Proses memberikan label atau anotasi pada data mentah supaya model ML bisa belajar dari contoh-contoh yang sudah dikategorikan dengan benar.
Bayangin kamu mau ajarin anak kecil bedain kucing dan anjing. Kamu pasti tunjukin foto satu per satu sambil bilang "ini kucing", "ini anjing". Data Labeling itu persis proses itu: manusia memberikan "jawaban benar" ke tiap contoh data supaya model ML bisa belajar.
Supervised Machine Learning bergantung penuh pada data berlabel. Tanpa label, model nggak tau apa yang harus dipelajari. Data Labeling adalah pekerjaan di balik layar yang sering nggak glamor tapi punya peran besar dalam bikin model ML bisa bekerja.
Bentuk labelingnya berbeda tergantung tipe data dan task-nya:
| Tipe Data | Contoh Task | Contoh Label |
|---|---|---|
| Teks | Klasifikasi sentimen | Positif / Negatif / Netral |
| Teks | Named Entity Recognition | Nama orang, organisasi, lokasi |
| Gambar | Klasifikasi objek | "kucing", "anjing", "burung" |
| Gambar | Object Detection | Bounding box + label kelas |
| Gambar | Segmentasi | Piksel per piksel diberi label |
| Audio | Speech Recognition | Transkripsi teks dari audio |
Biasanya data labeling punya alur seperti ini:
Udah paham Data Labeling? Lanjut latihan SQL dan Excel yuk!
Latihan interaktif, langsung di browser.