Platform Business Intelligence modern dari Google Cloud yang menggunakan LookML sebagai semantic layer untuk mendefinisikan metrik bisnis sekali dan menggunakannya di seluruh laporan secara konsisten.
Looker adalah platform BI dan analitik data yang berbeda dari Tableau atau Power BI - keunggulan utamanya adalah LookML, bahasa pemodelan data yang menciptakan semantic layer terpusat di atas database.
LookML (Looker Modeling Language) adalah bahasa deklaratif untuk mendefinisikan hubungan antar tabel, metrik bisnis, dan dimensi di satu tempat. Ketika business user membuat laporan di Looker, mereka memakai definisi yang sudah divalidasi oleh data team.
Manfaat LookML:
Database (BigQuery/Snowflake/Redshift)
↑
LookML Model (semantic layer - definisi metrik, join, filter)
↑
Looker Explore (interface eksplorasi self-service)
↑
Dashboard / Looks (visualisasi final)
↑
Business Users (tanpa menulis SQL)
| Aspek | Looker | Tableau | Power BI |
|---|---|---|---|
| Semantic layer | LookML (terpusat) | Terbatas | DAX measures |
| Self-service | Ya (via Explores) | Ya | Ya |
| Governance | Sangat kuat | Sedang | Sedang |
| Coding | LookML (wajib untuk setup) | Minimal | DAX/M |
| Pemilik | Google Cloud | Salesforce | Microsoft |
| Deployment | Cloud only | Cloud/On-prem | Cloud/On-prem |
Platform Business Intelligence dan visualisasi data terkemuka yang memungkinkan pengguna membuat dashboard dan laporan interaktif secara drag-and-drop, tanpa harus menulis kode.
Platform Business Intelligence dari Microsoft yang memungkinkan pembuatan laporan dan dashboard interaktif dengan integrasi mendalam ke ekosistem Microsoft seperti Excel, Azure, dan SQL Server.
Platform Business Intelligence open-source yang memungkinkan seluruh tim mengeksplorasi data dan membuat dashboard tanpa coding, dengan fitur SQL native untuk pengguna teknis.
Udah paham Looker? Lanjut latihan SQL dan Excel yuk!
Latihan interaktif, langsung di browser.