Fungsi untuk menghitung nilai dari kumpulan data. Temukan semua 24 fungsi aggregate di Snowflake lengkap dengan syntax, contoh, dan penjelasan bahasa Indonesia.
24 fungsi aggregate di Snowflake
← Semua fungsi SnowflakeMengumpulkan nilai dari beberapa baris menjadi sebuah ARRAY Snowflake. Berguna untuk mengumpulkan data dalam format semi-structured.
ARRAYMenghitung nilai rata-rata (average) dari nilai numerik dalam sebuah kolom. Mengabaikan nilai NULL dalam perhitungan pembilang dan penyebut.
FLOATMenghitung bitwise AND agregat dari semua nilai dalam grup. Berguna untuk menganalisis flag bitmap atau permission bits.
INTEGERMenghitung bitwise OR agregat dari semua nilai dalam grup. Berguna untuk mengumpulkan semua flags atau features yang ada di grup.
INTEGERMengembalikan TRUE jika SEMUA nilai dalam grup adalah TRUE. Equivalent dengan logical AND agregat. Juga dikenal sebagai EVERY di SQL standard.
BOOLEANMengembalikan TRUE jika MINIMAL SATU nilai dalam grup adalah TRUE. Equivalent dengan logical OR agregat.
BOOLEANMenghitung koefisien korelasi Pearson antara dua variabel numerik. Nilainya berkisar dari -1 (korelasi negatif sempurna) hingga +1 (korelasi positif sempurna).
FLOATMenghitung jumlah baris atau nilai non-NULL dalam sebuah kolom. Fungsi aggregate paling dasar di Snowflake untuk menghitung data.
NUMBERMenghitung population covariance antara dua variabel numerik. Mengukur bagaimana dua variabel berubah bersama-sama.
FLOATMenghitung sample covariance antara dua variabel numerik. Menggunakan N-1 sebagai pembagi untuk estimasi covariance populasi dari sample.
FLOATMenggabungkan nilai-nilai string dari beberapa baris menjadi satu string dengan delimiter tertentu. Equivalent dengan STRING_AGG di PostgreSQL dan GROUP_CONCAT di MySQL.
VARCHARMengembalikan nilai maksimum dari sebuah kolom. Bisa digunakan untuk tipe data numerik, string, date, dan timestamp.
Same as input typeMenghitung nilai median (nilai tengah) dari sebuah kolom numerik. Median adalah nilai yang membagi dataset menjadi dua bagian sama besar.
FLOATMengembalikan nilai minimum dari sebuah kolom. Bisa digunakan untuk tipe data numerik, string, date, dan timestamp.
Same as input typeMengembalikan nilai yang paling sering muncul (modus) dalam sebuah grup. Berguna untuk menemukan nilai yang paling umum.
Same as input typeMenghitung percentile continuous (interpolasi) dari nilai numerik. Memberikan nilai yang mungkin tidak ada di dataset (hasil interpolasi).
FLOATMenghitung percentile discrete dari nilai. Hasilnya adalah nilai aktual yang ada di dataset, bukan interpolasi.
Same as input typeMenghitung standard deviation (simpangan baku) sample dari nilai numerik. Mengukur seberapa tersebar data dari nilai rata-ratanya.
FLOATMenghitung population standard deviation dari nilai numerik. Menggunakan N sebagai pembagi (bukan N-1 seperti STDDEV_SAMP).
FLOATMenghitung sample standard deviation dari nilai numerik. Menggunakan N-1 sebagai pembagi (Bessel's correction).
FLOATMenghitung total penjumlahan dari nilai numerik dalam sebuah kolom. Mengabaikan nilai NULL dan sangat efisien untuk aggregasi data warehouse skala besar.
NUMBER (dengan presisi yang sesuai)Menghitung variance (varians) sample dari nilai numerik. Variance adalah kuadrat dari standard deviation.
FLOATMenghitung population variance dari nilai numerik. Menggunakan N sebagai pembagi untuk menghitung varians populasi lengkap.
FLOATMenghitung sample variance dari nilai numerik. Menggunakan N-1 sebagai pembagi (Bessel's correction) untuk estimasi variance populasi dari sample.
FLOAT