IFS
Logika & KondisiCek beberapa kondisi berurutan tanpa nested IF.
Soal-soal (3)
Fungsi IFS
Bu Guru mau kasih grade huruf ke siswa: A (>=85), B (>=70), C (>=60), D (>=50), E (<50). Isi Grade (C2 sampai C6) dengan formula IFS buat grading multi-tier. IFS lebih bersih dari nested IF kalau ada banyak kondisi berurutan.
Fungsi IFS — Hitung Ongkos Kirim Berdasarkan Berat
Toko online lagi hitung ongkos kirim otomatis berdasarkan berat paket. Aturan: ≤1 kg → Rp 12.000, ≤3 kg → Rp 18.000, ≤5 kg → Rp 25.000, >5 kg → Rp 35.000. Isi kolom Ongkir (Rp) (C2 sampai C7) dengan formula IFS berdasarkan berat di kolom Berat (kg). IFS lebih clean dari nested IF untuk 4+ tier tarif. Perhatikan urutan kondisi: cek dari threshold terendah ke tertinggi supaya kondisi yang lebih ketat tidak tertangkap duluan.
Fungsi IFS — Rating Performa Berdasarkan Capaian Target
Tim HRD lagi generate rating performa karyawan berdasarkan persentase capaian target. Aturan: ≥100% → "Excellent", ≥85% → "Good", ≥70% → "Average", ≥50% → "Below Average", <50% → "Poor". Isi kolom Rating Performa (C2 sampai C7) dengan formula IFS berdasarkan nilai di kolom Capaian Target (%). IFS jauh lebih bersih dibanding nested IF untuk 5 tier. Perhatikan urutan: cek dari threshold tertinggi ke terendah supaya kondisi yang lebih ketat menang duluan.