Platform analitik terpadu berbasis cloud yang menggabungkan Apache Spark, SQL, machine learning, dan Delta Lake dalam satu workspace kolaboratif untuk data engineer, analyst, dan data scientist.
Databricks adalah platform Data + AI yang dibangun di atas Apache Spark oleh para pendiri Spark itu sendiri. Databricks menyederhanakan kompleksitas Spark dan menawarkan ekosistem lengkap untuk seluruh workflow data.
Databricks mempopulerkan konsep Lakehouse - arsitektur yang menggabungkan keunggulan Data Lake (storage murah, fleksibel) dan Data Warehouse (performa tinggi, ACID transactions) melalui Delta Lake.
| Aspek | Data Lake | Data Warehouse | Lakehouse (Databricks) |
|---|---|---|---|
| Storage | Murah (S3/ADLS) | Mahal (proprietary) | Murah (S3/ADLS) |
| Format | Parquet, CSV, JSON | Proprietary | Delta Lake (open) |
| ACID | Tidak | Ya | Ya |
| Schema | Schema-on-read | Schema-on-write | Keduanya |
| ML support | Via Spark | Terbatas | Langsung (MLflow) |
Format storage open source dengan ACID transactions, schema enforcement, dan time travel di atas data lake.
Governance layer terpusat untuk data dan AI assets - akses control, lineage, discovery.
SQL warehouse managed untuk analitik dan BI, terhubung ke Tableau/Power BI/Looker.
Platform open source untuk machine learning lifecycle: tracking, packaging, dan deployment model.
Orkestrasi job secara native - alternatif Airflow yang terintegrasi dengan ekosistem Databricks.
Udah paham Databricks? Lanjut latihan SQL dan Excel yuk!
Latihan interaktif, langsung di browser.