Rumus UNIQUE Excel: Ambil Daftar Data Unik Otomatis
TL;DR
UNIQUE adalah rumus Excel yang ngambil daftar nilai unik dari satu range, dengan sintaks =UNIQUE(array, [by_col], [exactly_once]). Beda dari menu Remove Duplicates yang ngerusak data asli, hasil UNIQUE otomatis update tiap ada baris baru. Rumus ini ada di Excel 365, Excel 2021 ke atas, dan Google Sheets.
UNIQUE adalah rumus Excel yang ngambil daftar nilai unik dari satu range, tanpa duplikat, cuma dengan satu formula. Sintaksnya =UNIQUE(array, [by_col], [exactly_once]).
Sebelum ada UNIQUE, orang bikin daftar unik pakai Remove Duplicates. Masalahnya menu itu ngerusak data asli, dan harus kamu jalankan ulang tiap ada baris baru masuk.
UNIQUE beda. Dia rumus, jadi hasilnya hidup — data baru masuk, daftarnya nambah sendiri. Di bawah aku bahas sintaksnya, contoh dari dataset transaksi toko_berkah, kombinasi sama SORT dan FILTER, plus error yang paling sering bikin orang stuck.
Apa itu rumus UNIQUE di Excel?
UNIQUE adalah fungsi dynamic array yang ngembaliin daftar nilai unik dari sebuah range atau array. Duplikat dibuang, urutan aslinya dipertahankan. Hasilnya numpah otomatis (spill) ke sel-sel di bawah atau di samping tanpa kamu perlu copy rumus.
Rumus ini ada di Excel 365, Excel 2021 ke atas, dan Google Sheets. Di Excel 2019 ke bawah, kamu bakal dapat #NAME?.
Sintaksnya
=UNIQUE(array, [by_col], [exactly_once])
| Argumen | Wajib? | Fungsinya |
|---|---|---|
array | Ya | Range atau array yang mau diambil nilai uniknya |
by_col | Nggak | FALSE (default) = bandingin per baris. TRUE = bandingin per kolom |
exactly_once | Nggak | FALSE (default) = ambil semua nilai unik. TRUE = cuma ambil nilai yang munculnya persis sekali |
Dua argumen terakhir jarang kepake. 90% pemakaian UNIQUE cuma butuh argumen pertama.
Gimana cara pakai UNIQUE untuk satu kolom?
Ini kasus paling umum. Kamu punya kolom kota di data transaksi, isinya ratusan baris, dan kamu mau tau ada kota apa aja.
- Klik sel kosong yang punya ruang kosong di bawahnya, misal
F2. - Ketik
=UNIQUE(B2:B500). - Enter. Selesai.
=UNIQUE(B2:B500)
Hasilnya langsung numpah ke bawah dari F2. Kalau ada 12 kota unik, F2 sampai F13 keisi otomatis. Kamu cuma nulis rumus di satu sel.
Perhatiin border tipis di sekeliling hasilnya. Itu namanya spill range — tanda bahwa satu rumus lagi ngisi banyak sel. Klik sel F5, kamu bakal lihat rumusnya abu-abu, gak bisa diedit. Yang bisa diedit cuma sel induknya, F2.
Gimana cara ambil kombinasi unik dari beberapa kolom?
Kasih UNIQUE range yang lebarnya lebih dari satu kolom. UNIQUE bakal bandingin baris secara utuh, bukan per sel.
=UNIQUE(B2:C500)
Kalau B = kota dan C = kategori produk, rumus di atas ngasih daftar pasangan kota-kategori yang beneran pernah ada. "Bandung + Sembako" dan "Bandung + Minuman" dihitung sebagai dua baris berbeda. Tapi "Bandung + Sembako" yang muncul 40 kali cuma keluar sekali.
Hasilnya keluar dua kolom. Pastiin kolom di sebelah kanan juga kosong, kalau nggak kamu kena #SPILL!.
Gimana cara gabungin UNIQUE sama SORT dan FILTER?
UNIQUE sendirian ngasih daftar sesuai urutan kemunculan di data asli. Berantakan buat dibaca. Bungkus pakai SORT biar rapi.
=SORT(UNIQUE(B2:B500))
Sekarang daftar kotanya urut A sampai Z. Baca lebih detail soal rumus SORT dan SORTBY kalau mau ngatur urutannya lebih jauh.
Mau daftar unik tapi cuma dari baris yang memenuhi kondisi tertentu? Taruh FILTER di dalam UNIQUE.
=SORT(UNIQUE(FILTER(B2:B500, D2:D500 > 1000000)))
Rumus itu ngasih daftar kota unik, urut abjad, tapi cuma kota yang pernah punya transaksi di atas Rp1 juta. Tiga rumus, satu sel. Kalau FILTER masih asing, aku bahas terpisah di panduan rumus FILTER Excel.
Contoh kasus: bikin dropdown dinamis dari data toko_berkah
Dataset ngulikdata toko_berkah punya 4.812 baris transaksi UMKM sembako dari Maret 2025 sampai Februari 2026. Kolomnya: tanggal, kota, kategori, produk, qty, total.
Dari 4.812 baris itu, kota uniknya cuma 11 dan produk uniknya 63. Artinya rata-rata satu produk muncul 76 kali. Kamu gak bakal tau angka ini tanpa UNIQUE — scroll manual 4.812 baris itu kerjaan setengah hari.
Sekarang kasus nyatanya. Bos minta dropdown filter kota di sheet laporan, dan tiap bulan ada kota baru yang masuk. Kalau dropdown-nya kamu ketik manual, tiap bulan kamu harus update.
Langkah 1 — di sheet Bantuan, sel A1:
=SORT(UNIQUE(Transaksi!B2:B5000))
Langkah 2 — pilih sel tempat dropdown mau ditaruh, buka Data > Data Validation, pilih List.
Langkah 3 — di kolom Source, ketik referensi spill range pakai tanda pagar:
=Bantuan!$A$1#
Tanda # itu kuncinya. Dia bilang ke Excel: ambil seluruh hasil spill, berapapun panjangnya. Bulan depan ada kota ke-12 masuk, dropdown-nya nambah sendiri. Kamu gak perlu ngapa-ngapain.
Ini yang bikin UNIQUE beda dari Remove Duplicates. Sekali setup, jalan terus.
Kesalahan umum waktu pakai UNIQUE
Error #SPILL! karena sel di bawah keisi
Ini penyebab nomor satu. UNIQUE butuh ruang kosong buat numpahin hasilnya. Ada satu sel keisi di jalur spill, langsung error.
Kadang selnya keliatan kosong padahal isinya spasi. Klik sel yang dicurigai, tekan Delete. Kalau masih error, pilih seluruh kolom di bawah rumus dan Delete sekalian.
Range terlalu pendek
Kamu tulis =UNIQUE(B2:B100) padahal datanya sampai baris 500. Hasilnya cuma dari 99 baris pertama. Data baru di bawah baris 100 gak kebaca.
Solusinya: ubah data kamu jadi Excel Table (Ctrl+T), terus rujuk pakai nama tabelnya. =UNIQUE(Transaksi[Kota]) otomatis ikut kalau tabelnya nambah baris.
Baris kosong ikut kebawa jadi angka 0
Kalau range kamu kelebaran dan nyentuh baris kosong, UNIQUE bakal nganggep kosong itu sebagai satu nilai unik dan nampilinnya sebagai 0. Ganggu banget di dropdown.
Bungkus pakai FILTER buat buang yang kosong:
=SORT(UNIQUE(FILTER(B2:B5000, B2:B5000 <> "")))
Ngira UNIQUE bisa hitung jumlah kemunculan
UNIQUE cuma ngasih daftar, bukan hitungan. Mau tau tiap kota muncul berapa kali? Pasangin sama COUNTIF di kolom sebelahnya.
=COUNTIF($B$2:$B$5000, F2#)
Tanda # di F2# bikin COUNTIF ngikutin panjang hasil UNIQUE. Satu rumus, hasilnya spill sepanjang daftar kota.
Kapan UNIQUE gak usah dipakai
Kalau kamu cuma butuh angka "ada berapa kota unik", gak perlu bikin daftarnya dulu. Bungkus pakai COUNTA:
=COUNTA(UNIQUE(B2:B5000))
Dan kalau data kamu 200 ribu baris, UNIQUE bakal bikin file berat. Untuk data segitu, Pivot Table atau Power Query lebih enteng.
Dokumentasi resmi Microsoft soal fungsi ini ada di halaman UNIQUE function, lengkap sama batasan versinya.
FAQ
Apa bedanya UNIQUE sama Remove Duplicates?
Remove Duplicates itu menu yang menghapus baris duplikat langsung dari data asli kamu. Sekali klik, data lamanya hilang. UNIQUE adalah rumus yang bikin daftar baru di tempat lain, data aslinya aman. Dan karena UNIQUE itu rumus, hasilnya ikut update tiap kamu tambah baris baru. Remove Duplicates harus kamu jalankan ulang tiap kali data berubah.
Kenapa UNIQUE kasih error #SPILL!?
Error #SPILL! muncul kalau sel di bawah rumus kamu udah keisi sesuatu. UNIQUE butuh ruang kosong buat numpahin hasilnya ke bawah. Kalau daftar uniknya ada 18 baris, sel di bawah rumus harus kosong 18 baris. Hapus isi sel yang ngalangin, hasilnya langsung muncul. Kadang penyebabnya cuma satu spasi nyasar di salah satu sel.
UNIQUE ada di Excel 2016 atau 2019?
Gak ada. UNIQUE cuma jalan di Excel 365, Excel 2021, Excel 2024, dan Google Sheets. Di Excel 2016 dan 2019 kamu bakal dapat error #NAME?. Kalau kamu masih di versi lama, alternatifnya pakai menu Remove Duplicates di tab Data, atau Advanced Filter dengan opsi Unique records only. Hasilnya sama, tapi gak auto-update.
Gimana cara ambil kombinasi unik dari dua kolom?
Kasih UNIQUE range yang isinya dua kolom sekaligus, misal =UNIQUE(B2:C500). UNIQUE bakal ngebandingin baris secara utuh, jadi pasangan kota dan produk yang sama persis dihitung sekali. Hasilnya keluar dua kolom juga. Ini yang biasa dipakai buat bikin daftar kombinasi kota-produk yang beneran pernah ada transaksinya.
Bisa gak UNIQUE cuma nampilin data yang muncul sekali doang?
Bisa, pakai argumen ketiga. Tulis =UNIQUE(A2:A500,FALSE,TRUE) dan Excel cuma nampilin nilai yang cuma muncul satu kali di seluruh range. Nilai yang muncul dua kali atau lebih dibuang semua, bukan diambil satu. Ini kepake buat cari kode transaksi yang cuma sekali muncul, atau nyari pelanggan yang cuma sekali belanja.
Penutup
Tiga hal yang perlu kamu inget:
=UNIQUE(range)udah cukup buat 90% kebutuhan. Argumen kedua dan ketiga jarang kepake.- Bungkus pakai SORT biar daftarnya rapi, bungkus pakai FILTER buat buang baris kosong.
- Referensi spill range pakai
#(misalF2#) bikin dropdown dan COUNTIF kamu ikut tumbuh sendiri.
Coba langsung di data kerjaan kamu sekarang. Buka file transaksi, cari kolom yang isinya berulang-ulang, terus tulis =SORT(UNIQUE(...)) di sel kosong. Lima detik, kamu dapet daftar yang biasanya butuh scroll setengah jam.
Lanjut belajar: referensi lengkap fungsi UNIQUE dan apa itu dynamic array di glosarium ngulikdata.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
Artikel Terkait
Template Laporan Penjualan Excel: Struktur yang Dipakai Analis
Template laporan penjualan yang bener cuma butuh 3 sheet. Yang bikin laporan orang rusak biasanya karena data mentah dan hasil dicampur di satu tempat.
Cara Menghubungkan Google Sheets ke Looker Studio
Nyambungin Google Sheets ke Looker Studio cuma butuh 5 menit. Yang bikin lama itu datanya belum rapi. Ini urutan yang bener.
Cara Share Google Sheets dengan Aman: Permission & Protected Range
Panduan step by step share Google Sheets tanpa bikin rumus kehapus atau data gaji bocor — dari level permission, protected range, sampai audit siapa yang buka.