Database yang menyimpan data dalam bentuk tabel dengan baris dan kolom, dan antar tabel bisa dihubungkan lewat foreign key. Ini fondasi hampir semua sistem informasi dan dipake bareng SQL.
Relational database (atau database relasional) adalah sistem penyimpanan data yang mengorganisir data ke dalam tabel, mirip spreadsheet, tapi jauh lebih terstruktur dan powerful. Setiap tabel punya kolom (field) yang mendefinisikan jenis data, dan baris (record) yang isinya data aktual.
Yang bikin relational database beda dari sekadar spreadsheet adalah kemampuannya menghubungkan antar tabel lewat relasi. Hubungan ini dibuat dengan primary key dan foreign key, dua konsep yang bikin kamu bisa query data dari banyak tabel sekaligus tanpa duplikat data di mana-mana.
Bayangin kamu punya data pelanggan dan data order. Daripada nulis ulang nama dan alamat pelanggan di setiap baris order (yang bikin data redundan), kamu cukup simpan pelanggan_id di tabel order. Relational database bakal tau cara "nyambungin" keduanya saat kamu butuh.
| Komponen | Fungsi |
|---|---|
| Table | Unit penyimpanan data, berisi baris dan kolom |
| Primary Key | Identifier unik setiap baris dalam satu tabel |
| Foreign Key | Kolom yang mereferensikan primary key tabel lain |
| Schema | Definisi struktur tabel: nama kolom, tipe data, constraint |
| Index | Struktur pembantu untuk mempercepat pencarian |
Meskipun udah puluhan tahun, relational database tetap jadi tulang punggung sistem informasi karena beberapa alasan:
Hampir semua sistem berbasis database pakai relational database: aplikasi e-commerce (Tokopedia, Bukalapak), sistem perbankan, HRIS perusahaan, sampai sistem kasir minimarket. Kalau kamu nulis SQL, berarti kamu lagi kerja sama relational database.
Udah paham Relational Database? Lanjut latihan SQL dan Excel yuk!
Latihan interaktif, langsung di browser.