TL;DR
Rumus AVERAGE Excel ngitung rata-rata dari sekumpulan angka, contohnya =AVERAGE(D2:D11). Excel cuma ngitung sel yang isinya angka. Sel kosong dan teks diabaikan, tapi angka 0 tetap ikut dihitung dan narik rata-rata turun. Kalau butuh rata-rata bersyarat, pakai AVERAGEIF untuk satu kriteria atau AVERAGEIFS untuk beberapa kriteria sekaligus.
Rumus AVERAGE di Excel dipakai buat ngitung rata-rata dari sekumpulan angka. Bentuk paling seringnya cuma satu baris: =AVERAGE(D2:D11).
Excel jumlahin semua angka di range itu, terus dibagi jumlah sel yang isinya angka. Selesai.
Kelihatan sepele, tapi rata-rata itu angka yang paling sering nongol di laporan: rata-rata transaksi, rata-rata nilai, rata-rata waktu kirim. Dan paling sering salah dihitung.
AVERAGE adalah fungsi Excel yang ngitung rata-rata aritmatika dari angka di sebuah range. Sintaksnya =AVERAGE(angka1; angka2; ...), tapi praktiknya kamu hampir selalu nulis =AVERAGE(D2:D11). Excel cuma ngitung sel yang isinya angka. Teks dan sel kosong dilewati. Sel yang isinya angka 0 tetap ikut dihitung.
Kalau kamu pakai Excel versi Indonesia atau regional setting koma, pemisah argumennya titik koma (;). Di setting English, pakai koma (,). Rumusnya sama, cuma pemisahnya yang beda.
Detail argumennya bisa kamu cek di dokumentasi resmi Microsoft untuk fungsi AVERAGE.
=AVERAGE(D2:D11.=AVERAGE(D2:D11)
Kalau angkanya nyebar di beberapa tempat, kamu bisa gabung beberapa range sekaligus.
=AVERAGE(D2:D11; F2:F11; H5)
Satu hal yang bikin AVERAGE beda dari nulis =SUM(D2:D11)/10 secara manual: penyebutnya ngikutin jumlah sel berisi angka, bukan jumlah baris. Kalau ada 2 sel kosong, AVERAGE bagi 8, bukan 10. Ini bagus, asal kamu sadar.
Empat fungsi ini sering ketuker. Ini bedanya dalam satu tabel.
| Fungsi | Dipakai buat | Contoh |
|---|---|---|
| AVERAGE | Rata-rata semua angka di range | =AVERAGE(D2:D11) |
| AVERAGEA | Sama, tapi teks dianggap 0 dan TRUE dianggap 1 | =AVERAGEA(D2:D11) |
| AVERAGEIF | Rata-rata dengan 1 kriteria | =AVERAGEIF(C2:C11;"Minuman";D2:D11) |
| AVERAGEIFS | Rata-rata dengan 2 kriteria atau lebih | =AVERAGEIFS(D2:D11;C2:C11;"Minuman";B2:B11;"Bandung") |
AVERAGEA itu jebakan. Kalau di kolom omzet ada sel yang diisi tanda strip atau tulisan "belum masuk", AVERAGEA nganggep itu nol dan rata-rata kamu langsung anjlok. Buat data penjualan, pakai AVERAGE.
AVERAGEIF ngitung rata-rata cuma dari baris yang lolos satu kriteria. Urutan argumennya: range kriteria dulu, kriterianya, baru range angka yang mau dirata-ratain.
=AVERAGEIF(range_kriteria; kriteria; range_angka)
Rata-rata omzet khusus kategori Minuman:
=AVERAGEIF(C2:C11; "Minuman"; D2:D11)
Kriteria juga bisa berupa operator, dan operatornya harus dibungkus tanda kutip.
=AVERAGEIF(D2:D11; ">50000")
Perhatiin: waktu range kriteria dan range angkanya sama persis, argumen ketiganya boleh dihapus. Rumus di atas ngitung rata-rata dari transaksi yang nilainya di atas 50.000 doang.
Ini trik yang sering aku pakai buat rata-rata penjualan harian: =AVERAGEIF(D2:D32;">0"). Hari libur yang omzetnya nol nggak ikut narik rata-rata turun.
AVERAGEIFS urutan argumennya kebalik dari AVERAGEIF: range angka duluan, baru pasangan kriteria.
=AVERAGEIFS(range_angka; range_kriteria1; kriteria1; range_kriteria2; kriteria2; ...)
Rata-rata transaksi Minuman di Bandung doang:
=AVERAGEIFS(D2:D11; C2:C11; "Minuman"; B2:B11; "Bandung")
Semua kriteria harus kepenuhan bareng. Baris yang cuma lolos satu syarat nggak ikut dihitung.
Kalau kamu udah nyaman sama COUNTIF dan SUM, pola argumen AVERAGEIFS bakal kerasa familiar, persis kayak SUMIFS.
Ini 10 transaksi Januari 2026 dari dataset toko_berkah yang dipakai di kelas Ngulik Data. Kolom A tanggal, B kota, C kategori, D total.
| Tanggal | Kota | Kategori | Total (Rp) |
|---|---|---|---|
| 03/01/2026 | Bandung | Minuman | 30.000 |
| 05/01/2026 | Bandung | Makanan | 45.000 |
| 07/01/2026 | Surabaya | Minuman | 45.000 |
| 09/01/2026 | Surabaya | Sembako | 120.000 |
| 12/01/2026 | Medan | Makanan | 90.000 |
| 15/01/2026 | Bandung | Sembako | 120.000 |
| 18/01/2026 | Medan | Minuman | 60.000 |
| 21/01/2026 | Surabaya | Makanan | 45.000 |
| 25/01/2026 | Bandung | Minuman | 30.000 |
| 28/01/2026 | Medan | Sembako | 120.000 |
Rata-rata keseluruhan:
=AVERAGE(D2:D11) → 70.500
Rata-rata per kategori:
=AVERAGEIF(C2:C11; "Minuman"; D2:D11) → 41.250
=AVERAGEIF(C2:C11; "Makanan"; D2:D11) → 60.000
=AVERAGEIF(C2:C11; "Sembako"; D2:D11) → 120.000
Nah, ini bagian yang menarik. Angka 70.500 itu terlihat sehat kalau dilaporin sendirian.
Tapi cuma 3 dari 10 transaksi yang kategori Sembako, dan tiga-tiganya 120.000. Keluarin Sembako, rata-ratanya jatuh ke 49.286.
Tiga transaksi Sembako narik rata-rata toko_berkah naik 43%, dari 49.286 jadi 70.500. Kalau kamu pasang target harian dari angka 70.500, kamu lagi ngejar rata-rata yang dibentuk 30% data.
Ini kenapa rata-rata jarang cukup dilaporin sendirian. Pasangin sama median atau breakdown per kategori.
$D$2:$D$11 biar range-nya nggak geser.Yang terakhir ini paling sering bikin laporan kacau diam-diam. Rumus baris pertama bener, baris kelima udah ngambil range yang geser 4 baris ke bawah.
AVERAGE cuma ngitung sel yang isinya angka. AVERAGEA ikut ngitung teks dan nilai logika: teks dianggap 0, TRUE dianggap 1. Jadi kalau di range kamu ada sel berisi "N/A", AVERAGEA nganggep itu nol dan narik rata-rata turun. Buat laporan penjualan, hampir selalu AVERAGE yang kamu mau.
Error ini muncul kalau nggak ada satu pun sel angka di range yang kamu pilih. Paling sering kejadian di AVERAGEIF waktu kriterianya nggak ketemu, misal kamu cari kategori "Snack" padahal datanya cuma Minuman, Makanan, dan Sembako. Bungkus pakai IFERROR kalau mau nampilin 0.
Pakai =AVERAGEIF(D2:D11;">0"). Kriterianya ditulis sebagai teks dalam tanda kutip. Cara ini standar buat rata-rata penjualan harian, soalnya hari tutup yang omzetnya nol bikin rata-rata kelihatan lebih jelek dari kenyataannya.
Bisa, sintaksnya sama persis. AVERAGE, AVERAGEIF, dan AVERAGEIFS semuanya ada di Google Sheets. Bedanya cuma pemisah argumen, Sheets pakai koma, sementara Excel versi Indonesia biasanya titik koma.
=AVERAGE(D2:D11) ngitung rata-rata dari sel berisi angka doang. Kosong dilewati, nol dihitung.Mau latihan langsung tanpa install apa-apa? Coba modul rumus dasar di halaman fungsi AVERAGE, ada contoh interaktifnya di situ.
Lanjut belajar: Rumus MAX dan MIN Excel buat nyari nilai tertinggi dan terendah dari data yang sama.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
Cara pakai rumus FV dan PV Excel buat hitung nilai uang di masa depan dan sekarang. Lengkap dengan contoh tabungan dan target modal UMKM.
Investasi kelihatan untung di atas kertas, tapi nilai uang berubah tiap tahun. NPV dan IRR Excel bantu kamu nilai apakah proyek beneran layak, bukan cuma kelihatan untung.
Sebelum ambil pinjaman, kamu bisa hitung sendiri cicilan bulanannya pakai satu rumus. Ini cara PMT Excel bekerja, lengkap dengan contoh modal usaha dan jebakan bunga tahunan.