Kuasai conditional logic di SQL: dari CASE WHEN dasar, bucketing data, nested CASE, sampai null handling pakai COALESCE, NULLIF, dan IIF. Skill wajib buat bikin metric dashboard, scoring, dan kategorisasi data.
Kenapa conditional logic penting buat analyst, apa yang bakal dipelajari, dan kenalan dengan dataset rumah sakit yang dipakai sepanjang kursus.
Kenalan dengan CASE WHEN. Dua bentuknya (simple dan searched), cara pakai ELSE, dan apa yang terjadi kalau nggak ada kondisi yang cocok.
CASE nggak cuma buat di SELECT. Bisa dipakai buat urutan custom (ORDER BY), pengelompokan (GROUP BY), dan yang paling powerful, di dalam fungsi agregat buat ngitung metrik bersyarat.
Skill yang paling sering dipakai analyst: ngubah angka jadi rentang kategori (bucketing), bikin logic bertingkat dengan nested CASE, dan klasifikasi yang ngeliat banyak kolom sekaligus.
Conditional logic juga punya fungsi-fungsi pendek yang sering kepake: COALESCE buat ngehandle NULL, NULLIF buat ngehindarin error pembagian, dan IF sebagai versi singkat CASE dua arah.
Saatnya gabungin semua jadi laporan beneran. Tiga skenario ala analyst rumah sakit: dashboard operasional IGD, laporan keuangan bulanan, sampai scoring dan segmentasi pasien. Conditional logic kamu kawinin sama JOIN, CTE, dan window function. Kamu dapet brief, kamu yang nulis query-nya, dan hasilnya layak masuk portfolio.
Rangkuman apa yang udah dipelajari dan arahan mau ke mana setelah kursus ini.
Login dulu untuk memulai kelas ini