Rumus AGGREGATE Excel: Versi Upgrade dari SUBTOTAL
Blog/Tutorial Excel & Sheets/Rumus AGGREGATE Excel: Versi Upgrade dari SUBTOTAL

Rumus AGGREGATE Excel: Versi Upgrade dari SUBTOTAL

BimaBima
·20 Februari 2026·8 menit baca

Penulis

Bima

Bima

Founder & Data Professional

Bagikan

TL;DR

Rumus AGGREGATE Excel menjalankan 19 fungsi agregat berbeda (SUM, AVERAGE, LARGE, MEDIAN, dan lainnya) dengan opsi tambahan buat mengabaikan sel error, baris tersembunyi, dan rumus SUBTOTAL lain di dalam range. Sintaksnya =AGGREGATE(nomor_fungsi; opsi; range; [k]), di mana nomor_fungsi milih operasi dan opsi nentuin apa yang dilewati. Kelebihan utamanya dibanding SUBTOTAL: dia tetap ngasih hasil yang benar walaupun ada sel #DIV/0! atau #N/A di tengah data.

Satu sel #DIV/0! di tengah kolom bikin =SUM(...) ikut jadi #DIV/0!. SUBTOTAL juga sama.

AGGREGATE bisa lompatin sel error itu dan tetap ngasih total yang bener. Datanya gak perlu kamu sentuh.

Fungsi ini udah ada sejak Excel 2010, tapi jarang banget dipakai. Padahal dia bisa ngerjain semua kerjaan SUBTOTAL, plus 8 fungsi tambahan.

Apa itu rumus AGGREGATE di Excel?

AGGREGATE adalah fungsi Excel yang menjalankan salah satu dari 19 fungsi agregat, dengan opsi buat mengabaikan sel error, baris tersembunyi, dan rumus SUBTOTAL lain di dalam range-nya.

Sintaksnya:

=AGGREGATE(nomor_fungsi; opsi; range; [k])

Empat bagian:

  • nomor_fungsi — mau ngitung apa (1 sampai 19)
  • opsi — apa yang mau dilewati (0 sampai 7)
  • range — data yang diproses
  • k — cuma buat 5 fungsi tertentu, misalnya nilai ke berapa

Contoh paling sering dipakai:

=AGGREGATE(9; 6; D2:D500)

Artinya: jumlahkan (9), lewati sel error (6), dari range D2:D500.

Apa aja 19 nomor fungsi AGGREGATE?

NoFungsiNgitung apa
1AVERAGERata-rata
2COUNTJumlah sel berisi angka
3COUNTAJumlah sel yang gak kosong
4MAXNilai tertinggi
5MINNilai terendah
6PRODUCTHasil perkalian
7STDEV.SStandar deviasi sampel
8STDEV.PStandar deviasi populasi
9SUMTotal penjumlahan
10VAR.SVarians sampel
11VAR.PVarians populasi
12MEDIANNilai tengah
13MODE.SNGLNilai paling sering muncul
14LARGENilai ke-k tertinggi (butuh k)
15SMALLNilai ke-k terendah (butuh k)
16PERCENTILE.INCPersentil (butuh k)
17QUARTILE.INCKuartil (butuh k)
18PERCENTILE.EXCPersentil eksklusif (butuh k)
19QUARTILE.EXCKuartil eksklusif (butuh k)

Nomor 1 sampai 13 sintaksnya cuma 3 argumen. Nomor 14 sampai 19 wajib pakai argumen k di akhir.

Delapan fungsi terakhir (12–19) itu yang gak ada di SUBTOTAL sama sekali.

Apa aja opsi AGGREGATE?

OpsiYang diabaikan
0 atau kosongRumus SUBTOTAL dan AGGREGATE lain
1Baris tersembunyi + SUBTOTAL/AGGREGATE lain
2Sel error + SUBTOTAL/AGGREGATE lain
3Baris tersembunyi + sel error + SUBTOTAL/AGGREGATE lain
4Gak ngabaikan apa-apa
5Baris tersembunyi doang
6Sel error doang
7Baris tersembunyi + sel error

Yang paling sering kepakai: opsi 6. Lewatin error, hitung semua baris.

Kalau laporanmu pakai filter dan ada sel error, opsi 6 tetap cukup — baris yang kena AutoFilter emang selalu diabaikan tanpa perlu opsi khusus.

Referensi resminya ada di dokumentasi AGGREGATE di Microsoft Support.

Contoh kasus: laporan margin toko_berkah yang penuh error

Ini kejadian nyata di sheet toko_berkah.

Kolom F isinya persentase margin, rumusnya =(D2-E2)/E2 — selisih harga jual dan modal, dibagi modal.

Masalahnya, ada 14 baris di mana harga_modal-nya nol (barang bonus dari supplier). Pembagian nol jadi #DIV/0!.

Coba hitung rata-rata margin:

=AVERAGE(F2:F1843)

Hasilnya: #DIV/0!. Satu sel busuk ngerusak seluruh laporan.

Sekarang pakai AGGREGATE:

=AGGREGATE(1; 6; F2:F1843)

Hasilnya: 23,4%. Empat belas baris error dilewatin, 1.828 baris sisanya dihitung normal.

Nilai margin tertinggi, tanpa kena error

=AGGREGATE(14; 6; F2:F1843; 1)

Angka 14 = LARGE, opsi 6 = lewatin error, angka 1 di akhir = ranking pertama.

Hasilnya 68,2% — produk Gula Aren 500g.

Mau top 3? Ganti angka terakhirnya jadi 1, 2, 3 di tiga sel berbeda:

=AGGREGATE(14; 6; $F$2:$F$1843; 1)   → 68,2%
=AGGREGATE(14; 6; $F$2:$F$1843; 2)   → 61,5%
=AGGREGATE(14; 6; $F$2:$F$1843; 3)   → 57,9%

MAX biasa gak bisa ngerjain ini. Dia langsung nyerah begitu ketemu satu sel #DIV/0!.

Median, yang gak dipunyai SUBTOTAL

=AGGREGATE(12; 6; F2:F1843)

Hasilnya 19,8%. Jauh di bawah rata-rata 23,4%.

Selisih 3,6 poin persen ini artinya ada segelintir produk margin tinggi yang narik rata-ratanya ke atas. Kebanyakan produk sebenernya margin-nya di bawah 20%.

Angka median itu gak akan pernah muncul kalau kamu cuma pakai SUBTOTAL — dia emang gak punya fungsi MEDIAN.

AGGREGATE vs SUBTOTAL: pilih yang mana?

KebutuhanSUBTOTALAGGREGATE
Total data terfilterBisaBisa
Abaikan baris di-hide manualBisa (kode 100-an)Bisa (opsi 5 atau 7)
Lewatin sel errorGak bisaBisa (opsi 2, 3, 6, 7)
MEDIAN, MODEGak adaAda (12, 13)
Nilai ke-N tertinggiGak adaAda (14, 15)
Persentil, kuartilGak adaAda (16–19)
Ada di Google SheetsAdaGak ada

Aturan praktisnya: data bersih dan cuma butuh total ikut filter? Pakai SUBTOTAL, lebih pendek dan lebih gampang dibaca orang lain.

Ada sel error, atau butuh median dan top-N? Pakai AGGREGATE.

Kesalahan umum

1. Lupa argumen k di fungsi 14–19

=AGGREGATE(14; 6; F2:F100) bakal error. LARGE gak tau kamu mau nilai ke berapa. Tambahin angkanya di akhir.

2. Ngasih argumen k padahal gak perlu

=AGGREGATE(9; 6; F2:F100; 1) juga error. SUM gak nerima argumen keempat.

3. Ngira opsi 6 juga ngabaikan baris di-hide

Opsi 6 cuma buat error. Kalau kamu juga mau ngabaikan baris yang di-hide manual, pakai opsi 7.

4. Pakai AGGREGATE buat nutupin bug

Ini yang paling bahaya. Kalau di kolom kamu ada 200 sel error, jangan buru-buru dilewatin. Cari tau dulu kenapa error — mungkin ada masalah di data sumbernya yang lebih penting dari angka totalnya.

AGGREGATE buat error yang emang gak bisa dihindari, bukan buat nyembunyiin masalah.

5. Bikin file buat orang yang pakai Google Sheets

AGGREGATE gak ada di Sheets. File kamu bakal error waktu dibuka di sana. Kalau kolaborasinya di Sheets, pakai IFERROR plus SUBTOTAL sebagai gantinya.

FAQ

Apa bedanya AGGREGATE dan SUBTOTAL?

SUBTOTAL punya 11 fungsi dan gak bisa lewatin sel error. Satu sel #DIV/0! di dalam range bikin seluruh hasilnya jadi error. AGGREGATE punya 19 fungsi, termasuk LARGE, SMALL, MEDIAN, dan PERCENTILE, plus argumen opsi buat ngabaikan error dan baris tersembunyi. Kalau data kamu bersih, SUBTOTAL cukup.

Kenapa AGGREGATE minta argumen keempat?

Argumen keempat bernama k dan cuma wajib buat 5 fungsi: LARGE (14), SMALL (15), PERCENTILE.INC (16), QUARTILE.INC (17), dan pasangan versi EXC-nya. Nilai k nentuin urutan ke berapa yang mau diambil, misalnya k=3 buat nilai tertinggi ketiga. Buat SUM atau AVERAGE, argumen ini gak usah ditulis.

Opsi mana yang paling aman dipakai di AGGREGATE?

Opsi 6 kalau kamu cuma mau ngabaikan sel error tapi tetap ngitung semua baris. Opsi 7 kalau mau ngabaikan error dan baris yang di-hide manual. Kalau laporanmu pakai AutoFilter dan ada sel error, pakai opsi 6, soalnya baris kena filter emang selalu diabaikan tanpa perlu opsi khusus.

AGGREGATE ada di Excel versi berapa?

AGGREGATE muncul mulai Excel 2010 dan tersedia di semua versi setelahnya, termasuk Excel 365 dan Excel untuk Mac. Google Sheets gak punya fungsi ini, jadi kalau file kamu bakal dibuka di Sheets, pakai kombinasi IFERROR dan SUBTOTAL sebagai gantinya.

Bisa nggak AGGREGATE dipakai buat ambil nilai tertinggi tanpa kena error?

Bisa, dan ini kasus paling kuat buat AGGREGATE. Rumusnya =AGGREGATE(14; 6; range; 1) buat ambil nilai tertinggi sambil melewati semua sel error. MAX biasa bakal langsung error kalau ada satu sel #N/A di range-nya. Ganti angka 1 di akhir jadi 2 buat ambil nilai tertinggi kedua.

Penutup

Yang perlu nempel:

  1. =AGGREGATE(9; 6; range) — total yang lewatin sel error. Hafalin pola ini.
  2. Nomor 12–19 (median, top-N, kuartil) gak ada di SUBTOTAL. Itu alasan utama pindah.
  3. Fungsi 14–19 wajib pakai argumen k di akhir. Sisanya gak boleh.

Buka laporan yang paling sering error-nya. Ganti satu AVERAGE jadi AGGREGATE(1; 6; ...), terus liat angkanya akhirnya keluar.

Latihan lengkapnya ada di halaman fungsi AGGREGATE. Kalau kamu belum ngerti bedanya median dan rata-rata, ada penjelasannya di glosarium median.

Lanjut baca: Rumus LARGE dan SMALL Excel — versi berdiri sendiri dari fungsi 14 dan 15 di atas.

Coba Langsung

Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis

Latihan interaktif, langsung di browser.

Buka NgulikSQL →
Bagikan:
Bima
Ditulis oleh

Bima

Founder & Data Professional

Founder Ngulik Data. Passionate about making data analysis accessible for everyone.

Artikel Terkait

Template Laporan Penjualan Excel: Struktur yang Dipakai Analis
Tutorial Excel & Sheets
11 Juli 2026•10 menit baca

Template Laporan Penjualan Excel: Struktur yang Dipakai Analis

Template laporan penjualan yang bener cuma butuh 3 sheet. Yang bikin laporan orang rusak biasanya karena data mentah dan hasil dicampur di satu tempat.

BimaBima
Cara Menghubungkan Google Sheets ke Looker Studio
Tutorial Excel & Sheets
8 Juli 2026•10 menit baca

Cara Menghubungkan Google Sheets ke Looker Studio

Nyambungin Google Sheets ke Looker Studio cuma butuh 5 menit. Yang bikin lama itu datanya belum rapi. Ini urutan yang bener.

BimaBima
Cara Share Google Sheets dengan Aman: Permission & Protected Range
Tutorial Excel & Sheets
5 Juli 2026•9 menit baca

Cara Share Google Sheets dengan Aman: Permission & Protected Range

Panduan step by step share Google Sheets tanpa bikin rumus kehapus atau data gaji bocor — dari level permission, protected range, sampai audit siapa yang buka.

BimaBima
Kembali ke Blog
Ngulik Data logoNgulik Data

Platform edukasi data lengkap untuk professionals Indonesia. Belajar SQL, Data Analysis, dan lebih banyak lagi dengan praktek langsung dan feedback real-time.

Copyright © 2026 - All rights reserved

LINKS
SupportPricingDatasetBlogAffiliates
LEGAL
Terms of servicesPrivacy policy
Ngulik Data
DatasetLeaderboardBlogStore