Logical

IFS

Microsoft ExcelMicrosoft Excel

Mengevaluasi BEBERAPA kondisi secara berurutan dan mengembalikan nilai untuk kondisi pertama yang TRUE. Alternatif bersih dari nested IF.

Tipe hasil: any

Syntax

IFS(logical_test1, value_if_true1, [logical_test2, value_if_true2], ...)

Parameter

logical_test1boolean/expressionwajib

Kondisi pertama yang dievaluasi

value_if_true1anywajib

Nilai jika kondisi pertama TRUE

logical_test2, value_if_true2, ...boolean/anyopsional

Pasangan kondisi dan nilai tambahan (hingga 127 pasang)

Catatan

  • Tersedia sejak Excel 2019 dan Excel 365 — tidak ada di Excel 2016 ke bawah
  • Jika tidak ada kondisi yang TRUE dan tidak ada default (TRUE, nilai), hasilnya #N/A
  • Gunakan TRUE sebagai kondisi terakhir sebagai 'else' default
  • Lebih mudah dibaca dari nested IF, tapi SWITCH lebih baik untuk kondisi equality check

Contoh Penggunaan

Grade nilai dengan IFS

1=IFS(B2>=90,"A", B2>=80,"B", B2>=70,"C", B2>=60,"D", TRUE,"E")

Lebih mudah dibaca dari nested IF. TRUE sebagai kondisi terakhir adalah 'default' jika tidak ada yang cocok

Hasil
Grade A, B, C, D, atau E

Kategori usia

1=IFS(A2<18,"Anak", A2<30,"Muda", A2<60,"Dewasa", TRUE,"Senior")

Kategorisasi usia dengan IFS — kondisi dievaluasi urut dari atas

Hasil
Kategori usia

Status stok

1=IFS(C2=0,"Habis", C2<=10,"Kritis", C2<=50,"Rendah", TRUE,"Aman")

Status stok produk berdasarkan jumlah — lebih bersih dari nested IF

Hasil
"Habis", "Kritis", "Rendah", atau "Aman"

Pertanyaan Umum tentang IFS

Apa itu fungsi IFS di Microsoft Excel?
Mengevaluasi BEBERAPA kondisi secara berurutan dan mengembalikan nilai untuk kondisi pertama yang TRUE. Alternatif bersih dari nested IF. Di Microsoft Excel, fungsi IFS termasuk dalam kelompok fungsi yang sering digunakan untuk mengolah dan menganalisis data secara efisien. Tersedia sejak Excel 2019 dan Excel 365 — tidak ada di Excel 2016 ke bawah.
Bagaimana cara menggunakan IFS di Microsoft Excel?
Gunakan sintaks berikut: IFS(logical_test1, value_if_true1, [logical_test2, value_if_true2], ...). Jika tidak ada kondisi yang TRUE dan tidak ada default (TRUE, nilai), hasilnya #N/A. Gunakan TRUE sebagai kondisi terakhir sebagai 'else' default.
Apa nilai yang dikembalikan oleh fungsi IFS?
Fungsi IFS mengembalikan nilai bertipe any. Pastikan tipe data hasil sudah sesuai dengan kebutuhan query atau formula kamu. Jika input mengandung nilai NULL, perilaku fungsi dapat berbeda — selalu periksa dokumentasi untuk memastikan hasilnya sesuai ekspektasi.
Apa yang perlu diperhatikan saat menggunakan IFS?
Lebih mudah dibaca dari nested IF, tapi SWITCH lebih baik untuk kondisi equality check. Memahami batasan dan perilaku fungsi ini akan membantu kamu menghindari kesalahan umum dalam analisis data.
Apa saja parameter fungsi IFS?
Fungsi ini memiliki 2 parameter wajib dan 1 parameter opsional. Parameter yang digunakan: logical_test1 (boolean/expression, wajib): Kondisi pertama yang dievaluasi; value_if_true1 (any, wajib): Nilai jika kondisi pertama TRUE; logical_test2, value_if_true2, ... (boolean/any, opsional): Pasangan kondisi dan nilai tambahan (hingga 127 pasang).

Latihan terkait

Praktikkan IFS dengan soal interaktif:

Fungsi terkait

Di platform lain