Deep Learning

Lanjutan

Subset dari Machine Learning yang menggunakan jaringan saraf tiruan berlapis-lapis (neural network) untuk belajar representasi data secara hierarkis dari data besar.

Deep Learning (DL) adalah cabang Machine Learning yang terinspirasi dari cara kerja otak manusia. Model DL menggunakan neural network dengan banyak lapisan tersembunyi untuk secara otomatis mempelajari representasi fitur dari data mentah.

Deep Learning vs Machine Learning

AspekMachine LearningDeep Learning
Feature engineeringManual oleh manusiaOtomatis oleh model
Data yang dibutuhkanRibuan sampelJutaan sampel
HardwareCPU sudah cukupButuh GPU/TPU
InterpretabilitasLebih mudah (tree, linear)Black box, sulit dijelaskan
Performa pada data terstrukturSangat baik (XGBoost)Tidak selalu lebih baik
Performa pada gambar/teks/audioTerbatasState-of-the-art

Arsitektur Deep Learning Utama

CNN (Convolutional Neural Network)

Didesain untuk data spasial seperti gambar:

  • Layer konvolusi untuk mendeteksi fitur lokal (tepi, tekstur, bentuk)
  • Pooling layer untuk reduksi dimensi
  • Use case: klasifikasi gambar, deteksi objek, OCR

RNN (Recurrent Neural Network) & LSTM

Didesain untuk data sekuensial seperti teks dan time series:

  • Memiliki memori internal untuk menyimpan konteks sebelumnya
  • LSTM mengatasi masalah vanishing gradient pada RNN biasa
  • Use case: NLP, prediksi time series, speech recognition

Transformer

Arsitektur modern yang mendominasi NLP:

  • Menggunakan mekanisme attention untuk memahami konteks seluruh sekuens
  • Basis dari BERT, GPT, dan semua LLM modern
Lanjut Latihan

Udah paham Deep Learning? Lanjut latihan SQL dan Excel yuk!

Latihan interaktif, langsung di browser.

Mulai Latihan →