Rumus FORECAST Excel: Prediksi Tren Sederhana
TL;DR
Rumus FORECAST di Excel ngira-ngira nilai masa depan dari tren data historis pakai regresi linear, dengan sintaks =FORECAST(x, known_ys, known_xs). Sejak Excel 2016, fungsi ini diganti FORECAST.LINEAR yang hasilnya sama persis, sementara FORECAST.ETS dipakai buat data yang punya pola musiman. Prediksinya cuma seakurat asumsi garis lurus, jadi hati-hati kalau data aslinya melengkung atau naik-turun tajam.
Rumus FORECAST di Excel ngira-ngira nilai masa depan berdasarkan tren data lama, pakai garis lurus regresi linear. Kasih data historis, Excel ngitung angka periode berikutnya.
Ini kepakai waktu kamu butuh proyeksi cepat. Omzet bulan depan, target penjualan kuartal, atau perkiraan kebutuhan stok.
Aku bakal tunjukin sintaksnya, beda FORECAST sama FORECAST.LINEAR, kapan naik ke FORECAST.ETS buat data musiman, dan jebakan yang bikin hasilnya nyasar.
Apa itu rumus FORECAST di Excel?
FORECAST adalah fungsi yang ngitung nilai prediksi di titik tertentu berdasarkan garis tren linear dari data yang udah ada. Excel narik satu garis lurus yang paling pas lewat titik-titik datamu, lalu baca posisi garis itu di nilai x yang kamu minta. Hasilnya satu angka perkiraan.
Metode di baliknya namanya regresi linear, teknik statistik buat cari hubungan lurus antara dua variabel. Kamu nggak perlu ngerti rumus matematiknya, Excel yang ngerjain.
Gimana sintaks rumus FORECAST?
=FORECAST(x; known_ys; known_xs)
- x: titik yang mau diprediksi, misalnya bulan ke-13.
- known_ys: rentang nilai yang udah diketahui, misalnya omzet bulan 1 sampai 12.
- known_xs: rentang penanda waktu atau urutannya, misalnya angka 1 sampai 12.
Jumlah sel di known_ys dan known_xs harus sama. Kalau beda, Excel ngasih error #N/A.
Apa beda FORECAST dan FORECAST.LINEAR?
Hasilnya sama persis. FORECAST adalah nama lama. Sejak Excel 2016, Microsoft ganti jadi FORECAST.LINEAR biar jelas bedanya sama keluarga FORECAST.ETS yang buat data musiman.
=FORECAST.LINEAR(x; known_ys; known_xs)
FORECAST versi polos masih jalan demi file lama. Tapi buat file baru, pakai FORECAST.LINEAR biar nggak ketuker. Argumen dan angkanya identik.
Gimana cara pakai FORECAST langkah demi langkah?
Anggap omzet 6 bulan pertama ada di kolom, dari bulan 1 sampai 6.
| Bulan (x) | Omzet (y) |
|---|---|
| 1 | 52.000.000 |
| 2 | 55.000.000 |
| 3 | 59.000.000 |
| 4 | 61.000.000 |
| 5 | 66.000.000 |
| 6 | 68.000.000 |
- Taruh angka bulan (1 sampai 6) di kolom A2:A7.
- Taruh omzet di kolom B2:B7.
- Buat prediksi bulan ke-7, tulis di sel kosong:
=FORECAST.LINEAR(7; B2:B7; A2:A7) - Excel ngasih perkiraan omzet bulan 7 berdasarkan garis trennya.
Buat proyeksi beberapa bulan sekaligus, kunci rentangnya pakai tanda dolar, misalnya =FORECAST.LINEAR(A8; $B$2:$B$7; $A$2:$A$7), lalu tarik ke bawah.
Kapan pakai FORECAST.ETS buat data musiman?
FORECAST.LINEAR cuma narik satu garis lurus. Dia buta sama pola berulang, kayak penjualan yang selalu melonjak tiap Lebaran lalu turun lagi.
Buat data yang punya musim, pakai FORECAST.ETS yang ngenalin pola berulang:
=FORECAST.ETS(tanggal_target; nilai; garis_waktu; musiman)
Argumen musiman ngasih tau panjang siklus, misalnya 12 buat data bulanan yang berulang tahunan. Kalau diisi 1, Excel ngira sendiri musimnya. FORECAST.ETS butuh minimal beberapa siklus penuh biar polanya ketangkep.
Contoh kasus: proyeksi omzet Toko Berkah
Toko Berkah, UMKM kelontong di dataset latihan ngulikdata, punya catatan omzet bulanan sepanjang 2025. Trennya naik pelan, dari Rp52 juta di Januari ke Rp71 juta di Desember, tanpa lonjakan musiman yang tajam.
Karena trennya lurus, FORECAST.LINEAR cocok. Proyeksi Januari 2026 (bulan ke-13):
=FORECAST.LINEAR(13; B2:B13; A2:A13)
Hasilnya Rp73.400.000. Artinya, kalau tren setahun terakhir lanjut, omzet Januari diperkirakan naik sekitar Rp2,4 juta dari Desember. Angka ini yang dipakai buat nyusun anggaran belanja stok awal tahun, bukan tebakan kasar.
Yang penting diingat, ini cuma perpanjangan garis lurus. Kalau ada rencana buka cabang atau promo besar, FORECAST nggak tau soal itu. Perkiraannya jadi titik awal, bukan angka mati.
Kesalahan umum saat pakai FORECAST
1. Maksa garis lurus ke data yang melengkung
FORECAST nganggap semua hubungan berupa garis lurus. Kalau pertumbuhan datamu makin lama makin cepat, garis lurus bakal ngelewatin. Cek dulu pakai grafik scatter: kalau titiknya nggak mepet garis, jangan pakai FORECAST.
2. Jumlah known_ys dan known_xs beda
Dua rentang ini harus sama banyak selnya. Kalau omzet 12 bulan tapi penanda bulannya cuma 11, Excel balikin #N/A. Cek lagi batas rentangnya.
3. Ngandelin prediksi terlalu jauh ke depan
Makin jauh titik yang diprediksi dari data asli, makin nggak bisa dipercaya. Prediksi bulan depan lumayan aman. Prediksi 2 tahun ke depan dari data 6 bulan itu tebakan berbaju rumus.
FAQ
Apa beda FORECAST dan FORECAST.LINEAR di Excel?
Keduanya ngasih hasil yang sama persis, yaitu prediksi garis lurus dari data historis. FORECAST adalah versi lama, dan sejak Excel 2016 diganti FORECAST.LINEAR biar namanya jelas beda dari FORECAST.ETS. FORECAST masih jalan demi kompatibilitas file lama, tapi buat file baru sebaiknya pakai FORECAST.LINEAR. Fungsinya, argumennya, dan hasilnya identik.
Kapan harus pakai FORECAST.ETS bukan FORECAST.LINEAR?
Pakai FORECAST.ETS kalau datamu punya pola musiman yang berulang, misalnya penjualan yang selalu naik tiap Lebaran atau akhir tahun. FORECAST.LINEAR cuma narik satu garis lurus, jadi dia buta sama pola berulang. FORECAST.ETS ngenalin musim dan ngikutin naik-turunnya. Buat tren datar tanpa musim, FORECAST.LINEAR udah cukup dan lebih sederhana.
Kenapa hasil FORECAST bisa meleset jauh?
FORECAST nganggap hubungan datamu berupa garis lurus. Kalau data aslinya melengkung, misalnya pertumbuhan yang makin lama makin cepat, garis lurus bakal salah tebak. Data yang naik-turun tajam atau punya outlier juga bikin garisnya miring nggak wajar. Selalu cek dulu dengan grafik: kalau titik-titiknya nggak mendekati garis lurus, FORECAST bukan alat yang tepat.
Apakah FORECAST bisa dipakai di Google Sheets?
Bisa. Google Sheets punya fungsi FORECAST dengan sintaks yang sama persis, yaitu FORECAST(x, data_y, data_x). Sheets juga punya FORECAST.LINEAR. Jadi rumus yang kamu tulis di Excel bisa langsung disalin ke Sheets tanpa ubah apa-apa. Bedanya cuma di FORECAST.ETS yang dukungannya lebih lengkap di Excel desktop.
Penutup
- FORECAST dan FORECAST.LINEAR narik garis lurus dari data lama buat prediksi satu titik ke depan.
- Buat data musiman yang berulang, naik ke FORECAST.ETS.
- Prediksinya cuma seakurat asumsi garis lurus, jadi cek grafik dulu dan jangan proyeksi terlalu jauh.
Coba sekarang: ambil omzet 6 bulan terakhir usahamu, tulis FORECAST.LINEAR buat bulan depan. Bandingin sama tebakan awalmu, sering kali bedanya bikin kaget.
Mau ngerti garis tren lebih dalam? Baca rumus TREND dan SLOPE Excel buat lihat kemiringan trennya, dan rumus CORREL Excel buat ngecek seberapa kuat hubungan datanya. Referensi lengkap ada di fungsi FORECAST dan fungsi TREND, plus dokumentasi FORECAST di Microsoft Support.
Mau praktek langsung? Mulai latihan SQL gratis
Latihan interaktif, langsung di browser.
Artikel terkait
Cara Menghitung Nilai Unik di Excel (2026)
Empat cara menghitung nilai unik di Excel, dari UNIQUE di Excel 365 sampai trik SUMPRODUCT COUNTIF buat versi lama. Plus hitung unik berkondisi.
Cara Membandingkan Dua Kolom di Excel (2026)
Lima cara membandingkan dua kolom di Excel yang paling sering kepakai buat rekap: dari rumus =A2=B2 sampai COUNTIF dan Conditional Formatting.
Cara Hapus Baris Kosong di Excel dengan Cepat
Ratusan baris kosong bikin data berantakan. Ini 4 cara hapus baris kosong di Excel, dari Go To Special yang kilat sampai Power Query yang paling aman.