AI untuk Membuat Rumus DAX Power BI
Blog/AI untuk Analis/AI untuk Membuat Rumus DAX Power BI

AI untuk Membuat Rumus DAX Power BI

BimaBima
·22 November 2026·10 menit baca

Penulis

Bima

Bima

Founder & Data Professional

Bagikan

TL;DR

AI bikin rumus DAX dengan cara kamu jelasin apa yang mau dihitung pakai bahasa biasa, lalu AI nerjemahin jadi sintaks DAX yang benar. Tool yang bisa dipakai antara lain Copilot di Power BI, ChatGPT, dan Claude. Kunci hasil yang akurat ada di prompt: sebut nama tabel, nama kolom, dan konteks perhitungan. AI ngebut nulisnya, tapi kamu tetap harus tes measure-nya di Power BI karena AI bisa salah nebak relasi tabel.

AI bikin rumus DAX dengan cara kamu jelasin apa yang mau dihitung pakai bahasa biasa, lalu AI nerjemahin jadi sintaks DAX yang benar.

DAX itu bahasa rumus di Power BI buat bikin measure dan kolom hitungan. Sintaksnya bisa ribet, apalagi pas nyangkut konteks filter dan relasi tabel. Di sinilah AI ngebantu, dari nulis draf cepat sampai jelasin rumus yang bikin bingung.

Aku bahas tool apa yang dipakai, cara nulis prompt yang ngasih hasil akurat, contoh dari pertanyaan bisnis ke measure, dan kenapa kamu tetap wajib ngecek hasilnya.

Apa itu bikin DAX pakai AI?

Bikin DAX pakai AI berarti kamu nulis maksud perhitungan dalam kalimat biasa, lalu tool AI ngasih rumus DAX yang siap ditempel di Power BI. Kamu nggak perlu hafal sintaks fungsi kayak CALCULATE atau FILTER. Kamu tetap perlu ngerti hasilnya biar bisa ngecek benar atau salah.

Ini kepakai banget buat analis yang udah paham logika data tapi masih kagok sama sintaks DAX. Kalau kamu masih baru, mulai dari dasar DAX Power BI dulu biar kamu bisa baca hasil AI dengan kritis.

Tool AI apa yang bisa bikin DAX?

Ada beberapa pilihan, dan bedanya ada di seberapa dalam mereka kenal model data kamu.

ToolKelebihanCatatan
Copilot di Power BIBaca model data langsung, tahu nama tabel dan relasiButuh lisensi yang dukung Copilot
ChatGPTJago DAX, penjelasan detailKamu harus kasih konteks tabel manual
ClaudeBagus buat rumus panjang dan penjelasan bertahapSama, perlu konteks tabel manual

Buat kerja di dalam Power BI, Copilot paling praktis karena nggak perlu jelasin struktur. Buat belajar sambil ngerti alasannya, chatbot umum sering ngasih penjelasan lebih panjang. Perbandingan cara kerja AI dan tool lain buat analis ada di Python vs AI tools untuk analis.

Gimana cara nulis prompt DAX yang bagus?

Prompt yang bagus nyebut tiga hal: nama tabel, nama kolom, dan apa yang mau dihitung. Tanpa itu, AI nebak struktur datamu dan sering meleset. Makin spesifik, makin akurat hasilnya.

  1. Sebut nama tabel dan kolom persis, misalnya tabel Penjualan punya kolom Nilai dan Tanggal.
  2. Jelasin perhitungannya dalam bahasa biasa, misalnya total penjualan tahun ini dibanding tahun lalu.
  3. Sebut konteks filter kalau ada, misalnya cuma buat kategori tertentu.
  4. Minta AI kasih penjelasan tiap bagian, biar kamu bisa cek logikanya.

Contoh prompt yang jelek: "bikin rumus growth penjualan". AI nggak tahu nama tabelmu, jadi hasilnya generik.

Contoh prompt yang bagus: "Di Power BI, tabel Penjualan punya kolom Nilai dan Tanggal. Bikin measure DAX buat ngitung persen pertumbuhan penjualan bulan ini dibanding bulan lalu." Hasilnya jauh lebih tepat.

Contoh: dari pertanyaan bisnis ke measure DAX

Ini beberapa pertanyaan bisnis umum dan measure DAX yang biasanya dikasih AI. Aku tulis ulang biar rapi dan bisa langsung kamu tes.

Total penjualan

Total Penjualan = SUM(Penjualan[Nilai])

Ini measure paling dasar. AI hampir selalu benar buat yang kayak gini.

Penjualan tahun lalu

Penjualan Tahun Lalu =
CALCULATE(
    [Total Penjualan],
    SAMEPERIODLASTYEAR(Penjualan[Tanggal])
)

Di sini AI pakai CALCULATE buat ngubah konteks waktu. Fungsi SAMEPERIODLASTYEAR geser tanggal ke tahun sebelumnya. Pelajari lebih dalam soal fungsi CALCULATE yang jadi inti hampir semua measure rumit.

Persen pertumbuhan

Persen Pertumbuhan =
DIVIDE(
    [Total Penjualan] - [Penjualan Tahun Lalu],
    [Penjualan Tahun Lalu]
)

Perhatiin AI pakai DIVIDE, bukan tanda bagi biasa. Ini pengaman kalau penyebutnya nol, jadi rumusnya nggak error. Detail kecil kayak gini yang bikin measure aman dipakai.

Contoh kasus: measure margin toko_berkah

Aku bikin dashboard Power BI buat toko_berkah dari 14.880 transaksi. Aku butuh measure margin profit per kategori, tapi lupa sintaks pastinya. Aku minta AI bikinin.

Prompt-ku: "Tabel Penjualan punya kolom Nilai dan Biaya. Bikin measure DAX buat margin profit dalam persen."

Margin Profit =
DIVIDE(
    SUM(Penjualan[Nilai]) - SUM(Penjualan[Biaya]),
    SUM(Penjualan[Nilai])
)

Rumusnya benar. Tapi pas aku pecah per kategori, muncul temuan. Kategori sembako yang penjualannya paling gede ternyata margin-nya cuma 11%, sementara kategori minuman yang penjualannya lebih kecil punya margin 34%. Angka itu ngubah cara aku lihat produk mana yang beneran nguntungin.

Yang penting di sini: AI nulis rumusnya dalam 5 detik, tapi temuan bisnisnya datang dari aku yang mecah dan baca angkanya. AI ngebut di sintaks, aku yang mikir di konteks.

Kenapa hasil AI wajib diverifikasi

  • AI nebak relasi tabel. Kalau kamu nggak sebut relasi antar tabel, AI ngarang, dan measure-nya bisa ngitung di tabel yang salah.
  • Benar di total, salah di rincian. Measure sering pas di angka total tapi meleset pas dipecah per kategori gara-gara konteks filter.
  • Nama kolom ngaco. AI kadang bikin nama kolom yang nggak ada di modelmu. Cek tiap referensi kolom.
  • Fungsi usang. AI kadang pakai pola lama. Bandingin sama dokumentasi resmi kalau ragu.
  • Nggak paham bisnismu. AI nggak tahu aturan khusus perusahaanmu, misalnya cara ngitung tahun fiskal. Kamu yang harus koreksi.

Cara verifikasi paling cepat: taruh measure di kartu, bandingin sama satu angka yang kamu tahu benar dari sumber data. Kalau cocok, lanjut. Kalau nggak, minta AI jelasin rumusnya bagian per bagian.

FAQ

Apa AI bisa bikin rumus DAX yang langsung benar?

Kadang iya, kadang perlu revisi. Buat rumus umum kayak total penjualan atau growth persen, AI biasanya langsung tepat. Buat logika rumit yang melibatkan banyak relasi tabel atau konteks filter khusus, hasil pertama sering perlu kamu perbaiki. Makin lengkap kamu sebut nama tabel dan kolom di prompt, makin akurat hasilnya. Anggap AI sebagai draf pertama yang cepat, bukan jawaban final.

Tool AI apa yang paling bagus buat DAX?

Copilot di Power BI paling nyambung karena dia baca model data kamu langsung, jadi dia tahu nama tabel dan relasinya. ChatGPT dan Claude juga jago DAX, tapi kamu harus kasih konteks manual soal struktur tabelmu. Buat kerja harian di dalam Power BI, Copilot paling praktis. Buat belajar dan ngerti alasan di balik rumus, chatbot umum sering ngasih penjelasan yang lebih detail.

Gimana cara verifikasi rumus DAX dari AI?

Tempel measure-nya di Power BI, taruh di kartu atau tabel, lalu bandingin sama angka yang kamu tahu benar. Cek satu baris manual, misalnya total satu kota, apakah cocok sama hitungan di sumber data. Perhatiin juga konteks filter: measure yang benar di total kadang salah pas dipecah per kategori. Kalau angkanya aneh, minta AI jelasin tiap bagian rumusnya baris per baris.

Apa aman ngasih struktur data ke AI publik?

Buat nama tabel dan kolom umum, biasanya aman. Tapi jangan tempel data pelanggan asli, angka rahasia, atau info sensitif ke chatbot publik. Cukup jelasin struktur, misalnya tabel penjualan punya kolom tanggal, kota, dan nilai. Kalau perusahaanmu ketat soal data, pakai Copilot yang jalan di dalam lingkungan Power BI kamu, atau tool AI yang disetujui tim IT.

Apa aku masih perlu belajar DAX kalau ada AI?

Perlu. AI bisa nulis rumus, tapi kamu yang tanggung jawab kalau angkanya salah masuk laporan. Tanpa ngerti dasar DAX, kamu nggak bisa bedain rumus yang benar dari yang kelihatan benar tapi salah konteks. Belajar konsep inti kayak measure, konteks filter, dan CALCULATE bikin kamu bisa ngoreksi hasil AI. AI mempercepat kerja orang yang udah paham, bukan gantiin pemahaman itu.

Penutup

Yang perlu kamu bawa: AI bikin draf DAX dari bahasa biasa, tapi prompt harus nyebut nama tabel dan kolom biar akurat. Dan hasilnya wajib kamu tes di Power BI sebelum masuk laporan.

Cara mulai: ambil satu measure yang selama ini bikin kamu pusing, tulis prompt yang lengkap, lalu bandingin hasil AI sama yang kamu harapin.

Mau ngerti fondasi biar bisa ngoreksi AI? Baca glossary DAX dan glossary data analyst. Referensi resmi semua fungsi ada di dokumentasi DAX Microsoft. Mau latihan Power BI dari data nyata? Cek modul di Ngulik Data.

Coba Langsung

Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis

Latihan interaktif, langsung di browser.

Buka NgulikSQL →
Bagikan:
Bima
Ditulis oleh

Bima

Founder & Data Professional

Founder Ngulik Data. Passionate about making data analysis accessible for everyone.

Artikel terkait

Tools Text-to-SQL Terbaik untuk Analis Data (2026)
AI untuk Analis
31 Desember 2026•8 menit baca

Tools Text-to-SQL Terbaik untuk Analis Data (2026)

Ketik pertanyaan pakai bahasa biasa, keluar query SQL. Ini daftar tool text-to-SQL terbaik 2026, kelebihan dan kekurangan tiap tipe, plus cara milih yang pas.

BimaBima
AI untuk Deteksi Anomali pada Data: Panduan Praktis (2026)
AI untuk Analis
28 Desember 2026•10 menit baca

AI untuk Deteksi Anomali pada Data: Panduan Praktis (2026)

Deteksi transaksi janggal, lonjakan aneh, atau error input otomatis. Ini metode statistik dasar sampai Isolation Forest, lengkap kode SQL dan Python plus contoh toko.

BimaBima
LLM Lokal untuk Analisa Data yang Privat
AI untuk Analis
25 Desember 2026•9 menit baca

LLM Lokal untuk Analisa Data yang Privat

LLM lokal bikin kamu bisa pakai AI buat analisa data tanpa data sensitif keluar dari komputer. Ini cara kerjanya, tool yang dipakai, dan batasannya.

BimaBima
Kembali ke Blog
Ngulik Data logoNgulik Data

Platform edukasi data lengkap untuk professionals Indonesia. Belajar SQL, Data Analysis, dan lebih banyak lagi dengan praktek langsung dan feedback real-time.

© 2026 Ngulik Data. Semua hak dilindungi.

TAUTAN
BantuanHargaDatasetBlogAfiliasi
LEGAL
Syarat & KetentuanKebijakan Privasi
Ngulik Data
DatasetLeaderboardBlogStore