Proses memverifikasi bahwa data di dua sistem atau dua titik waktu yang berbeda konsisten dan sesuai satu sama lain, biasanya dengan membandingkan angka-angka kunci dan menelusuri gap yang ditemukan.
Di dunia akuntansi, rekonsiliasi adalah proses membandingkan laporan bank dengan buku kas perusahaan untuk pastiin angkanya cocok. Kalau ada selisih, investigasi sampai ketemu akar masalahnya.
Data reconciliation adalah konsep yang sama tapi lebih luas: memverifikasi konsistensi data antara dua sistem, dua sumber, atau dua titik waktu. Ini bukan cuma soal angka finansial, tapi bisa untuk data apapun yang perlu konsisten di beberapa tempat sekaligus.
Di perusahaan dengan banyak sistem yang saling berinteraksi, data yang sama sering ada di lebih dari satu tempat. Order yang dibuat di sistem e-commerce masuk ke sistem warehouse, ke sistem finance, ke sistem logistik. Kalau ada bug, latency, atau perubahan yang nggak disinkronkan, tiap sistem bisa punya 'kebenaran' yang berbeda.
Rekonsiliasi adalah cara kita tau apakah semua sistem itu 'sepakat' satu sama lain.
| Tipe | Deskripsi | Contoh |
|---|---|---|
| Cross-system Reconciliation | Bandingkan data di dua sistem berbeda | Jumlah order di platform e-commerce vs di ERP finance |
| Point-in-time Reconciliation | Bandingkan snapshot data di dua waktu berbeda | Report kemarin vs re-run report yang sama hari ini |
| Source-to-target Reconciliation | Verifikasi data setelah ETL atau migrasi | Jumlah baris sebelum dan sesudah migrasi ke Data Warehouse |
| Financial Reconciliation | Khusus angka finansial antara sistem | Settlement dari payment gateway vs pembukuan internal |
Rekonsiliasi biasanya melibatkan beberapa langkah yang berurutan:
Rekonsiliasi makin penting di era modern data stack karena data bergerak melewati banyak layer: ingestion, transformation, serving. Di tiap perpindahan, ada risiko data hilang, terduplikasi, atau berubah nilainya.
Data engineer yang baik pasang reconciliation checks di titik-titik kritis pipeline. Misalnya: pastiin jumlah baris setelah load ke Data Warehouse sama dengan jumlah di sumber, atau total revenue di reporting layer sama dengan di transactional database.
Validation lebih ke 'apakah datanya benar secara individual?', reconciliation lebih ke 'apakah dua versi data ini sepakat?'
Udah paham Data Reconciliation? Lanjut latihan SQL dan Excel yuk!
Latihan interaktif, langsung di browser.