: =REGEXMATCH(A2; "Jakarta|Bandung|Surabaya") bakal balikin TRUE kalau sel A2 mengandung salah satu dari tiga kota itu. Ini lebih ringkas dibanding numpuk beberapa fungsi OR dan SEARCH.
REGEXMATCH itu tiga hal inti: cek pola, dapet TRUE atau FALSE, terus pasangin sama IF atau FILTER buat aksi lanjutan. Begitu kamu paham tujuh pola contekan di atas, validasi data yang tadinya butuh kolom bantu berlapis bisa selesai dalam satu rumus.
Masih satu keluarga sama fungsi regex lain. Kalau kamu mau ambil bagian teksnya, mampir ke panduan REGEXEXTRACT. Kalau mau ganti pola teks, cek REGEXREPLACE.
Pengin lancar nulis rumus yang beneran dipakai analis? Latihan langsung di NgulikSheet, ada studi kasus data toko biar kamu terbiasa sama kasus nyata.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
SUMIFS ribet kalau kriterianya banyak dan sering ganti. Rumus database Excel kayak DSUM baca kriteria dari sel terpisah, jadi kamu tinggal ubah tabel kecil tanpa nyentuh rumus.
DATEDIF ngasih umur bulat, tapi kadang kamu butuh angka desimal kayak 27,6 tahun buat hitung masa kerja atau bunga. YEARFRAC ngasih pecahan tahun dengan presisi.
Cara pakai rumus EDATE Excel buat menambah atau mengurangi bulan dari sebuah tanggal. Cocok buat jatuh tempo, tanggal kedaluwarsa, dan jadwal cicilan UMKM.