Platform cloud data warehouse yang memisahkan storage dan compute, memungkinkan skalabilitas independen, berbagi data lintas organisasi, dan analitik SQL berkecepatan tinggi.

Snowflake adalah cloud data warehouse yang dibangun dari awal untuk cloud, dengan arsitektur unik yang memisahkan storage, compute, dan layanan—berbeda dari database konvensional.

Arsitektur Snowflake

Snowflake memiliki tiga lapisan yang benar-benar terpisah:

  1. Cloud Services Layer: Autentikasi, query optimization, metadata management
  2. Query Processing Layer (Virtual Warehouses): Cluster komputasi yang elastis dan independen
  3. Database Storage Layer: Data terkompresi di cloud storage (S3/Azure Blob/GCS)

Fitur Unggulan Snowflake

Separation of Storage and Compute

  • Storage dan compute bisa di-scale secara independen
  • Bisa punya beberapa virtual warehouse (tim berbeda) yang baca data yang sama tanpa interferensi
  • Bayar storage dan compute secara terpisah

Zero-Copy Clone

Buat salinan tabel, schema, atau database tanpa menduplikasi data fisik - snapshot instan.

Time Travel

Akses data historis hingga 90 hari ke belakang untuk recovery atau audit.

Data Sharing

Berbagi data secara langsung dengan partner/pelanggan tanpa ETL, salinan, atau pertukaran file.

Snowflake vs Redshift vs BigQuery

AspekSnowflakeAmazon RedshiftGoogle BigQuery
PricingCompute + Storage terpisahNode-basedPay-per-query
ConcurrencySangat tinggi (multi-cluster)TerbatasSangat tinggi
SetupManaged sepenuhnyaPerlu tuningManaged sepenuhnya
Multi-cloudYa (AWS, Azure, GCP)AWS onlyGCP only
Time Travel0–90 hariTidak ada7 hari (INFORMATION_SCHEMA)
Lanjut Latihan

Udah paham Snowflake? Lanjut latihan SQL dan Excel yuk!

Latihan interaktif, langsung di browser.

Mulai Latihan →