Data Security adalah serangkaian tindakan dan kontrol untuk melindungi data dari akses tidak sah, kebocoran, modifikasi, dan penghancuran. Ini tentang memastikan data kamu aman dari ancaman, baik dari luar maupun dalam organisasi.
Data Security adalah praktik melindungi data dari ancaman yang bisa merusak, mencuri, atau mengubahnya secara tidak sah. Kalau Data Privacy bicara tentang hak dan etika, Data Security bicara tentang perlindungan teknis dan operasional.
Bayangkan data kamu kayak uang di dalam brankas. Data Security adalah kombinasi dari: kunci brankas yang kuat, kamera CCTV di ruangan, daftar siapa yang punya akses, dan alarm kalau ada yang coba masuk paksa.
Hampir semua framework Data Security berputar di tiga konsep ini:
| Pilar | Artinya | Contoh Ancaman |
|---|---|---|
| Confidentiality (Kerahasiaan) | Hanya yang berhak bisa akses | Data breach, unauthorized access |
| Integrity (Integritas) | Data nggak boleh diubah tanpa izin | Data corruption, SQL injection |
| Availability (Ketersediaan) | Data harus bisa diakses saat dibutuhkan | DDoS attack, ransomware |
Ketiga pilar ini saling berkaitan. Fokus cuma ke satu pilar saja bisa mengorbankan yang lain.
Di Indonesia, banyak kasus data breach justru terjadi karena misconfiguration: database Elasticsearch atau MongoDB yang port-nya terbuka ke internet tanpa password.
Buat data practitioner, Data Security artinya:
Udah paham Data Security? Lanjut latihan SQL dan Excel yuk!
Latihan interaktif, langsung di browser.