String
MySQL
SHA2
Menghitung SHA-2 hash dengan panjang tertentu. Support SHA-224, SHA-256, SHA-384, SHA-512.
Tipe hasil:
VARCHARDiperbarui: 16 Mei 2026Syntax
SQL
SHA2(str, hash_length)Parameter
strVARCHARwajib
String yang akan di-hash
hash_lengthINTwajib
Panjang hash: 224, 256, 384, 512, atau 0 (=256)
Contoh Penggunaan
SHA-256 Hash
SQL
1 SELECT SHA2('hello', 256) AS hash;
SHA-256 hash dari 'hello'.
Hasil
hash: 2cf24dba5fb0a30e26e83b2ac5b9e29e1b161e5c1fa7425e73043362938b9824
SHA-512 for Security
SQL
1 SELECT SHA2(CONCAT(password, salt), 512) AS password_hash 2 FROM users;
Secure password hashing dengan salt.
Hasil
(secure hashes)
Content Fingerprint
SQL
1 SELECT id, SHA2(content, 256) AS fingerprint 2 FROM articles;
Generate fingerprint untuk content.
Hasil
(content fingerprints)
Pertanyaan Umum tentang SHA2
Apa itu fungsi SHA2 di MySQL?
Menghitung SHA-2 hash dengan panjang tertentu. Support SHA-224, SHA-256, SHA-384, SHA-512. Di MySQL, fungsi SHA2 termasuk dalam kelompok fungsi yang sering digunakan untuk mengolah dan menganalisis data secara efisien.
Bagaimana cara menggunakan SHA2 di MySQL?
Gunakan sintaks berikut: SHA2(str, hash_length). Pastikan argumen yang dimasukkan sudah sesuai dengan tipe data yang diharapkan.
Apa nilai yang dikembalikan oleh fungsi SHA2?
Fungsi SHA2 mengembalikan nilai bertipe VARCHAR. Pastikan tipe data hasil sudah sesuai dengan kebutuhan query atau formula kamu. Jika input mengandung nilai NULL, perilaku fungsi dapat berbeda — selalu periksa dokumentasi untuk memastikan hasilnya sesuai ekspektasi.
Apa saja parameter fungsi SHA2?
Fungsi ini memiliki 2 parameter wajib. Parameter yang digunakan: str (VARCHAR, wajib): String yang akan di-hash; hash_length (INT, wajib): Panjang hash: 224, 256, 384, 512, atau 0 (=256).