Conditional
Snowflake
CASE
Mengevaluasi kondisi dan mengembalikan nilai berdasarkan kondisi yang terpenuhi.
Tipe hasil:
Varies based on result typesDiperbarui: 6 Jan 2026Syntax
SQL
CASE WHEN condition THEN result [WHEN ... THEN ...] [ELSE result] ENDParameter
conditionBOOLEANwajib
Kondisi untuk dievaluasi
resultanywajib
Nilai yang dikembalikan jika kondisi true
Contoh Penggunaan
Searched CASE
SQL
1 SELECT 2 product_name, 3 price, 4 CASE 5 WHEN price < 100 THEN 'Budget' 6 WHEN price < 500 THEN 'Mid-range' 7 WHEN price < 1000 THEN 'Premium' 8 ELSE 'Luxury' 9 END as category 10 FROM products;
Kategorisasi berdasarkan range harga.
Simple CASE
SQL
1 SELECT 2 status, 3 CASE status 4 WHEN 'A' THEN 'Active' 5 WHEN 'I' THEN 'Inactive' 6 WHEN 'P' THEN 'Pending' 7 ELSE 'Unknown' 8 END as status_label 9 FROM accounts;
Mapping nilai status.
Pertanyaan Umum tentang CASE
Apa itu fungsi CASE di Snowflake?
Mengevaluasi kondisi dan mengembalikan nilai berdasarkan kondisi yang terpenuhi. Di Snowflake, fungsi CASE termasuk dalam kelompok fungsi yang sering digunakan untuk mengolah dan menganalisis data secara efisien.
Bagaimana cara menggunakan CASE di Snowflake?
Gunakan sintaks berikut: CASE WHEN condition THEN result [WHEN ... THEN ...] [ELSE result] END. Pastikan argumen yang dimasukkan sudah sesuai dengan tipe data yang diharapkan.
Apa nilai yang dikembalikan oleh fungsi CASE?
Fungsi CASE mengembalikan nilai bertipe Varies based on result types. Pastikan tipe data hasil sudah sesuai dengan kebutuhan query atau formula kamu. Jika input mengandung nilai NULL, perilaku fungsi dapat berbeda — selalu periksa dokumentasi untuk memastikan hasilnya sesuai ekspektasi.
Apa saja parameter fungsi CASE?
Fungsi ini memiliki 2 parameter wajib. Parameter yang digunakan: condition (BOOLEAN, wajib): Kondisi untuk dievaluasi; result (any, wajib): Nilai yang dikembalikan jika kondisi true.