TL;DR
Metabase adalah tools business intelligence open source yang bisa kamu install sendiri buat bikin dashboard dari database kamu. Kelebihannya: gratis, bisa jalan dalam 5 menit pakai Docker, dan orang non-teknis bisa bikin grafik tanpa nulis SQL sama sekali. Alur dasarnya cuma tiga langkah: connect database, bikin Question, susun jadi Dashboard.
Metabase adalah tools business intelligence open source buat bikin dashboard dan laporan langsung dari database kamu, tanpa bayar lisensi.
Kamu install sendiri, connect ke database, dan tim kamu bisa bikin grafik lewat klik-klik tanpa nulis satu baris SQL pun.
Waktu install sampai dashboard pertama: sekitar 20 menit kalau database kamu udah siap.
Metabase ngasih antarmuka web di atas database kamu. Orang finance yang nggak pernah nyentuh SQL bisa buka browser, pilih tabel penjualan, dan langsung dapet grafik omzet per bulan.
Yang bikin dia beda dari Looker Studio atau Power BI:
Kekurangannya juga jujur: visualisasinya lebih sederhana dari Power BI, dan kamu yang harus ngurus servernya.
Cara paling cepat pakai Docker. Satu perintah, jadi.
docker run -d -p 3000:3000 \
-v ~/metabase-data:/metabase.db \
--name metabase \
metabase/metabase
Buka http://localhost:3000 di browser. Tunggu 1-2 menit sampai Metabase selesai booting, terus ikutin wizard setupnya.
Flag -v ~/metabase-data:/metabase.db itu penting. Tanpa itu, semua dashboard kamu hilang begitu container-nya dimatiin.
Nggak pakai Docker? Ada opsi JAR:
java -jar metabase.jar
Butuh Java 21 ke atas. File JAR-nya bisa kamu download dari dokumentasi resmi Metabase.
Buat produksi dengan banyak user, jangan pakai database internal H2 yang default. Pindahin metadata Metabase ke Postgres terpisah. Ini disebutin di dokumentasinya, dan aku pernah lihat orang kehilangan 40 dashboard gara-gara ngeremehin bagian ini.
Habis setup, masuk ke Settings > Admin Settings > Databases > Add database.
host.docker.internal, bukan localhost.Satu saran yang bakal nyelametin kamu: bikin user database khusus yang cuma punya akses SELECT.
CREATE USER metabase_ro WITH PASSWORD 'ganti_password_ini';
GRANT CONNECT ON DATABASE toko_berkah TO metabase_ro;
GRANT USAGE ON SCHEMA public TO metabase_ro;
GRANT SELECT ON ALL TABLES IN SCHEMA public TO metabase_ro;
Dengan gitu, nggak ada cara buat siapa pun ngehapus data lewat Metabase. Bahkan kalau mereka nulis Native Query yang salah.
Di Metabase, satu grafik atau tabel disebut Question. Namanya aneh, tapi masuk akal. Tiap chart itu jawaban dari satu pertanyaan.
Klik + New > Question, lalu:
transaksi.total_harga.tanggal, lalu pilih by month.Muncul grafik garis omzet bulanan. Nol baris SQL.
Mau nambah filter? Klik Filter, pilih kategori is Minuman. Grafiknya langsung nyesuain.
Editor visual mentok kalau kamu butuh JOIN tiga tabel, subquery, atau window function.
Klik + New > SQL query, pilih database, terus tulis SQL biasa:
SELECT
p.nama_produk,
SUM(t.qty) AS total_qty,
SUM(t.total_harga) AS omzet
FROM transaksi t
JOIN produk p ON t.produk_id = p.id
GROUP BY p.nama_produk
ORDER BY omzet DESC
LIMIT 10;
Metabase punya satu fitur yang bikin Native Query jauh lebih berguna: variabel.
Tulis {{nama_variabel}} di query kamu, dan Metabase otomatis bikin kotak filter di atas grafiknya.
SELECT
DATE_TRUNC('month', tanggal) AS bulan,
kategori,
SUM(total_harga) AS penjualan
FROM transaksi
WHERE tanggal >= {{tanggal_mulai}}
GROUP BY 1, 2
ORDER BY 1, 3 DESC;
Sekarang orang lain bisa ganti tanggalnya sendiri tanpa nyentuh SQL kamu. Ini yang bikin kamu berhenti jadi tukang query panggilan tiap hari Senin.
Kalau DATE_TRUNC masih asing buat kamu, cek dulu DATE_TRUNC dan GROUP BY.
Dashboard di Metabase itu kumpulan Question yang ditaruh di satu halaman.
Fitur yang paling sering bikin orang lega: Subscription.
Klik ikon amplop di dashboard, atur jadwal (misalnya tiap Senin jam 8 pagi), masukin email tim. Metabase bakal kirim snapshot dashboard-nya otomatis.
Manajer nggak perlu login. Dashboard-nya nyamperin mereka.
Toko_berkah punya 4 cabang. Tiap Senin, admin tiap cabang ngirim file Excel penjualan mingguan ke owner. Owner nggabungin manual, bikin pivot, kirim balik ringkasannya. Total waktu: sekitar 3 jam per minggu.
Habis pindah ke Metabase:
Waktu owner: dari 3 jam per minggu jadi 0. Setup awalnya makan 2 hari.
Bonus yang nggak diduga: kepala cabang mulai buka dashboard sendiri di tengah minggu, bukan cuma nunggu email Senin. Mereka nemuin produk yang stoknya nyangkut lebih cepat.
| Metabase | Looker Studio | |
|---|---|---|
| Biaya | Gratis (self-host) + biaya server | Gratis |
| Perlu install? | Iya | Nggak |
| Sumber data terbaik | Postgres, MySQL, warehouse | Google Sheets, BigQuery, GA4 |
| Kontrol akses per tim | Bagus | Terbatas |
| Kecepatan query besar | Cepat (nembak DB langsung) | Lambat kalau data gede |
| Kecantikan visual | Sederhana | Lebih fleksibel |
Aturan praktisnya: data di Google Sheets? Looker Studio. Data di database internal? Metabase.
Buat perbandingan yang lebih dalam soal Looker Studio, mampir ke glossary Business Intelligence.
Pakai database H2 default di produksi. H2 itu buat coba-coba. Dashboard kamu bisa hilang total kalau file-nya korup. Pindahin ke Postgres sejak awal.
Kasih akses tulis ke user database Metabase. Nggak ada alasan buat itu. Kasih SELECT doang.
Bikin 40 Question tanpa nama yang jelas. Tiga bulan lagi kamu nggak bakal inget "Question 23" itu apa. Kasih nama yang manusiawi, dan taruh di Collection per tim.
Nge-dashboard semua metrik sekaligus. Dashboard dengan 18 grafik itu nggak kebaca. Mulai dari 4-6 kartu yang beneran dipakai buat ambil keputusan.
Metabase adalah tools business intelligence open source buat bikin dashboard dan laporan dari database kamu. Kamu install sendiri di server atau laptop, connect ke database, lalu tim kamu bisa bikin grafik lewat antarmuka klik-klik tanpa nulis SQL. Versi open source-nya gratis tanpa batas jumlah user.
Versi open source gratis dan boleh dipakai komersial, tanpa batas jumlah user atau dashboard. Kamu cuma bayar biaya server. Metabase juga jual versi Cloud plus versi Pro dan Enterprise yang nambah fitur kayak permission per baris data dan SSO. Buat tim kecil sampai menengah, versi open source biasanya udah cukup.
Nggak perlu buat pemakaian dasar. Fitur Question punya editor visual di mana kamu tinggal pilih tabel, pilih agregasi kayak Sum atau Count, lalu pilih cara ngegrupkannya. Metabase yang nyusun SQL-nya di belakang layar. Tapi begitu kamu butuh JOIN yang rumit, kamu bakal pindah ke Native Query dan nulis SQL sendiri.
Looker Studio gratis, nggak perlu install, dan enak buat data yang udah ada di Google Sheets atau BigQuery. Metabase lebih cocok kalau data kamu ada di database internal kayak Postgres atau MySQL, dan kamu butuh kontrol akses per tim. Metabase juga lebih cepat buat query besar karena dia langsung nembak database kamu.
Metabase support Postgres, MySQL, MariaDB, SQL Server, SQLite, BigQuery, Snowflake, Redshift, ClickHouse, MongoDB, dan beberapa lainnya lewat driver komunitas. Kamu juga bisa upload file CSV langsung kalau datanya belum masuk database.
Ringkasnya:
SQL kamu masih goyah? Native Query di Metabase bakal jadi tembok kalau JOIN dan GROUP BY belum lancar. Latihan dulu di NgulikSQL, query yang kamu latih di sana persis yang bakal kamu tempel ke Metabase minggu depan.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
Dashboard penjualan yang rapi bisa kamu bikin cuma pakai Google Sheets, tanpa Looker Studio, tanpa add-on, tanpa bayar apa pun. Ini urutan 6 langkahnya, lengkap dengan rumusnya.
Dashboard buat mantau angka yang berubah tiap hari. Laporan buat jawab satu pertanyaan sekali dan tuntas. Salah pilih, kerjaanmu kebuang.
Delapan KPI keuangan yang beneran dibuka CFO tiap bulan, rumusnya, dan cara nyusunnya jadi satu dashboard yang kebaca dalam 90 detik.