Array
PostgreSQL
CARDINALITY
Mengembalikan total jumlah elemen dalam array, termasuk semua dimensi. Untuk array multidimensi, menghitung total semua elemen.
Tipe hasil:
integerDiperbarui: 16 Mei 2026Syntax
SQL
CARDINALITY(array)Parameter
arrayanyarraywajib
Array yang akan dihitung
Contoh Penggunaan
Cardinality Array 1D
SQL
1 SELECT CARDINALITY(ARRAY[1, 2, 3, 4, 5]);
Menghitung elemen dalam array 1 dimensi.
Hasil
| cardinality |
|---|
| 5 |
Cardinality vs ARRAY_LENGTH
SQL
1 SELECT 2 CARDINALITY(ARRAY[[1,2], [3,4], [5,6]]) AS card, 3 ARRAY_LENGTH(ARRAY[[1,2], [3,4], [5,6]], 1) AS len_dim1, 4 ARRAY_LENGTH(ARRAY[[1,2], [3,4], [5,6]], 2) AS len_dim2;
CARDINALITY total elemen, ARRAY_LENGTH per dimensi.
Hasil
| card | len_dim1 | len_dim2 |
|---|---|---|
| 6 | 3 | 2 |
Filter by Element Count
SQL
1 SELECT name, tags 2 FROM products 3 WHERE CARDINALITY(tags) >= 3;
Mencari produk dengan minimal 3 tags.
Pertanyaan Umum tentang CARDINALITY
Apa itu fungsi CARDINALITY di PostgreSQL?
Mengembalikan total jumlah elemen dalam array, termasuk semua dimensi. Untuk array multidimensi, menghitung total semua elemen. Di PostgreSQL, fungsi CARDINALITY termasuk dalam kelompok fungsi yang sering digunakan untuk mengolah dan menganalisis data secara efisien.
Bagaimana cara menggunakan CARDINALITY di PostgreSQL?
Gunakan sintaks berikut: CARDINALITY(array). Pastikan argumen yang dimasukkan sudah sesuai dengan tipe data yang diharapkan.
Apa nilai yang dikembalikan oleh fungsi CARDINALITY?
Fungsi CARDINALITY mengembalikan nilai bertipe integer. Pastikan tipe data hasil sudah sesuai dengan kebutuhan query atau formula kamu. Jika input mengandung nilai NULL, perilaku fungsi dapat berbeda — selalu periksa dokumentasi untuk memastikan hasilnya sesuai ekspektasi.
Apa saja parameter fungsi CARDINALITY?
Fungsi ini memiliki 1 parameter wajib. Parameter yang digunakan: array (anyarray, wajib): Array yang akan dihitung.